Individu

Kredit Pemilikan Apartemen: Pengertian dan Syaratnya

6 6月 2022 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

KPA adalah istilah yang banyak didengar dalam pembahasan seputar hunian, khususnya bagi Anda yang ingin membeli sebuah unit apartemen. Harga hunian yang mahal sering kali menjadi halangan seseorang untuk dapat memilikinya, apalagi bagi kalangan anak muda. Oleh karena itu, hadir KPA sebagai solusi bagi para nasabah yang ingin membeli apartemen secara kredit.

 

Kepanjangan KPA adalah Kredit Pemilikan Apartemen. Pada artikel kali ini, OCBC telah merangkum pembahasan tentang KPA beserta syarat-syaratnya. Bagi Anda yang tertarik mengikuti program ini, yuk simak selengkapnya di bawah ini.

Apa itu KPA?

Bagi yang baru mendengarnya mungkin Anda bertanya-tanya apa itu KPA. Kredit Pemilikan Apartemen atau KPA adalah program pembelian hunian apartemen dengan metode angsuran atau cicilan.

Dengan program KPA ini, nasabah yang ingin memiliki apartemen tak perlu menyiapkan dana besar sekaligus karena bisa dibeli dengan cara dicicil. Selain itu, Anda juga bisa mendapat keuntungan dari menyewakan apartemen yang dimiliki. Ketika dijual pun akan mendatangan keuntungan dari selisih harga beli dan jual.

Perbedaan KPA dan KPR

Istilah kredit pemilikan apartemen atau KPA mungkin masih terdengar asing di masyarakat. Sementara itu, istilah KPR lebih familiar. Sebenarnya baik KPR maupun KPA adalah program yang sama. Program ini memberikan kemudahan bagi nasabah untuk memiliki hunian dengan cara diangsur.

Namun, perbedaan KPR dan KPA adalah pada objek huniannya. Jika KPR adalah program untuk memiliki hunian berupa rumah, maka KPA untuk kepemilikan apartemen. Lantas, lebih baik memilih program KPR atau KPA, ya?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Anda perlu menentukan sendiri hunian seperti apa yang dibutuhkan, apakah rumah atau apartemen.

Keuntungan Menggunakan KPA

Selain bisa memiliki apartemen tanpa mengeluarkan uang dalam jumlah besar sekaligus, ada beberapa keuntungan mengikuti program KPA. Manfaat mengikuti program KPA adalah sebagai berikut.

1. Uang Muka Terjangkau

Keuntungan mengikuti program KPA adalah biaya yang perlu Anda siapkan di awal hanya uang muka. Besaran uang muka ditentukan oleh Bank Indonesia dalam aturan Loan-to-Value atau LTV. LTV memuat aturan besaran porsi dana talangan yang boleh dikucurkan bank.

Biasanya besaran LTV yang bisa dikucurkan sekitar 70-90 persen. Oleh karena itu, untuk memiliki sebuah apartemen, Anda hanya perlu menyiapkan uang muka sekitar 10-30 persen. Sisa pembayaran apartemen bisa Anda cicil kepada pihak bank.

2. Perlindungan Asuransi

Selain uang muka yang terjangkau, keuntungan lain menggunakan program KPA adalah adanya perlindungan asuransi. Selain membiayai kreditnya, bank juga akan membantu memastikan apartemen yang akan dibeli nasabah bukan properti bodong. Adapun perlindungan asuransi yang akan didapat yaitu asuransi jiwa dan properti.

3. Untuk Investasi

Jangan ragu untuk mengikuti program kredit pemilikan apartemen. Mungkin saat ini Anda merasa belum membutuhkannya, tetapi ketahuilah apartemen bisa dijadikan sebagai objek investasi. Anda dapat menyewakannya dan menutup cicilan bulanan dari hasil sewa tersebut. Menguntungkan, bukan?

Proses Pengajuan dan Syarat KPA

Setelah mengetahui apa itu KPA serta keuntungannya, apakah Anda tertarik untuk mengikuti program ini? Kalau iya, maka roses pengajuan dan syarat KPA adalah hal yang harus Anda ketahui terlebih dulu.

