Individu

Mengenal Compound Interest, Begini Cara Menghitungnya

4 10月 2023 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Di dunia perbankan, ada berbagai jenis interest rate, salah satunya adalah compound interest. Dibandingkan jenis bunga lainnya, compound interest adalah yang paling dielu-elukan. Sebab, compound interest dapat membuat investor/kreditur memperoleh keuntungan berkali lipat dari jenis bunga lainnya. Simak pembahasan lengkap tentang apa itu compound interest dan cara menghitungnya berikut ini.


Apa itu Compound Interest?

Istilah Compound Interest berasal dari kata “Compound” berarti majemuk dan “Interest” artinya bunga. Lebih detilnya, compound interest adalah jenis bunga berbunga dengan penjumlahan dari nilai pokok ditambah akumulasi bunga dari waktu sebelumnya. Sehingga bunga yang diperoleh tidak hanya dari uang pokok saja, tetapi akumulasi bunga dari setiap periode. Hal ini mengakibatkan untung dari compound interest berlipat ganda.


Perbedaan Compound Interest dan Simple Interest

Setelah mengetahui apa itu compound interest, kali ini kita akan membahas perbedaan compound interest dan simple interest. Meskipun sama-sama menguntungkan, namun kedua bunga ini punya sifat sangat berbeda, apa saja?

  1. Konsep Laba
    Poin pertama perbedaan simple interest dan compound interest adalah konsep profit yang menjadi dasar pengambilan keuntungan. Konsep laba dalam simple interest berpijak pada jumlah simpanan/kredit diberikan. Sementara itu, compound interest menggunakan jumlah simpanan sekaligus bunganya dari periode sebelumnya.

  2. Cara Perhitungan
    Perhitungan simple interest lebih mudah. Misalnya Anda berinvestasi pada instrumen investasi yang sebesar Rp 20 Juta dengan suku bunga 10% per tahun, maka perhitungan bunga simple interest sebagai berikut:

    Rp 20 Juta x 10% = 2 Juta

    Jadi bunga yang didapatkan selama satu tahun senilai 2 Juta. Begitu pula, tahun kedua dan seterusnya, besaran bunga akan tetap sama. Berbeda dengan compound interest dimana besaran dari waktu ke waktu berbeda. Selengkapnya tentang cara menghitung compound interest akan dijelaskan di bawah.


Cara Meningkatkan Perolehan Compound Interest

Nah setelah mengetahui apa itu compound interest dan perbedaannya dengan simple Interest, pastinya Anda tertarik mengetahui bagaimana cara mendapat keuntungan dari compound interest. Cukup lakukan hal-hal berikut:

  1. Investasikan Uang Lebih Banyak
    Pertama, cara meningkatkan perolehan compound interest adalah menginvestasikan modal lebih besar. Dalam investasi, besaran modal sangat mempengaruhi tingkat keuntungan. Jika tidak diambil, keuntungan investasi Anda tahun ini akan menambah pundi-pundi compound interest di masa depan.

  2. Pilih Instrumen dengan Bunga Tertinggi
    Selanjutnya, cara meningkatkan keuntungan compound interest adalah memilih instrumen investasi dengan bunga tinggi. Semakin tinggi bunga yang dijanjikan, maka nominal compound interest juga meningkat. Meski demikian, instrumen investasi dengan bunga tinggi umumnya juga memiliki tingkat risiko tinggi (high return - high risk). Sehingga pastikan Anda mengambil keputusan investasi dengan bijak.

  3. Lebih Lama Menyimpan Uang, Lebih Baik
    Cara meningkatkan compound interest terakhir adalah menyimpan uang lebih lama. Faktanya, uang beserta dividen yang tidak diambil akan diakumulasikan untuk investasi di tahun berikutnya, sehingga jumlahnya terus bertambah.

