Cara Lelang Mobil di Bank agar Aman dari Modus Penipuan

20 Mei 2024

Membeli mobil melalui lelang memang terlihat menggiurkan. Kamu bisa mendapat barang impian dengan harga lebih miring dari pasaran.

Namun tahukah kamu kalau ajang lelang juga sering menjadi modus penipuan. Jadi bukannya untung, kamu bisa jadi malah buntung gara-gara menjadi korban penipuan saat hendak membeli mobil lelang.

Karena itu, sebelum memutuskan untuk mengikuti lelang mobil, sebaiknya kamu mengetahui secara pasti bagaimana proses serta persiapan yang perlu dilakukan sebelum membeli mobil lelang.

Penyelenggara lelang bisa siapa saja, biasanya pemerintah, Bank, atau lembaga lain yang menyediakan jasa lelang. Nah, penyelenggara adalah hal yang wajib banget kamu tahu sebelum mengikuti lelang.

Setelah tahu lembaga mana yang menyelenggarakan lelang, selanjutnya kamu harus mengetahui seperti apa kredibilitas lembaga tersebut dalam proses lelang.

Lelang yang dianggap aman adalah yang diadakan oleh pemerintah dan Bank. Mobil lelang bank menawarkan banyak pilihan kendaraan, harga terjangkau serta prosesnya lebih terpercaya.

Baca Juga: Kredit Mobil Bekas, Bagaimana Cara Menghitung Bunganya?

Kalau kamu  sedang merencanakan pembelian mobil lelang Bank, kamu mungkin perlu membaca artikel ini karena akan membahas cara, syarat, dan persiapan yang perlu dilakukan untuk mengikuti lelang mobil.

Cara Daftar Lelang Mobil Bank

1. Pilih Situs Lelang Mobil yang Cocok

Sebelum mengikuti lelang mobil, pilihlah situs lelang yang ingin kamu tuju, pastikan situs tersebut terpercaya. Jika situs lelang tersebut digelar oleh lembaga pemerintah, pastikan situs tersebut telah sesuai.

Misalnya, lelang mobil tersebut adalah sebuah Bank, maka biasanya informasi soal lelang juga dapat ditemukan di situs resmi Bank tersebut. Kamu juga menemukan informasi di media sosial resmi lembaga tersebut.

2. Cari dan Pilih Jadwal Lelang

Lelang bukanlah kesepakatan antara pemilik aset dan pembeli saja tapi antara pelelang dengan lembaga yang mengadakan lelang. Biasanya, ada jadwal yang sudah ditentukan.

Kamu sebagai peserta lelang, bisa memilih jadwal yang telah ditentukan. Misalnya kamu ingin melelang mobil A, maka pilihlah jadwal lelang untuk mobil A.

Di situs lelang biasanya terdapat fitur untuk memilih jadwal lelang ini. Caranya:

  1. Klik menu jadwal lelang, dan kamu akan menemukan semua jadwal lelang yang akan diadakan oleh beberapa balai lelang.
  2. Kamu bebas memilih jadwal lelang menyesuaikan dengan kebutuhan, misalnya ingin mobil lelang yang posisinya dekat dengan rumah atau pemilihan berdasarkan kecocokan kendaraan.
  3. Pahami proses lelang yang akan dilakukan sesuai jadwalnya, apakah secara online atau offline. Untuk informasi soal ini, kamu bisa menghubungi balai lelang yang nomor telepon dan alamatnya sudah tertera di website.

Baca Juga: 8 Tips Kredit Mobil Agar Sesuai dengan Kemampuan Finansial

3. Daftarkan Diri

Selanjutnya, kamu bisa daftarkan diri sesuai dengan prosedur yang diberikan oleh balai lelang. Jika dilakukan secara online biasanya kamu akan diarahkan ke situs pelelangan resmi Pemerintah.