Sebenarnya syarat KPA tak jauh berbeda dengan syarat mengajukan KPR. Syarat umumnya meliputi kewarganegaraan Indonesia, berusia minimal 21 tahun, dan berpenghasilan tetap.

Jika sudah memenuhi syarat tersebut, segera proses pengajuan program kredit pemilikan apartemen atau KPA dengan menyiapkan dokumen berikut:

  • Fotokopi KTP dan pasangan (suami/istri)
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan buku nikah (bagi yang sudah menikah)
  • Fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  • Fotokopi Surat Pengangkatan Pegawai Tetap (bagi yang berprofesi sebagai karyawan)
  • Slip gaji 3 bulan terakhir
  • Rekening koran 3 bulan terakhir

Jika Anda adalah seorang pengusaha, ada sejumlah dokumen pendukung yang harus diikutsertakan. Dokumen tersebut yaitu Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

Setelah melengkapi dokumen yang dibutuhkan, mintalah formulir pengajuan KPA ke bank yang sudah Anda pilih. Penting tapi sering disepelekan, pastikan Anda memiliki rekam jejak yang baik di bank tersebut. Proses pengecekan rekam jejak ini biasa disebut dengan BI Checking.

Cara Mengajukan KPA

Jangan ragu untuk mengajukan KPA ke bank jika Anda telah mantap menggunakan skema kredit ini. Berikut cara mengajukannya.

1. Menghitung Kemampuan Budget

Cari tahu besaran pinjaman pokok yang akan diberikan pihak bank. Setelah itu, hitung selisih harga apartemen dengan uang muka yang disetorkan lalu hitunglah perkiraan angsuran per bulannya. Pastikan kemampuan budget Anda sesuai dengan perkiraan besaran cicilan tersebut.

2. Memilih Bank yang Akan Diikuti Program KPA-nya

Setelah mengetahui mampu tidaknya Anda dalam memenuhi angsuran per bulannya, tentukan bank mana yang akan Anda ikuti program KPA-nya. Pelajari skema kredit pengajuan apartemen di sejumlah bank. Pilih bank yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan budget Anda.

3. Mempersiapkan Dokumen Pengajuan KPA

Setelah menentukan bank, langkah lanjutan pengajuan KPA adalah menyiapkan dokumen yang diperlukan. Pada pembahasan sebelumnya telah disebutkan syarat KPA serta dokumen-dokumen yang harus disiapkan.

4. Memproses Pengajuan ke Bank

Pengisian formulir pengajuan KPA dapat dilakukan secara online atau offline, tergantung jenis formulir yang diberikan pihak bank.

Setelah mengisi formulir dan melengkapi seluruh syarat KPA, tunggulah konfirmasi dari pihak bank. Pihak bank akan memberitahukan apakah pengajuan Anda diterima atau ditolak. Jika diterima, segera siapkan uang muka untuk disetorkan.

Demikian pembahasan mengenai apa itu KPA berikut syaratnya yang berhasil OCBC rangkum. Bagi Anda yang ingin mengajukan KPA, menjadi penting untuk memahami segala sisinya sebagai pertimbangan supaya sesuai dengan kebutuhan. Untuk informasi lainnya mengenai bisnis dan finansial, kunjungi laman artikel OCBC berikut.

Baca juga:

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

KPR Easy Start

KPR Easy Start

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

Payroll Bank: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya
  • Individu

Payroll Bank: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya

10 4月 2026
Apa yang dimaksud dengan payroll bank? Yuk cek selengkapnya di sini!
5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!
  • Individu

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!

18 6月 2025

Jangan sampai proposalmu ditolak karena anggaran berantakan! Simak 5 kesalahan umum dalam menyusun anggaran biaya proposal yang wajib dihindari.

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!
  • Individu

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!

17 6月 2025

Tidak banyak yang tahu, tapi asuransi jiwa bisa dicairkan sebelum meninggal, loh! Namun tetap ada syarat dan ketentuannya. Yuk cek fakta-faktanya berikut ini!

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!
  • Individu

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!

13 6月 2025

Ternyata, 7 jenis pinjaman ini tercatat di BI Checking dan bisa mempengaruhi credit score jika tidak diselesaikan dengan baik. Cari tahu detailnya di artikal ini, yuk!