Individu

Emerging Market VS Developed Market, cuan mana di 2022?

10 1月 2022 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Padahal, dari segi penyebaran COVID-19, baik negara berkembang maupun maju melihat lonjakan kasus yang tinggi; bahkan beberapa negara maju di kawasan Eropa dan Amerika Serikat melihat tingkat transmisi yang jauh lebih tinggi dibandingkan negara berkembang. Maka dari itu, mengapa kinerja pasar saham negara berkembang tertinggal cukup jauh? Alasannya adalah bahwa pemulihan ekonomi negara maju lebih cepat, sehingga memiliki fundamental yang lebih baik di masa pemulihan dibandingkan negara maju.

Lalu, bagaimana di tahun 2022?

Di tahun 2022 ini, negara berkembang memiliki potensi penguatan yang lebih besar dibandingkan negara maju, seiring dengan penguatan bursa negara maju yang sudah signifikan di tahun lalu. Indeks MSCI World Index berhasil mencatatkan penguatan sebesar +20.5% untuk tahun 2021, sementara indeks MSCI Emerging Market Index mencatatkan pelemahan sebesar -5.1%. Terlihat bahwa pasar saham negara berkembang tertinggal jauh dibandingkan negara lainnya; sehingga negara berkembang berpotensi untuk mengejar ketertinggalannya di tahun ini.

Kinerja pasar saham seringkali menjadi cerminan dari arah pertumbuhan ekonomi suatu negara. Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) di bulan Oktober 2021, memproyeksikan perekonomian dunia untuk bertumbuh 4.9 persen di 2022, dengan negara maju bertumbuh 4.5 persen, dan negara berkembang di 5.1 persen. Dengan potensi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, maka pasar saham negara berkembang diperkirakan akan lebih baik dibandingkan negara maju. Hal ini diakibatkan negara maju seperti AS dan Eropa mulai masuk ke era pengetatan kebijakan untuk mengerem laju inflasi, sehingga akan mengakibatkan pertumbuhan ekonomi yang lebih moderat. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia, sebagai negara berkembang, diperkirakan akan bertumbuh 5.9 persen di 2022.

Dengan meningkatnya prospek pertumbuhan ekonomi di negara berkembang, maka pergerakan pasar saham di pasar saham negara berkembang berpotensi lebih kondusif dibandingkan negara maju. Investor dengan minat risiko tinggi pada kelas aset saham, dapat mempertimbangkan untuk melakukan diversifikasi pada kelas aset saham negara berkembang untuk mendapatkan excess return pada portfolio investasi.

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Wealth Management

Wealth Management

OCBC mobile

OCBC mobile

Reksa Dana

Reksa Dana

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!
  • Individu

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!

18 6月 2025

Jangan sampai proposalmu ditolak karena anggaran berantakan! Simak 5 kesalahan umum dalam menyusun anggaran biaya proposal yang wajib dihindari.

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!
  • Individu

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!

17 6月 2025

Tidak banyak yang tahu, tapi asuransi jiwa bisa dicairkan sebelum meninggal, loh! Namun tetap ada syarat dan ketentuannya. Yuk cek fakta-faktanya berikut ini!

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!
  • Individu

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!

13 6月 2025

Ternyata, 7 jenis pinjaman ini tercatat di BI Checking dan bisa mempengaruhi credit score jika tidak diselesaikan dengan baik. Cari tahu detailnya di artikal ini, yuk!

Mau Ambil KPR 200 Juta? Ini Cicilan Per Bulan yang Harus Disiapkan!
  • Individu

Mau Ambil KPR 200 Juta? Ini Cicilan Per Bulan yang Harus Disiapkan!

9 6月 2025

Cicilan per bulan untuk ambil KPR Rp 200 Juta berapa sih? berikut syarat dan simulasi lengkap sesuai tenor yang dipilih