Individu

PPKM Darurat

2 7月 2021 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Dari dalam negeri, perhatian para pelaku pasar saat ini tertuju pada pengetatan PPKM Mikro Darurat yang akan diterapkan pada 3 -20 Juli mendatang, dimana hal tersebut telah diumumkan Presiden Jokowi akhir Juni kemarin. Kebijakan tersebut diambil untuk mengatasi penyebaran virus COVID-19 varian Delta, dan juga karena lonjakan kasus harian Indonesia yang cukup tinggi, dengan penambahan kasus harian tembus diatas 21 ribu per hari.

Aktivitas ekonomi sejauh ini masih diizinkan walaupun lebih terbatas. Namun, tentunya pengetatan PPKM Mikro Darurat akan menjadi faktor penekan bagi sektor ritel, perhotelan, dan beberapa sektor lain yang terdampak langsung dari pandemi. Sektor yang berkaitan dengan mobilitas penduduk berpotensi mengalami tekanan paling dalam. Selain itu, industri manufaktur juga akan menyesuaikan permintaan yang menurun. Pemerintah menyatakan masih terus berusaha untuk menyelamatkan perekonomian dan sistem keuangan agar dapat berjalan dengan stabil.

Presiden Jokowi sudah menargetkan 2 juta vaksin per hari untuk bulan Agustus, hingga pekan lalu yang sudah berhasil divaksin menembus target 1 juta vaksin per hari. Per 30 Juni 2021, total 5% penduduk Indonesia sudah divaksinasi lengkap (2 dosis).



Kebijakan PPKM Mikro Darurat tentu saja akan mempengaruhi perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Pertumbuhan yang sempat diproyeksikan tumbuh hingga 8% di kuartal II ini berpotensi tidak tercapai. Namun, perekonomian masih akan tumbuh lebih baik dari kuartal II 2020 yang terkontraksi -5.3%. Lalu, bagaimana dengan keseluruhan tahun? Apakah masih on track dengan proyeksi di rentang 4.1% - 5.1%?


Strategi Investasi:

PPKM Mikro Darurat yang akan diterapkan pekan depan diperkirakan tidak memberikan dampak yang besar terhadap pergerakan pasar, seiring dengan pasar yang sudah priced in, serta sudah berpengalaman dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebelumnya, sehingga situasi saat ini dapat ditekan. Namun, dengan lonjakan kasus COVID-19 yang masih terjadi di dalam negeri ini, masih dapat memberikan volatilitas pada pasar. Kedepannya, para pelaku pasar akan terus memantau dampak pandemi terhadap pemulihan ekonomi, percepatan vaksinasi, serta berbagai faktor eksternal lainnya. Volatilitas yang terjadi pada IHSG dapat dimanfaatkan untuk membeli atau melakukan averaging saat IHSG mencatatkan pelemahan.


Source: BLOOMBERG, CNBC, CNN

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Wealth Management

Wealth Management

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

Cara Cek Saldo Jamsostek Lewat HP
  • Individu

Cara Cek Saldo Jamsostek Lewat HP

20 7月 2026

Tak cuma offline, cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan kini bisa dilakukan secara online. Jika kamu mencari referensi untuk mengetahui cara untuk mengecek dari handphone (HP), kamu bisa terus membaca artikel ini.

8 Cara Menabung Anak Sekolah yang Bikin Rajin dan Semangat!
  • Individu
  • Nyala

8 Cara Menabung Anak Sekolah yang Bikin Rajin dan Semangat!

7 7月 2026
Yuk terapkan cara menabung untuk anak sekolah berikut ini, pasti berhasil! 
7 Tips Memilih Deposito yang Tepat & Terpercaya, Wajib Tahu!
  • Individu

7 Tips Memilih Deposito yang Tepat & Terpercaya, Wajib Tahu!

7 7月 2026
Salah satu tips memilih deposito adalah mengetahui jenis-jenisnya. Yuk, simak!
Cek! Ini Dia Daftar Biaya Rontgen Lengkap dan terbaru
  • Individu
  • Nyala

Cek! Ini Dia Daftar Biaya Rontgen Lengkap dan terbaru

9 6月 2026
Cek berbagai jenis biaya rontgen terbaru berikut ini!

交易便捷 指尖上的银行

下载OCBC mobile(华侨银行移动端)!