Namun jika dilakukan secara offline, biasanya kamu akan diarahkan mendaftar di kantor penyelenggara langsung. Agar lebih jelas tanyakan prosedur resmi lelang offline kepada petugas lelang.

Namun untuk lelang Bank, kamu bisa mengikuti panduan yang ada dalam situs Bank tersebut. Setiap Bank bisa jadi memiliki prosedur yang berbeda-beda, jadi kamu bisa menanyakan ke hotline Bank yang kamu tuju.

4. Tunggu Jadwal Lelang dan Lakukan Bidding dengan Baik

Setelah semua prosedur beres kamu tinggal menunggu waktu lelang tiba. Sambil menunggu, kamu bisa mempersiapkan diri dengan baik, terutama buat kamu yang baru pertama kali ikut lelang.

Modus Penipuan Lelang Mobil

Karena banyaknya animo masyarakat dalam mengikuti lelang mobil, ajang ini juga menjadi modus penipuan. Salah satu modus yang paling sering adalah penipuan dengan mengatasnamakan balai lelang tertentu.

Berdasarka laman djkn.kemenkeu.go.id, ada beberapa ciri-ciri penipuan bermodus lelang, yaitu:

1. Janji Memenangkan Lelang

Lelang mobil yang dilaksanakan negara dan bank bersifat umum atau siapa saja boleh mengikuti lelang. Prosedur pun akan dilakukan secara open bidding atau close bidding.

Baca Juga: Ini dia 7 syarat kredit Mobil yang Penting untuk Dipahami

Open Bidding artinya peserta lelang dapat melihat penawaran yang dilakukan peserta lain sehingga pergerakan kenaikan harga lelang dapat dilihat oleh seluruh peserta lelang.

Sedangkan, close bidding artinya peserta lelang tidak dapat melihat penawaran yang dilakukan peserta lain. Sehingga pemenang lelang baru bisa diketahui setelah waktu penawaran selesai.

Jadi, jika ada oknum yang menjanjikan kemenangan lelang, kamu sebaiknya curiga karena pemenang lelang ini tidak bisa ditebak. Ini hanya orang tidak bertanggung jawab yang ingin mencari keuntungan dari kamu saja.

2. Menawarkan Harga Murah yang Tidak Wajar

Harga mobil lelang bisa jadi memang lebih miring dari pasaran, namun bukan berarti harganya tidak wajar. Jadi, kalau ada yang menawari kamu harga yang sangat jauh dari harga pasar, bisa jadi itu adalah penipuan.

Harga barang yang dilelang termasuk mobil memiliki nilai limit yang merupakan harga minimal barang tersebut. Biasanya, nilai limit ini akan dibuka saat lelang dimulai, namun ada juga yang harga limit diumumkan.

3. Minta DP ke Rekening Pribadi

Untuk mengikuti lelang, biasanya calon pembeli memang wajib menyetorkan sejumlah uang jaminan. Namun uang tersebut tidak ditransfer ke rekening pribadi.

Penyetoran uang jaminan dilakukan dengan nomor Virtual Account (VA) yang diperoleh dari akun lelang paling lambat satu hari sebelum jadwal lelang dilakukan. Pembayaran hanya ditujukan ke rekening resmi penyelenggara.

Baca Juga: 8 Tips Kredit Mobil Agar Sesuai dengan Kemampuan Finansial

4. Menawarkan Pembayaran Dicicil

Jika kamu memenangkan sebuah lelang mobil, kamu wajib melakukan pelunasan paling lambat lima hari kerja sejak tanggal ditetapkannya pemenang. Jadi jika ada yang menawari cicilan, sudah pasti modus.

Sebaiknya kamu tidak perlu menggubris penawaran seperti itu. Sebisa mungkin, hanya lakukan penyetoran uang ke rekening resmi penyelenggara saja

Selain waspada dengan modus penipuan lelang mobil, hal yang juga wajib kamu perlu tahu adalah bagaimana tips membeli mobil lelang agar tidak rugi. Yaitu:

1. Mengetahui Profil Balai Lelang

Tips beli mobil lelang yang pertama adalah mengetahui profil balai lelang tersebut. Kamu bisa mengetahui profil balai lelang tersebut dari teman atau kolega yang pernah mengikuti lelang dari balai lelang tersebut.

Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang balai lelang tersebut. Kamu juga bisa mencari informasi tentang balai lelang tersebut dari internet dan testimoni orang-orang tentang pengalamannya melakukan lelang mobil.

2. Ketahui Kondisi Mobil

Beberapa hari sebelum pelaksanaan lelang, balai lelang biasanya akan open house. Mobil yang bakal dilelang akan diperlihatkan kepada calon pelelang, saat inilah kesempatan untuk mengecek kondisi mobil.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Mobil 100 Jutaan dengan Kualitas Terbaik

Jika kamu kurang mengerti kondisi mobil, kamu bisa membawa teman yang lebih paham. Kalau perlu, kamu bisa membawa mekanik kepercayaan untuk mengecek kondisi mobil.

3. Jangan Nafsu saat Proses Lelang

Jika sudah yakin dengan mobil yang akan dibeli, saatnya kamu mempersiapkan mental untuk masuk ke ruang lelang. Di sinilah akan terjadi peperangan harga yang mungkin kamu bisa kalah.

Terkadang, ada juga balai lelang yang sengaja mempekerjakan orang untuk ikut bidding. Tujuannya tidak lain, mempengaruhi emosi peserta lelang serta mendongkrak harga mobilnya.

Oleh karena itu, jangan sampai kamu nafsu saat lelang. Sebaiknya tentukan harga tertinggi yang pantas untuk mobil tersebut. Bila sudah melebihi itu, ada baiknya relakan saja.

4. Ketahui Pasaran Harga Bekas Mobil Incaran

Satu lagi yang perlu kamu tahu adalah mengetahui harga bekas mobil yang kamu incar. Harga itu bisa kamu jadikan patokan untuk melelang harga tertinggi mobil tersebut.

Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat Beli Mobil Bekas? Ini 4 Momennya

Kondisi mobil lelang juga biasanya tidak ready 100 persen, ada hal yang perlu diperbaiki. Hal ini juga yang perlu kamu tahu, berapa kira-kira biaya perbaikan mobil yang kamu lelang tersebut.

5. Hindari Mobil Bekas Perusahaan Tambang dan Perkebunan

Tak semua kondisinya buruk, namun mayoritas mobil bekas dari kedua perusahaan tersebut dilelang dengan kondisi yang kurang baik. Jadi sebisa mungkin hindari dan pilihlah dari perusahaan lain saja.

6. Pastikan Surat Lengkap dan Aman

Selanjutnya, pastikan keabsahan surat-surat seperti STNK dan BPKB kondisi fisiknya ada dan asli. Kemudian jika unit mobil bekas dari perusahaan, pastikan ada surat pelepasan aset dari perusahaan tersebut.

7. Lunasi Pembayaran Tepat Waktu

Kalau kamu diumumkan sebagai pemenang lelang, segeralah membayar uang pelunasan ke pihak balai lelang tepat waktu. Sebab jika pembayaran telat dari tanggal yang ditentukan bisa jadi dianggap batal dan uang jaminan bisa hangus.

Itulah penjelasan dan tips yang perlu kamu lakukan untuk menghindari penipuan dengan modus lelang mobil. Jangan sampai kamu merugi9 gara-gara mengikuti lelang mobil ya?


Story for your Inspiration

Baca

Edukasi - 19 Jun 2024

5 Daftar Beasiswa dari Pemerintah, Calon Mahasiswa Merapat!

Baca

Edukasi - 19 Jun 2024

5 Rekomendasi Situs Lowongan Kerja Online Terpercaya

See All

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB
Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC
OCBC mobile
ONe Mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.

Download OCBC mobile