Individu

Begini Cara Menentukan Debit dan Kredit dalam Jurnal Umum

2 1月 2023 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Ketika melakukan pencatatan transaksi, Sobat OCBC NISP perlu mengetahui cara menentukan debit dan kredit dalam jurnal umum untuk menghindari kesalahan.

Debit dan kredit adalah istilah yang sering dipergunakan pada bidang akuntansi keuangan.

Debit sendiri merupakan pertambahan uang dalam transaksi atau tabungan, sedangkan kredit adalah pengeluaran dana di rekening.

Kedua komponen tersebut merupakan dasar untuk mengerjakan laporan keuangan serta dapat meminimalkan kesalahan saat melakukan rekap transaksi.

Lalu, bagaimana cara menentukan debit dan kredit dalam jurnal umum? Yuk, simak ulasan berikut!

Apa itu Debit dan Kredit?

Sebelum mengetahui apa itu debit dan kredit dalam jurnal umum, Sobat OCBC NISP juga perlu tahu definisi dasar dari keduanya.

Debit dan kredit dalam dunia akuntansi merupakan komponen yang saling berkaitan erat. Setiap melakukan transaksi, kedua hal tersebut akan selalu muncul, tidak bisa dipisahkan.

Debit berasal dari debare yang merupakan istilah Bahasa Latin dan memiliki arti peningkatan aset serta biaya dalam pencatatan akuntansi.

Penambahan aset di sini dapat berupa uang, perlengkapan produksi, serta hal yang tidak berwujud seperti sewa gedung dan utang.

Sedangkan definisi kredit adalah pencatatan akuntansi untuk akun utang dan ekuitas yang mengalami peningkatan.

Posisi debit dan kredit dalam jurnal umum harus berdampingan, yang biasanya debit di sebelah kiri dan kredit berada di sisi kanan.

Berdasarkan definisi di atas, dapat dikatakan bahwa pengertian debit dan kredit dalam jurnal umum adalah pencatatan yang dilakukan suatu perusahaan untuk melacak transaksi bisnis di berbagai jenis akun.

Hal ini harus dilakukan agar saat entri transaksi pada buku besar nilainya akan seimbang, dengan total debit dan kredit menunjukkan nominal yang sama.

Baca juga: Apa itu Tabungan Bisnis dan Manfaatnya bagi Usaha Anda!

Perbedaan Debit dan Kredit

Setiap transaksi akuntansi akan memengaruhi kolom debit dan kredit. Pengeluaran dan pemasukan yang terjadi harus direkap pada kedua bagian tersebut.

Total transaksi yang dicatat pada debit dan kredit jumlahnya harus sama antara satu dan lainnya atau bisa dikatakan balance. Itulah cara menentukan debit dan kredit dalam jurnal umum.

Namun sebelumnya Anda juga perlu memahami cara membedakan debit dan kredit dalam jurnal umum berikut.

  • Debit mengacu pada sisi kiri akun, sedangkan kredit berada di posisi kanan jurnal umum.

Namun jika dalam rekening pribadi, penerima akan tercantum di akun debit dan pemberi akan dikreditkan.

  • Pada akun neraca perusahaan, seluruh pemasukan akan didebitkan. Sedangkan semua pengeluaran termasuk dalam kredit.
  • Dalam laporan laba-rugi, seluruh pengeluaran serta kerugian termasuk debit. Namun, semua pendapatan dan keuntungan akan menjadi kredit.
  • Peningkatan debit disebabkan karena kenaikan pengeluaran (gaji, asuransi, pajak), inventaris, dan operasional (peralatan, gedung, listrik).

Sedangkan nilai kredit dipengaruhi oleh kenaikan dana pemegang saham, pendapatan sewa, utang, laba, dan lainnya.

Sehingga, dapat disimpulkan bahwa perbedaan debit dan kredit, yaitu:

  • Debit merupakan pengurangan nominal dana, sedangkan kredit adalah penambahan nominal uang.
  • Transaksi debit didefinisikan sebagai aktivitas menyimpan uang di bank, sedangkan kredit adalah kegiatan penarikan atau meminjam dana.
  • Debit adalah pencatatan pembukuan yang berkaitan dengan pengurangan deposito atau tabungan.

Baca juga: Kredit Modal Kerja - Cara Daftar, Besar Bunga & Contoh

Penggunaan Debit dan Kredit dalam Jurnal Umum

Sebelum mencari tahu cara menentukan debit dan kredit dalam jurnal umum. Anda juga perlu memahami penggunaannya.

Berikut beberapa penggunaan debit dan kredit dalam jurnal umum.

1. Expenses

Expenses adalah beban atau pembelanjaan yang harus dilakukan agar perusahaan tetap beroperasi.

Cara menentukan debit dan kredit dalam jurnal umum akan bergantung pada peningkatan atau pengurangan beban pembelanjaan ini.

2. Aset

Aset merupakan harta yang dimiliki oleh perusahaan. Terdapat dua jenis kepemilikan tersebut, yaitu tetap dan mudah dicairkan.

Aset yang mudah dicairkan atau liquid biasanya berupa kas, utang usaha, kendaraan, peralatan produksi, dan lainnya.

Dalam jurnal umum, penambahan aset perusahaan posisinya akan berada di kolom debit.

3. Ekuitas dan Liabilitas

Selanjutnya, kegunaan debit dan kredit adalah untuk mencatat akun ekuitas serta liabilitas atau utang.

