Individu

Tak Kenal Maka Tak Sayang

1 1月 2021 • Ditulis oleh: OCBC NISP Wealth Management

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Seringkali saat kita ingin berinvestasi, kita lebih tergiur oleh iming-iming potensi imbal hasil tinggi semata, tanpa mengukur kemampuan kita dapat menahan tingkat risiko berkurangnya modal investasi. Padahal, setiap produk investasi memiliki risiko yang melekat, dan ini perlu dipahami betul oleh calon investor, apalagi investor pemula. Nah, kemampuan kita menahan risiko yang melekat pada produk inilah yang sering disebut sebagai profil risiko investor.

Untuk membantu mengetahui profil risiko kita, maka kita dapat mengisi pertanyaan-pertanyaan yang terdapat pada kuesioner profil risiko yang disediakan sesuai dengan kondisi kamu. Hasil dari jawaban kita akan menentukan karakter risiko kita sebagai seorang investor, yang pada umumnya dibagi menjadi 4 kategori, yaitu:

  • Conservative
  • Kalau profil risiko kita adalah conservative, kita tidak terlalu peduli dengan potensi imbal hasil yang dihasilkan asal modal awal tidak berkurang atau hilang pada saat dana akan digunakan sewaktu-waktu, yang artinya jangka waktu investasi kita relatif pendek. Jenis produk investasi disini pada umumnya adalah deposito, obligasi dengan tenor di bawah satu tahun, dan jenis reksa dana pasar uang.

  • Balance
  • Dengan profil risiko balance, kita sudah mulai mengerti tentang investasi, tetapi kita masih berhati-hati dalam mengambil risiko dan baru mencari sedikit peluang pertumbuhan dari investasi kita dalam jangka waktu menengah. Produk seperti obligasi jangka menengah hingga panjang, ataupun reksa dana pendapatan tetap umumnya masuk dalam kategori ini.

  • Growth
  • Pemahaman kita tentang kondisi pasar keuangan dan investasi sudah cukup bagus dan kita lebih memilih untuk mendapatkan pertumbuhan atas investasi dalam jangka menengah dengan sedikit mengambil risiko. Produk seperti reksa dana campuran ataupun portofolio investasi yang terdiri atas saham dan obligasi, akan masuk dalam profil risiko yang satu ini.

  • Aggressive
  • Kita sudah mengerti tentang kondisi pasar keuangan dan produk investasi dan kita memilih pertumbuhan yang tinggi atas investasi dalam jangka waktu menengah-panjang, serta kita dapat menerima fluktuasi atas investasi kita dalam jangka pendek. Prinsip high risk high return, low risk low return seperti menjadi prinsip dasar bagi investor di kategori ini. Produk investasi seperti saham ataupun reksa dana saham dengan risiko yang lebih tinggi menjadi andalan bagi investor yang agresif.

Apa dampaknya sih kalau tahapan pengenalan profil risiko ini tidak dilakukan?

Jika kita tidak melakukan tahapan pengenalan profil risiko ini sebelum berinvestasi, maka terdapat kemungkinan kita membeli produk investasi yang kurang sesuai dengan karakter dan tujuan investasi kita. Sebagai contoh, jika tujuan investasi kita adalah mencari keamanan dan tidak menginginkan adanya fluktuasi harga, maka produk investasi seperti saham akan kurang tepat, walaupun saat itu saham memberikan return yang tinggi. Sebaliknya, jika kita mencari pertumbuhan nilai dalam jangka panjang dan bersedia untuk menerima fluktuasi harga, akan kurang tepat jika kita memilih produk konvensional seperti deposito.

Nah, sudah jelas kan pentingnya mengenali profil risiko kita, tentunya supaya kita makin sayang sama investasi kita. Jangan lupa, investasi tidak berhenti saat kita sudah membeli produk investasi. Investasi pun perlu diperhatikan secara berkala. Ini untuk memastikan return dan tujuan investasi, jenis produk dan profil risiko kita masih sesuai.

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Wealth Management

Wealth Management

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!
  • Individu

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!

18 6月 2025

Jangan sampai proposalmu ditolak karena anggaran berantakan! Simak 5 kesalahan umum dalam menyusun anggaran biaya proposal yang wajib dihindari.

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!
  • Individu

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!

17 6月 2025

Tidak banyak yang tahu, tapi asuransi jiwa bisa dicairkan sebelum meninggal, loh! Namun tetap ada syarat dan ketentuannya. Yuk cek fakta-faktanya berikut ini!

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!
  • Individu

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!

13 6月 2025

Ternyata, 7 jenis pinjaman ini tercatat di BI Checking dan bisa mempengaruhi credit score jika tidak diselesaikan dengan baik. Cari tahu detailnya di artikal ini, yuk!

Berapa Lama Proses KPR di Bank? Ini Tahapannya
  • Individu

Berapa Lama Proses KPR di Bank? Ini Tahapannya

9 6月 2025

Ingin mengajukan KPR di Bank? Pelajari estimasi waktu proses KPR, mulai dari pengajuan hingga pencairan dana, serta tips agar pengajuan Anda cepat disetujui