Individu

8 Perbedaan Reksadana dan Saham, Mana Yang Menguntungkan?

9 10月 2023 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Di dunia investasi, ada berbagai jenis instrumen dapat Anda pilih guna menginvestasikan dana Anda, dua di antaranya adalah reksadana dan saham. Tapi selama ini, banyak orang tidak paham bedanya reksadana dan saham. Padahal jika dibandingkan, perbedaan reksadana dan saham sangat signifikan lho!

OCBC NISP punya penjelasan lebih mendalam terkait beda reksadana dan saham serta perbandingan reksadana dan saham di bawah sini.

8 Perbedaan Reksadana dan Saham

Meskipun sama sama menguntungkan sebagai instrumen investasi, beda reksadana dan saham terletak pada banyak aspek. Cari tahu perbedaan reksadana dan saham di bawah ini.

  1. Obyek yang Dibeli
    Pertama, bedanya reksadana dan saham terletak pada obyek yang dibeli. Reksadana merupakan kumpulan produk investasi dikelola oleh manajer investasi. Sehingga orang yang menanamkan modal pada reksadana, bentuk investasinya akan berwujud beragam instrumen, seperti surat utang, obligasi, deposito, dan sebagainya.Sedangkah, saham merujuk pada bagian kepemilikan suatu aset atau perusahaan, sehingga saat beli saham, Anda akan mendapat hak milik dengan keuntungan berupa dividen.

    Sedangkah, saham merujuk pada bagian kepemilikan suatu aset atau perusahaan, sehingga saat beli saham, Anda akan mendapat hak milik dengan keuntungan berupa dividen.

  2. Pihak Penjual Instrumen
    Perbedaan reksadana dan saham kedua yaitu pihak penjual instrumen. Jika ingin beli produk reksadana, Anda perlu melewati APERD (Agen Penjual Efek Reksadana). Sedangkan saat beli saham, Anda bisa melakukannya langsung via bursa efek atau aplikasi pihak ketiga.

  3. Proses Pembelian Aset
    Beda reksadana dan saham selanjutnya terletak pada proses pembelian aset investasi. Pada dasarnya, proses pembelian reksadana lebih panjang daripada saham. Setelah membeli reksadana ke APERD, Anda akan dihubungkan ke Manajer Investasi dan bank kustodian (untuk menyimpan aset reksadana).

    Akan tetapi, saat membeli saham, Anda hanya perlu melakukan pembelian melalui bursa/pihak ketiga dan beberapa saat kemudian saham sudah dalam kepemilikan Anda.

  4. Pihak-Pihak yang Terlibat
    Perbedaan reksadana dan saham berikutnya yakni pihak-pihak yang terlibat di dalamnya berbeda. Pihak terlibat dalam reksadana selain investor yaitu Manajer Investasi, bank kustodian, emiten, dan sebagainya. Sedangkan instrumen saham melibatkan emiten perusahaan dan saham, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), perusahaan efek, broker, dan sejenisnya.

  5. Stabilitas Investasi
    Jika Anda memahami 3 tipe investor, Anda pasti paham betapa besar bedanya reksadana dan saham dari segi stabilitas. Faktanya, reksadana adalah jenis saham paling cocok untuk investor konservatif (risk averse). Selain risikonya kecil, investor reksadana tidak perlu repot-repot mengelola investasinya sendiri, karena sudah ada Manajer Investasi.

    Beda kondisinya jika Anda melakukan investasi saham. Pihak ketiga ataupun bursa efek tidak akan membantu Anda mengambil keputusan berkaitan saham. Di dunia saham, untung ruginya investasi ada di tangan investornya.

  6. Baca Juga:


  7. Pengelolaan Dana
    Pengelolaan dana merupakan beda reksadana dan saham paling menonjol. Investasi reksadana dikelola oleh orang berkompeten dan tersertifikasi yang disebut sebagai manajer investasi. Anda sebagai investor tidak perlu mengelola dana dan hanya memperoleh laporan serta keuntungan investasi.

