Individu

Urutan Laporan Keuangan yang Benar dari Awal Sampai Akhir

15 3月 2023 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Laporan keuangan merupakan hal yang penting dalam operasional perusahaan. Sehingga, Sobat OCBC NISP harus paham tata cara membuat laporan keuangan secara sederhana.

Usaha skala kecil maupun usaha skala besar memerlukan laporan keuangan agar proses administrasi lancar, serta mempermudah pengelolaan keuangan usaha.

Apakah Anda telah memahami bagaimana menyusun urutan laporan keuangan dari awal sampai akhir yang tepat?

Setiap hal dimulai dari hal yang sederhana, begitu pula dengan laporan keuangan.

Walaupun membuat laporan keuangan secara sederhana, hal ini harus dibuat dengan urutan laporan keuangan yang benar.

Jika terdapat kesalahan dan kekacauan dalam membuat laporan keuangan, hal ini dapat berdampak pada usaha yang sedang Anda jalankan.

Sulitnya mengidentifikasi performa usaha, serta tidak dapat mengambil keputusan untuk keberlangsungan usaha dapat terjadi jika Anda tidak membiasakan diri untuk menyusun urutan laporan keuangan yang benar.

Jika Anda baru memulai suatu usaha dan tengah mencari referensi bagaimana menyusun urutan laporan keuangan yang benar, artikel ini menjadi pilihan tepat untuk Anda.

Untuk itu, sebelum membahas tata cara lebih lanjut mari kita memahami pengertian dari laporan keuangan, agar lebih mudah mencerna dalam proses pembuatan laporan keuangan.

Main

Apa Itu Laporan Keuangan?

Secara garis besar, laporan keuangan dapat dipahami sebagai sebuah data yang didapatkan berdasarkan kegiatan yang dilakukan suatu perusahaan atau bisnis dalam periode tertentu.

Laporan keuangan juga bisa diartikan sebagai ringkasan catatan yang berisi keseluruhan transaksi dalam satu periode sebuah perusahaan atau badan usaha.

Laporan keuangan berfungsi sebagai media identifikasi keadaan finansial serta performa suatu badan usaha dalam satu periode.

Pengusaha bisa mengambil keputusan tentang usahanya di masa mendatang.

Memahami pembuatan dan urutan laporan keuangan sangat penting guna menunjang keberlangsungan usaha atau perusahaan kedepannya.

Jika dijabarkan, laporan keuangan terdiri dari beberapa aspek yang memiliki kaitan satu sama lain.

Komponen laporan keuangan sendiri terbagi atas empat jenis, yaitu laba rugi, neraca, perubahan modal, serta arus kas.

Jenis-Jenis Laporan Keuangan

Berikut ini jenis-jenis laporan keuangan yang perlu Anda ketahui.

1. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas menggambarkan perputaran kas perusahaan, yang meliputi jumlah kas masuk (penerimaan kas), dan jumlah kas keluar (pengeluaran kas) dalam suatu periode.

2. Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi mencakup transaksi individu serta total uang yang diperoleh (pendapatan), dan uang yang dikeluarkan (pengeluaran).

3. Laporan Neraca

Laporan neraca berisi informasi tentang bagaimana laporan posisi keuangan dari suatu perusahaan atau entitas pada suatu periode, yang biasanya memiliki jangka waktu satu tahun.

4. Laporan Perubahan Modal

Laporan perubahan modal memaparkan tentang perubahan yang terjadi dalam ekuitas pemilik pada suatu entitas untuk suatu periode tertentu.

Urutan Laporan Keuangan yang Benar

Setelah mengetahui pengertian dan jenis-jenis laporan keuangan, kini tiba saatnya Anda mengetahui bagaimana urutan laporan keuangan yang benar dari awal sampai akhir.

Simak pembahasannya berikut ini!

1. Membuat Neraca Saldo

Bagian ini berisi daftar rekening buku besar, yang saldonya berada di kolom debet maupun kredit.

Neraca saldo disusun setelah jurnal selesai dibukukan dalam rekeningnya masing-masing dalam buku besar.

Informasi dalam bagian ini digunakan untuk mengecek keseimbangan kredit dan debit pada seluruh rekening di dalam buku besar.

