Individu

Apa Itu Agen Pembayar? Ini Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

29 12月 2022 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Agen pembayar adalah pihak yang diamanatkan untuk melakukan berbagai transaksi pembayaran sekuritas.

Namun, peran agen pembayar ternyata tidak hanya terbatas pada kegiatan tersebut saja, melainkan juga bermanfaat dalam permasalahan lainnya yang ada di pasar modal.

Lantas, seperti apa peranan agen pembayar dalam aktivitas keuangan tersebut? Ketahui selengkapnya dalam pembahasan berikut!

Pengertian Agen Pembayar

Agen pembayar adalah pihak yang diberikan wewenang oleh lembaga pemerintahan untuk melakukan distribusi dana kepada pemegang sekuritas.

Dalam hal ini, dana tersebut digunakan untuk membayarkan surat berharga, dividen, pokok, dan lainnya atas nama penerbit.

Biasanya, agen pembayar adalah bank komersial, namun bisa juga berupa perusahaan lain yang memang telah ditunjuk oleh pemerintah.

Fungsi Agen Pembayar

Agen pembayar memiliki fungsi utama dan tambahan yang perlu Anda ketahui. Penjelasan mengenai beberapa fungsi agen pembayar adalah sebagai berikut:

1. Fungsi Utama Agen Pembayar

Fungsi utama dari agen pembayar di antaranya, yaitu:

  • Membayarkan dividen
  • Membayarkan kupon
  • Membayarkan pokok
  • Membayarkan bunga dan pokok terkait obligasi
  • Menata dan memproses seluruh dokumentasi transaksi yang diperlukan
  • Mengotomatiskan proses pembayaran dividen maupun bunga untuk kenyamanan pemegang saham
  • Menyediakan layanan manajemen investasi tambahan
  • Memberikan penawaran akses ke tim profesional dan teknologi yang berlaku
  • Menghubungkan klien dengan pemegang saham perusahaan target jika terdapat distribusi dana hasil untuk akuisisi maupun pembelian dengan leverage (LBO)

Baca juga: 7 Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal & Contoh Instrumennya

2. Fungsi Tambahan Agen Pembayar

Agen pembayar tidak hanya menyelesaikan transaksi baru di pasar modal, melainkan juga memiliki peran penting lainnya.

Adapun sejumlah fungsi tambahan agen pembayar adalah sebagai berikut:

  • Melakukan pendaftaran dan pencatatan di bursa efek
  • Menjaga aset yang digunakan sebagai jaminan utang
  • Melakukan pencatatan atas pemegang saham terdaftar
  • Berperan sebagai bank agen saat suku bunga mengalami kenaikan
  • Menangani kerumitan ketika membayarkan kupon saat suku bunga naik
  • Menjadi penasehat hukum ketika terjadi masalah yang melibatkan sindikat pinjaman

Pihak-pihak Terlibat Kegiatan Agen Pembayar

Dalam aktivitasnya, terdapat pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan agen pembayar, di antaranya yaitu:

  • Agen pembayar: Pihak yang melakukan pembayaran sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia.
  • Nasabah korporasi (settlor): Pihak yang memiliki dan menitipkan asetnya untuk dikelola oleh agen pembayar
  • Beneficiary: Pihak yang menerima manfaat dari kegiatan Agen pembayar, ini terkadang juga bisa merupakan settlor itu sendiri

Persyaratan Menjadi Agen Pembayar

Untuk menjadi agen pembayar, sebuah perusahaan atau badan pilihan pemerintah perlu memenuhi beberapa persyaratan khusus.

