Individu

3 Jenis Investasi yang Menurut Fellexandro Ruby Bisa Kamu Coba Sekarang

17 2月 2021 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Ini dia contekan dari Fellexandro Ruby dari pengalamannya ketika berinvestasi.

  1. Reksadana Pasar Uang
  2. Dengan melihat kondisi pasar dan ekonomi, reksadana pasar uang jadi instrumen yang bisa dibilang aman. Karena uang yang kita investasikan akan masuk ke obligasi negara, deposito, dan memiliki track record sebesar 7% per tahun, yang minimal bisa mengalahkan inflasi tahunan sekitar 4,5% - 5%.

    Kemudian, yang bikin kamu makin tenang lagi, dananya bisa diambil kapan saja tanpa denda. Jadi, jika sewaktu-waktu kamu membutuhkan dana darurat, kamu bisa ambil dari pos ini. Hal yang penting dan bikin investasi di reksadana pasar uang aman adalah jangka investasi yang fleksibel. Mau investasi 1 hari, 10 hari, sekarang atau 50 tahun lagi kaya mbak Yuni Shara juga tetap bisa mendapatkan return yang sama.

  3. Obligasi Pemerintah
  4. Obligasi Pemerintah atau Government Bond adalah surat hutang yang diterbitkan oleh pemerintah dalam suatu negara dalam denominasi mata uang tersebut. Jenisnya ada berbagai macam, seperti: Obligasi Ritel Indonesia (ORI), Sukuk Ritel (SukRi), Saving Bond Ritel (SBR), dan Sukuk Negara Tabungan (ST). Instrumen ini jadi investasi yang sangat aman karena obligasi pemerintah dilindungi oleh undang-undang. Lebih lanjut menurut Ruby, “Kamu masih bisa trade. Artinya, kalau suku bunga nanti naik, pemerintah akan naikin itu juga. Ibaratnya, pemerintah kasih kita buffer 2% diatas BI rate, jadi kita masih bisa mengalahkan inflasi”.

  5. Investasi Saham
  6. Investasi saham kini semakin populer dan terjangkau dengan adanya Nabung Saham. Yuk Nabung Saham (YNS) adalah sebuah kampanye dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengajak masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di pasar modal melalui share saving. Dengan berbekal mulai dari Rp100.000 setiap bulan, masyarakat diajak untuk menabung saham secara rutin dan berkala.

    “Kalau misalnya bisa balik ke 10 tahun lalu, gue akan masuk ke stock market lebih dahulu, dan akan memborong stock saham bank. Karena dengan investasi di pasar saham, lo akan paham kalau invest secara langsung itu, kita jadi bisa memilih emitennya, tahu cara menghitung yang benar, dan jadi bisa punya potensi return yang lebih besar”, menurut Ruby.

    “Kalau kita perhatikan juga, dari tahun 2009-2019, IHSG bertumbuh on average 10 - 11%/ year. So, if we can capitalize on that, that means you’ll double your money every 6 - 7 years”, tambah Ruby.

Dari 3 jenis investasi di atas, mana instrumen yang jadi pilihanmu? Penjelasan tentang produk-produk investasi juga bisa kamu baca di akun media sosial OCBC NISP. Jangan lupa follow ya!

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Reksa Dana

Reksa Dana

Wealth Management

Wealth Management

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

Payroll Bank: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya
  • Individu

Payroll Bank: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya

10 4月 2026
Apa yang dimaksud dengan payroll bank? Yuk cek selengkapnya di sini!
5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!
  • Individu

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!

18 6月 2025

Jangan sampai proposalmu ditolak karena anggaran berantakan! Simak 5 kesalahan umum dalam menyusun anggaran biaya proposal yang wajib dihindari.

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!
  • Individu

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!

17 6月 2025

Tidak banyak yang tahu, tapi asuransi jiwa bisa dicairkan sebelum meninggal, loh! Namun tetap ada syarat dan ketentuannya. Yuk cek fakta-faktanya berikut ini!

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!
  • Individu

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!

13 6月 2025

Ternyata, 7 jenis pinjaman ini tercatat di BI Checking dan bisa mempengaruhi credit score jika tidak diselesaikan dengan baik. Cari tahu detailnya di artikal ini, yuk!