Individu Nyala

Trust Receipt Adalah: Pengertian, Cara Kerja dan Contohnya

25 10月 2021 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Bagi Anda yang sering berbelanja barang impor dari luar negeri, pastinya tak asing dengan istilah yang satu ini. Trust receipt adalah sebuah dokumen perjanjian dalam pengelolaan kredit modal antara importir atau pembeli dengan pihak bank.

Sebagai seorang importir, Anda dapat menjual barang hasil impor meskipun belum melunasi pembayaran. Lantas bagaimana caranya? Dalam ulasan kali ini, OCBC akan membahas tuntas mengenai cara kerja, contoh, hingga karakteristik dari trust receipt. Simak yuk!


Apa itu Trust Receipt?

Secara umum, trust receipt adalah dokumen keuangan yang disetujui oleh bank dan pembeli atau importir yang telah menerima pengiriman barang, namun tidak dapat membayar tagihan hingga barang persediaan telah terjual.Berdasarkan OJK, trust receipt adalah proses pendanaan kredit berdokumen dalam jangka pendek kepada importir untuk melunasi kewajiban tagihan impor berupa SKBDN (Surat Berdokumen Dalam Negeri).

Berdasarkan OJK, trust receipt adalah proses pendanaan kredit berdokumen dalam jangka pendek kepada importir untuk melunasi kewajiban tagihan impor berupa SKBDN (Surat Berdokumen Dalam Negeri).

Biasanya, trust receipt digunakan ketika sebuah perusahaan tidak memiliki cukup modal untuk membeli barang, sehingga bank akan meminjamkan barang/jasa kepada perusahaan, namun tetap mempertahankan hak kepemilikan asetnya.

Di dalam industri perdagangan, trust receipt adalah bentuk kepercayaan terhadap perusahaan, bahwa mereka telah menjamin akan memenuhi pembayaran ke bank setelah barang/jasa telah habis terjual.

Singkatnya, trust receipt adalah perjanjian tertulis untuk penyerahan barang produk/jasa kepada perusahaan oleh pihak bank, namun bank tetap mempertahankan hak kepemilikan atas barang tersebut.

Meskipun bank memiliki kepemilikan atas barang tersebut, pembeli dapat mengambil alih sementara kepemilikan barang dan melakukan apa saja yang diinginkan selama tidak melanggar ketentuan kontraknya dengan bank.


Karakteristik Trust Receipt

Setelah Anda mengetahui bahwa trust receipt adalah surat perjanjian antara pihak bank dengan perusahaan, ada beberapa unsur atau karakteristik yang menjadi ciri khas dari trust receipt. Diantaranya sebagai berikut.

  • Biasanya, berupa jenis transaksi barang impor.

  • Mempunyai fasilitas pinjaman dalam jangka pendek (Short Term Cash Loan).

  • Melakukan transaksi dengan mata uang USD dan IDR.

  • Dana yang digunakan oleh perusahaan ditujukan untuk melunasi SKBDN (Surat Berdokumen Dalam Negeri).

  • Harus melampirkan surat promes atau surat sanggup bayar kepada bank, bahwa jumlah pinjaman akan dilunasi pada saat penjualan barang.

  • Jumlah pencairan dana maksimal trust receipt adalah 100% dari L/C (Letter of Credit) maupun SKBDN.


Fungsi Trust Receipt

Fungsi dari penggunaan trust receipt adalah sebagai jaminan pada bank oleh pembeli, bahwa jumlah dana yang dipinjam akan dikembalikan lagi oleh importir saat proses penjualan telah usai.

Selain itu, pihak bank juga akan memberikan pembayaran kredit sebagai jaminan kepada penjual atau eksportir atas barang yang telah dipinjam.


Cara Kerja Trust Receipt

Dalam kegiatan bisnis perdagangan, umumnya cara kerja trust receipt adalah pembelian barang yang dilakukan oleh perusahaan dari vendor atau eksportir, kemudian akan dijual kembali ke konsumen.

Barang-barang yang diperjualbelikan tersebut dapat dibeli secara lokal maupun impor dari luar negeri pada perusahaan lain. Setelah menerima barang dagangan, pembeli akan dibebankan tagihan oleh penjual atau eksportir atas barang yang dibeli.