Misalnya, jika sebuah perusahaan meminjam dana di bank sebesar Rp5 ratus juta untuk modal, maka pada jurnal umum, kas akan bertambah sejumlah nominal tersebut.

4. Akumulasi

Akumulasi merupakan bagian dari aset tidak lancar yang nilainya akan bertambah jika dikreditkan.

Akumulasi pada neraca akan mengurangi nilai aset tetap seperti kendaraan dan alat produksi.

Pencatatan akumulasi transportasi dan operasional akan membuat perusahaan lebih mudah menentukan apakah aset tersebut mengalami kerugian atau menguntungkan saat dijual.

Baca juga: 5 Manfaat Laporan Keuangan untuk Bisnis & Contoh Laporannya

Rumus Menentukan Debit dan Kredit dalam Jurnal Umum

Cara menentukan debit dan kredit dalam jurnal umum dapat dilakukan berdasarkan rumus persamaan dasar akuntansi berikut:

Akun Bertambah Berkurang Saldo Normal
Aset Debit Kredit Debit
Beban Debit Kredit Debit
Kewajiban Kredit Debit Kredit
Modal Kredit Debit Kredit
Pendapatan Kredit Debit Kredit

Berdasarkan tabel di atas, Anda dapat semakin mudah mengidentifikasi transaksi pada masing-masing akun.

Cara Menentukan Debit dan Kredit dalam Jurnal Umum

Setelah mengetahui rumusnya, Anda akan semakin mudah untuk mulai mencatat segala transaksi yang dilakukan.

Cara menentukan debit dan kredit dalam jurnal umum yang pertama adalah mengetahui siklus akuntansi.

Jurnal umum merupakan buku harian yang digunakan untuk mencatat segala transaksi perusahaan secara sistematis dan kronologis. Biasanya, bentuknya adalah sebagai berikut:

Tanggal Perkiraan & Keterangan Referensi Debit Kredit
10 Jan 23 kas
modal awal
300.000

500.000
15 Jan 23 sewa dibayar di muka
kas

Tabel contoh jurnal umum

Saat memasukkan transaksi pada jurnal umum, Anda tidak bisa mengisi kolom ‘perkiraan dan keterangan’ hanya dengan lima akun utama yang telah disebutkan di atas.

Cara menentukan debit dan kredit dalam jurnal umum harus dilakukan secara spesifik. Anda harus menuliskan akun atau jenis transaksinya secara lebih jelas dan detail.

Untuk mempermudah hal tersebut, perusahaan juga perlu memiliki bagan atau chart of account yang berisi daftar akun-akun spesifik yang digolongkan pada lima akun utama di atas.

Misalnya pada akun aset bisa mencakup kas, surat berharga, utang dagang, dan sebagainya.

Baca juga: 10 Aplikasi Pembukuan Laporan Keuangan Bisnis Terbaik 2022

Pentingnya Menentukan Debit dan Kredit dalam Jurnal Umum

Sebuah perusahaan tentu sering melakukan aktivitas transaksi, baik secara internal maupun eksternal yang harus dicatat dalam jurnal umum.

Salah satu transaksi yang pasti dilakukan ialah laju keluar masuknya dana perusahaan. Yup, keberadaan jurnal umum bisa membantu untuk meminimalisir kemungkinan over budget.

Dengan menerapkan cara menentukan debit dan kredit dalam jurnal umum, diharapkan bisa membantu mengontrol keuangan perusahaan dan menghindari kemungkinan buruk.

Anda juga bisa melengkapi data debit dan kredit tersebut dengan kuitansi atau nota agar lebih kredibel dan valid.

Itulah penjelasan tentang cara menentukan debit dan kredit dalam jurnal umum saat melakukan rekap keuangan bisnis.

Debit dan kredit dalam laporan keuangan harus seimbang. Jika tidak, maka Sobat OCBC NISP telah melakukan kesalahan saat memasukkan nominal di jurnal.

Sobat OCBC NISP perlu melakukan analisis secara mendetail terhadap seluruh transaksi yang dilakukan sebelum merekap untuk menghindari kesalahan tersebut.

Semoga informasinya membantu, ya! Temukan lebih banyak artikel seputar pengelolaan keuangan hanya di Blog OCBC NISP!

Baca juga: 4 Cara Menghitung Modal Usaha Beserta Contoh Perhitungannya

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!
  • Individu

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!

18 6月 2025

Jangan sampai proposalmu ditolak karena anggaran berantakan! Simak 5 kesalahan umum dalam menyusun anggaran biaya proposal yang wajib dihindari.

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!
  • Individu

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!

17 6月 2025

Tidak banyak yang tahu, tapi asuransi jiwa bisa dicairkan sebelum meninggal, loh! Namun tetap ada syarat dan ketentuannya. Yuk cek fakta-faktanya berikut ini!

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!
  • Individu

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!

13 6月 2025

Ternyata, 7 jenis pinjaman ini tercatat di BI Checking dan bisa mempengaruhi credit score jika tidak diselesaikan dengan baik. Cari tahu detailnya di artikal ini, yuk!

Mau Ambil KPR 200 Juta? Ini Cicilan Per Bulan yang Harus Disiapkan!
  • Individu

Mau Ambil KPR 200 Juta? Ini Cicilan Per Bulan yang Harus Disiapkan!

9 6月 2025

Cicilan per bulan untuk ambil KPR Rp 200 Juta berapa sih? berikut syarat dan simulasi lengkap sesuai tenor yang dipilih