    Sementara, pengelolaan modal dalam saham sepenuhnya dikelola dan dikendalikan oleh Anda. Jadi dalam hal ini, Anda harus memiliki ilmu dan kemampuan berinvestasi saham agar mendapatkan keuntungan maksimal.

  8. Modal Pembelian Awal
    Modal pembelian awal adalah perbedaan reksadana dan saham berikutnya. Anda bisa berinvestasi pada reksadana dengan modal pembelian mulai dari puluhan ribu rupiah. Sehingga dapat dikatakan, dana investasi reksadana tidak harus besar.

    Sementara, modal pembelian awal pada saham cenderung besar. Anda harus menyiapkan modal berjuta-juta untuk memulai investasi saham. Oleh sebab itu, saham cocok bagi Anda yang mempunyai modal tinggi dan pemahaman kuat.

  9. Pengenaan Pajak
    Pengenaan pajak menjadi perbedaan reksadana dan saham yang perlu diketahui. Investasi reksadana tidak membebankan pajak pada investornya. Walaupun ada, besaran pajak yang harus dibayarkan tidak sebesar pajak dari instrumen saham. Sebagai gantinya, pemodal reksadana harus melaporkan laba yang didapatkan melalui laporan SPT Tahunan.

Perbandingan Reksadana dan Saham dari Segi Keuntungan

Perbandingan reksadana dan saham dari segi keuntungan dapat ditinjau dari masing-masing profil risiko investor. Kedua produk ini merupakan instrumen investasi yang sama-sama menguntungkan. Namun Anda bisa menyesuaikan dengan keperluan dan profil risiko.

Apabila Anda sebagai tipe investor yang condong mengambil risiko rendah, mampu mengeluarkan modal minim, ingin memperoleh pendapatan rutin dan terbatasnya wawasan investasi, maka reksadana adalah jenis investasi paling cocok bagi Anda.

Namun, bila Anda menyukai tantangan, berani mengambil risiko tinggi, mempunyai modal besar, dan memiliki pengetahuan tinggi, maka saham menjadi pilihan tepat bagi Anda. Meski demikian, Anda perlu menyiapkan bekal ilmu yang cukup serta mental kuat agar bisa sukses menjadi seorang investor saham.


Demikian perbedaan reksadana dan saham serta perbandingan keduanya dari segi keuntungan. Apapun pilihan investasinya, Anda tetap perlu mempelajari ilmu analisa dan berpikir kritis saat berinvestasi, supaya profit yang didapatkan bisa optimal. Selamat berinvestasi!

Baca juga:

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Reksa Dana

Reksa Dana

OCBC mobile

OCBC mobile

Wealth Management

Wealth Management

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!
  • Individu

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!

18 6月 2025

Jangan sampai proposalmu ditolak karena anggaran berantakan! Simak 5 kesalahan umum dalam menyusun anggaran biaya proposal yang wajib dihindari.

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!
  • Individu

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!

17 6月 2025

Tidak banyak yang tahu, tapi asuransi jiwa bisa dicairkan sebelum meninggal, loh! Namun tetap ada syarat dan ketentuannya. Yuk cek fakta-faktanya berikut ini!

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!
  • Individu

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!

13 6月 2025

Ternyata, 7 jenis pinjaman ini tercatat di BI Checking dan bisa mempengaruhi credit score jika tidak diselesaikan dengan baik. Cari tahu detailnya di artikal ini, yuk!

Mau Ambil KPR 200 Juta? Ini Cicilan Per Bulan yang Harus Disiapkan!
  • Individu

Mau Ambil KPR 200 Juta? Ini Cicilan Per Bulan yang Harus Disiapkan!

9 6月 2025

Cicilan per bulan untuk ambil KPR Rp 200 Juta berapa sih? berikut syarat dan simulasi lengkap sesuai tenor yang dipilih