Hal ini juga termasuk tahap awal penyusunan neraca lajur serta jurnal penyesuaian.

2. Menyusun Jurnal Penyesuaian

Urutan kedua dalam laporan keuangan adalah menyusun jurnal penyesuaian.

Jurnal penyesuaian sendiri berisi tentang transaksi yang terlewat untuk dicatat, dan belum sesuai dengan kondisi pada akhir periode.

3. Membuat Neraca Lajur

Bagian ini dibutuhkan untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan.

Pembuatan neraca lajur dimulai dari neraca saldo sampai dengan penyesuaian data yang mengacu dari jurnal penyesuaian.

Saat saldo telah disesuaikan, maka muncul pada kolom neraca saldo yang disesuaikan. Saldo tersebut yang nantinya dilaporkan pada laporan laba rugi, juga neraca.

4. Membuat Laporan Laba Rugi atau Perubahan Modal

Dalam neraca lajur, jumlah yang dilaporkan dalam laba rugi maupun neraca sudah dipisahkan.

Maka dari itu, Anda dapat mengerjakan berbagai laporan di atas di neraca lajur.

Anda perlu mengubah bentuk dua laporan di atas, supaya mudah untuk dibaca dan dianalisis.

5. Melakukan Penyesuaian

Urutan laporan keuangan yang selanjutnya yakni saat seluruh rekening di dalam buku besar sudah disesuaikan, maka langkah selanjutnya adalah menutup rekening nominal di laporan laba rugi.

Kemudian, Anda bisa memindahkan saldo laba rugi ke dalam rekening laba yang tidak dibagi.

Selanjutnya, Anda harus membukukan keseluruhan informasi dari jurnal ke dalam buku besar sesuai rekening yang berhubungan.

6. Menyusun Neraca Saldo Penutupan

Dalam urutan laporan keuangan, laporan yang terakhir dibuat adalah neraca saldo penutupan.

Agar Anda bisa mengecek keseimbangan antara debit serta kredit dari rekening yang masih terbuka, Anda perlu membuat neraca saldo usai melakukan penutupan rekening.

Pastikan isi dari neraca ini hanyalah rekening riil saja, sehingga tidak termasuk rekening nominal yang telah ditutup.

Closing

Ternyata, laporan keuangan sederhana mempunyai proses serta tahap yang harus diterapkan secara benar.

Keterampilan serta kecermatan sangat diperlukan untuk menyusun sebuah laporan keuangan.

Memahami dasar-dasar dan mencoba mengaplikasikan laporan keuangan secara sederhana merupakan langkah awal yang dapat diambil guna menunjang kelancaran usaha yang sedang Anda jalankan.

Sebab, laporan keuangan dapat membantu usaha skala kecil maupun skala besar untuk mengetahui keputusan apa yang dapat diambil untuk keberlangsungan usaha tersebut.

Usahakan Sobat OCBC NISP membuat laporan keuangan yang tepat agar usaha Anda dapat berjalan lancar dan tidak berantakan.

Simak terus Blog OCBC NISP untuk membaca artikel-artikel tentang keuangan dan bisnis yang lainnya!

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!
  • Individu

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!

18 6月 2025

Jangan sampai proposalmu ditolak karena anggaran berantakan! Simak 5 kesalahan umum dalam menyusun anggaran biaya proposal yang wajib dihindari.

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!
  • Individu

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!

17 6月 2025

Tidak banyak yang tahu, tapi asuransi jiwa bisa dicairkan sebelum meninggal, loh! Namun tetap ada syarat dan ketentuannya. Yuk cek fakta-faktanya berikut ini!

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!
  • Individu

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!

13 6月 2025

Ternyata, 7 jenis pinjaman ini tercatat di BI Checking dan bisa mempengaruhi credit score jika tidak diselesaikan dengan baik. Cari tahu detailnya di artikal ini, yuk!

Mau Ambil KPR 200 Juta? Ini Cicilan Per Bulan yang Harus Disiapkan!
  • Individu

Mau Ambil KPR 200 Juta? Ini Cicilan Per Bulan yang Harus Disiapkan!

9 6月 2025

Cicilan per bulan untuk ambil KPR Rp 200 Juta berapa sih? berikut syarat dan simulasi lengkap sesuai tenor yang dipilih