Saat perusahaan telah menerima barang dari eksportir, namun tidak memiliki cukup dana untuk menyelesaikan tagihannya, maka pihak perusahaan dapat melakukan pinjaman dana dari bank melalui adanya trust receipt.

Adapun proses pembayaran dalam trust receipt adalah pembayaran jangka pendek. Saat sudah mendekati waktu jatuh tempo, Anda dapat mengajukan perpanjangan waktu pembayaran ke pihak bank dengan beberapa ketentuan. Diantaranya sebagai berikut.

  • Nasabah yang diperbolehkan untuk memperpanjang waktu pelunasan dalam trust receipt adalah peminjam yang memiliki reputasi baik dengan bank.

  • Bank dan nasabah telah melakukan kesepakatan mengenai persyaratan trust receipt, seperti beban bunga, tanggal jatuh tempo, dan jumlah pembiayaan.

  • Pastikan bahwa tanggal jatuh tempo di dalam trust receipt adalah 30-180 hari.

  • Ketika sudah jatuh tempo, nasabah harus melunasi pinjamannya kepada pemberi pinjaman (bank) beserta bunga yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam persyaratan trust receipt.

Jika sudah melakukan perpanjangan, dan pembeli belum melunasi tagihan pada bank atau membayar uang muka hingga tanggal jatuh tempo, maka pihak bank dapat mengambil alih dan menjual barang dagangan tersebut.


Contoh Trust Receipt

Salah satu contoh dari penggunaan trust receipt adalah pembelian infrastruktur secara impor oleh negara luar. Karena nominal yang dibebankan sangat besar, maka Pemerintah akan melakukan pinjaman jangka pendek kepada bank untuk melunasi pembayaran tersebut melalui trust receipt

Nantinya, pemerintah akan memperoleh hasil keuntungan dari penjualan kembali barang, meskipun begitu pemerintah juga akan menanggung beberapa risiko kredit yang mungkin terjadi di kemudian hari.

Misalnya, jika barang pinjaman rusak, hilang, bahkan mengalami penurunan kualitas atau nilainya, maka semua kerugian tersebut akan menjadi beban peminjam dan tetap bertanggung jawab untuk membayar kembali seluruh jumlah pinjaman kepada bank.

Selain itu, setiap biaya pengeluaran untuk kegiatan perdagangan, seperti biaya produksi, biaya pengiriman, iuran bea cukai, biaya penyimpanan merupakan tanggung jawab peminjam, bukan pihak bank.

Itulah pembahasan mengenai pengertian, cara kerja beserta contoh dari trust receipt. Dari berbagai kelebihan yang ditawarkan, apakah Anda tertarik untuk mencobanya? Jika iya, Anda dapat mengajukan Trust Receipt dari bank OCBC NISP yang siap membantu dalam aktivitas impor Anda.


Baca Juga:

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!
  • Individu

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!

18 6月 2025

Jangan sampai proposalmu ditolak karena anggaran berantakan! Simak 5 kesalahan umum dalam menyusun anggaran biaya proposal yang wajib dihindari.

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!
  • Individu

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!

17 6月 2025

Tidak banyak yang tahu, tapi asuransi jiwa bisa dicairkan sebelum meninggal, loh! Namun tetap ada syarat dan ketentuannya. Yuk cek fakta-faktanya berikut ini!

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!
  • Individu

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!

13 6月 2025

Ternyata, 7 jenis pinjaman ini tercatat di BI Checking dan bisa mempengaruhi credit score jika tidak diselesaikan dengan baik. Cari tahu detailnya di artikal ini, yuk!

Mau Ambil KPR 200 Juta? Ini Cicilan Per Bulan yang Harus Disiapkan!
  • Individu

Mau Ambil KPR 200 Juta? Ini Cicilan Per Bulan yang Harus Disiapkan!

9 6月 2025

Cicilan per bulan untuk ambil KPR Rp 200 Juta berapa sih? berikut syarat dan simulasi lengkap sesuai tenor yang dipilih