    Sebagai contoh, Anda berinvestasi dengan modal awal Rp10 juta, dan mendapat laba 10%, yang artinya Anda tahun ini mendapat Rp11 juta. Modal beserta dividen ini tidak diambil, sehingga di tahun kedua modal Anda menjadi Rp11 juta, laba 10%, menjadi Rp12,1 juta. Begitu seterusnya. Agar makin paham, simak bahasan cara menghitung compound interest di bawah ini.


Cara Menghitung Compound Interest dari Saham/Tabungan

Setelah membahas apa itu compound interest dan cara meningkatkannya, kali ini OCBC NISP ingin mengajak Anda mempelajari cara menghitung compound interest. Rumus perhitungan compound interest adalah sebagai berikut:

Return = [P (1 + i) x n ] - P

Dengan keterangan:
P = Pokok Simpanan/Investasi
i = Besaran persentase bunga setahun
n = Jumlah periode

Contoh Kasus:
Misalnya Anda menginvestasikan modal senilai Rp 10 Juta dengan suku bunga 10% per tahun. Berapa besaran bunga Compound Interest dan dana keseluruhan saat 5 tahun kemudian?

P = Rp 10 Juta
i = 10%
n = 1 tahun (berdasarkan suku bunga per tahun)

Besaran bunga dan uang di tahun 1
[P(1+i) x n ]-P = [ Rp 10 Juta (1+ 10%) x 1 ]- Rp 10 Juta
[P(1+i) x n ]-P = Rp 1 Juta

Jumlah uang di tahun 1 = Rp 10 Juta + 1 Juta
Jumlah uang di tahun 1 = Rp 11 Juta

Besaran bunga Besaran bunga dan uang di tahun 2
[P(1+i) x n ]-P = [Rp 11 Juta (1+ 10%) x 1 ]- Rp 11 Juta
[P(1+i) x n ]-P = Rp 1.100.000

Jumlah uang di tahun 2 = Rp 11 Juta + Rp 1.100.000
Jumlah uang di tahun 1 = Rp 12.100.000

Besaran bunga Besaran bunga dan uang di tahun 3
[P(1+i) x n ]-P = [Rp 12.100.000 (1+ 10%) x 1 ]- Rp 12.100.000
[P(1+i) x n ]-P = Rp 1.210.000

Jumlah uang di tahun 2 = Rp 12.100.000 + Rp 1.210.000
Jumlah uang di tahun 1 = Rp 13.310.000

Jadi total uang Anda setelah 3 tahun dengan Compound Interest adalah senilai Rp 13.310.000.

Demikian penjelasan tentang apa itu compound interest, bukti keuntungan, dan cara menghitung compound interest dari simpanan/investasi Anda. Compound interest adalah bunga yang sangat sayang jika tidak Anda manfaatkan. Akan tetapi, jika ingin jumlahnya besar, Anda perlu bersabar menginvestasikan dana dalam jangka panjang. Selamat berinvestasi!

Baca juga:

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Wealth Management

Wealth Management

Cash Management

Cash Management

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!
  • Individu

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!

18 6月 2025

Jangan sampai proposalmu ditolak karena anggaran berantakan! Simak 5 kesalahan umum dalam menyusun anggaran biaya proposal yang wajib dihindari.

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!
  • Individu

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!

17 6月 2025

Tidak banyak yang tahu, tapi asuransi jiwa bisa dicairkan sebelum meninggal, loh! Namun tetap ada syarat dan ketentuannya. Yuk cek fakta-faktanya berikut ini!

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!
  • Individu

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!

13 6月 2025

Ternyata, 7 jenis pinjaman ini tercatat di BI Checking dan bisa mempengaruhi credit score jika tidak diselesaikan dengan baik. Cari tahu detailnya di artikal ini, yuk!

Mau Ambil KPR 200 Juta? Ini Cicilan Per Bulan yang Harus Disiapkan!
  • Individu

Mau Ambil KPR 200 Juta? Ini Cicilan Per Bulan yang Harus Disiapkan!

9 6月 2025

Cicilan per bulan untuk ambil KPR Rp 200 Juta berapa sih? berikut syarat dan simulasi lengkap sesuai tenor yang dipilih