Adapun sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi agar dapat menjadi agen pembayar adalah sebagai berikut:

  • Berbadan hukum Indonesia, untuk Kantor Cabang Bank Asing (KCBA) paling lambat 3 tahun sejak berlakunya Peraturan Bank Indonesia
  • Memperoleh hasil keputusan Bank Indonesia sebagai agen pembayar
  • Menyertakan rencana agen pembayar dalam Rencana Bisnis Bank
  • Memiliki Capital Equivalency Maintained Assets minimum dengan perhitungan sesuai ketentuan berlaku dan paling sedikit senilai Rp5 triliun serta rasio KPMM paling rendah 13% selama 18 bulan terakhir secara berturut-turut
  • Memiliki Tingkat Kesehatan Bank paling rendah PK 2 selama 12 bulan, paling rendah PK 3 selama 6 bulan sebelumnya

Baca juga: 10 Instrumen Pasar Modal, Pengertian dan Hal-Hal Seputarnya

Perjanjian Agen Pembayar

Ada berbagai tipe ataupun format perjanjian pada agen pembayar. Namun, pada umumnya, hal-hal yang dicantumkan dalam perjanjian agen pembayar adalah  sebagai berikut:

  • Bank memiliki ketentuan perjanjian sendiri
  • Mencantumkan tanggal perjanjian
  • Mencantumkan pihak-pihak yang terlibat
  • Memaparkan dengan rinci alamat pelaksanaan perjanjian
  • Menjelaskan dengan detail jumlah dana pokok yang akan disimpan
  • Mencantumkan waktu jatuh tempo pembayaran
  • Mencantumkan metode pembayaran
  • Menerangkan cara agen pembayar membayarkan bunga, wesel, maupun surat berharga yang diberikan

Contoh Agen Pembayar

Agen pembayar di Indonesia yang ditunjuk pada umumnya adalah bank milik pemerintah atau BUMN.

Contoh lembaga perbankan yang diberikan wewenang sebagai agen pembayar adalah Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI).

Salah satu ketentuan yang mencantumkan pemberian wewenang mengenai agen pembayar misalnya dalam aturan mengenai devisa hasil ekspor dari PBI.

Peraturan Bank Indonesia No. 16/10/2014 tanggal 14 Mei 2014 mengenai Penerimaan Devisa Hasil Ekspor menyatakan BNI menjadi bank di Indonesia satu-satunya sebagai agen pembayar atas penjualan ekspor gas pada industri minyak dan gas di Indonesia.

Contoh di atas dengan jelas menerangkan agen pembayaran yang ditunjuk beserta fungsi kerjanya dalam kegiatan transaksi tersebut.

Demikian penjelasan mengenai pengertian agen pembayar, fungsi, hingga contohnya. Dapat disimpulkan, agen pembayar adalah bagian penting dalam transaksi di pasar modal.

Oleh karena itu, jika Sobat OCBC NISP tertarik mengetahui bagaimana proses distribusi dana sekuritas dapat terjadi, maka perlu memahami keberadaan agen pembayar ini.

Nah, selain agen pembayar, sebenarnya masih terdapat banyak badan berpengaruh lainnya yang perlu diketahui dalam dunia keuangan dan perbankan.

Apabila Anda ingin mempelajarinya lebih lanjut, kunjungi blog OCBC NISP sekarang juga!

Baca juga: 9 Lembaga Penunjang Pasar Modal di Indonesia & Perannya

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

Payroll Bank: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya
  • Individu

Payroll Bank: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya

10 4月 2026
Apa yang dimaksud dengan payroll bank? Yuk cek selengkapnya di sini!
5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!
  • Individu

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!

18 6月 2025

Jangan sampai proposalmu ditolak karena anggaran berantakan! Simak 5 kesalahan umum dalam menyusun anggaran biaya proposal yang wajib dihindari.

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!
  • Individu

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!

17 6月 2025

Tidak banyak yang tahu, tapi asuransi jiwa bisa dicairkan sebelum meninggal, loh! Namun tetap ada syarat dan ketentuannya. Yuk cek fakta-faktanya berikut ini!

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!
  • Individu

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!

13 6月 2025

Ternyata, 7 jenis pinjaman ini tercatat di BI Checking dan bisa mempengaruhi credit score jika tidak diselesaikan dengan baik. Cari tahu detailnya di artikal ini, yuk!