Individu

Apa itu APY? Ini Pengertian dan Cara Menghitungnya!

24 5月 2023 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Annual Percentage Yield atau dikenal sebagai APY adalah persentase pengembalian atau keuntungan yang diperoleh dari suatu investasi dalam jangka waktu satu tahun.

Secara umum, APY berperan sebagai ukuran standar untuk membandingkan pengembalian yang berbeda dari investasi.

Meski begitu, APY tidak mengindikasikan risiko. Untuk memahami informasi lengkapnya mengenai APY, yuk simak artikel ini sampai habis!

Apa itu APY?

Sebelum investasi, ada baiknya Sobat Cuan memahami istilah-istilah yang sering digunakan.

Tak hanya istilah yang berhubungan dengan pembelian instrumen investasi, tapi juga terkait pengembalian atau hasilnya. Dalam hal ini, APY adalah salah satunya.

APY adalah besaran keuntungan yang akan didapatkan dari kegiatan investasi dalam kurun waktu satu tahun.

Dengan kata lain, APY adalah penghitungan persentase profit yang dapat digunakan untuk membantu investor dalam membandingkan return dari beberapa instrumen investasi.

Dengan begitu, investor dapat membuat keputusan investasi yang tepat dan berorientasi pada keuntungan.

Adapun besaran keuntungan dalam APY dihitung menggunakan sistem bunga majemuk, lalu hasilnya akan langsung ditambahkan ke saldo.

Hal ini berarti, bunga yang Sobat Cuan dapatkan akan semakin besar dan berlipat ganda seiring dengan meningkatnya saldo dana investasi.

Namun, besaran keuntungan Sobat Cuan nanti juga bergantung pada banyaknya dana yang diinvestasikan.

Apabila dana investasi Sobat Cuan besar, maka return yang didapatkan juga akan lebih tinggi.

Namun, pastikan untuk menghitung risikonya juga, agar tidak salah dalam membuat keputusan investasi.

Adapun contoh penggunaan APY dalam produk investasi, yaitu obligasi, pasar uang, dan sertifikat deposito.

Dari beberapa instrumen investasi tersebut, APY deposito diketahui lebih fluktuatif dan menyesuaikan kondisi pasar.

Baca juga: Surat Perjanjian Investasi: Manfaat, Jenis, dan Contohnya

Cara Menghitung APY

Telah disebutkan bahwa, penghitungan APY dalam investasi menggunakan bunga majemuk.

Untuk mendapatkan perolehan return lebih detailnya, Sobat Cuan bisa menghitungnya menggunakan rumus. Adapun rumus penghitungan APY adalah sebagai berikut:

Annual Percentage Yield (APY) = (1 + r:n)ⁿ - 1

Dalam rumus di atas, r merujuk pada rasio bunga yang di dapatkan. Sementara n, merujuk pada kurun waktu investasi.

Rumus APY ini bisa Sobat Cuan gunakan ketika ingin memilih bank atau produk investasi mana yang lebih menguntungkan.

Misalnya, terdapat dua pilihan di mana investasi bank A menawarkan suku bunga majemuk 9% setiap bulan. Kemudian, ada bank F yang menawarkan suku bunga majemuk 9% setiap kuarter.

Dalam kondisi seperti ini, kira-kira bank manakah yang akan memberikan return lebih tinggi? 

Untuk mengetahuinya, berikut penghitungan nilai APY setiap bank:

Bank A

  • Rasio bunga: 9% setiap bulan

  • N (jangka waktu investasi) : 12 bulan : 1 bulan = 12

APY Bank A = (1+9%:12)12 - 1 = 9,38%

Bank F

  • Rasio bunga: 9% setiap kuarter

  • N (Jangka waktu investasi) : 12 bulan : 3 bulan = 4

APY Bank F = (1+9%:4)4 - 1 = 9.31%

Dilihat dari hasil penghitungan di atas, diketahui bahwa hasil APY bank A adalah 9.38%, sementara bank F yaitu 9.31%.

Meski terlihat tidak berbeda jauh, tapi hasil penghitungan bank F menunjukkan nilai lebih tinggi.

Hal ini berarti, bank F menawarkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan bank A.

Baca juga: Mengenal Peluang Investasi Paling Menguntungkan di Indonesia

Mengenal Perbedaan APY dan APR

Annual Percentage Rate (APR) dan Annual Percentage Yield atau APY adalah istilah yang sama-sama digunakan dalam dunia keuangan.

Meski dari segi namanya terlihat mirip, tapi kedua istilah tersebut memiliki perbedaan yang signifikan. Pertama, perbedaan APR dan APY adalah pada fungsi atau penggunaannya.

APY sendiri digunakan untuk mengetahui besaran keuntungan yang akan didapatkan oleh nasabah ketika menabung atau berinvestasi.

Semakin tinggi nilai APY, maka return yang akan didapatkan juga akan banyak. Sementara itu, APR adalah persentase bunga yang akan dibebankan kepada nasabah ketika melakukan pinjaman.

Sehingga, semakin kecil nilai APR, maka nasabah akan mendapatkan banyak keuntungan, dan sebaliknya.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa, APY digunakan untuk menghitung bunga yang akan didapatkan. Sedangkan APR digunakan untuk menghitung bunga yang harus dibayar.

Selanjutnya, aspek pembeda dari APR dan APY adalah rumus dan penghitungan yang digunakan.

Penghitungan APY menggunakan sistem bunga majemuk (compounding interest) dan hanya untuk menghitung besaran keuntungan ril yang akan didapatkan.

Sementara itu, APR memakai bunga sederhana (simple interest) dan penghitungannya mengikutsertakan biaya transaksi, denda, serta beban ongkos lainnya. 

Adapun rumus yang digunakan untuk menghitung APR dalam pinjaman adalah sebagai berikut:

Annual Percentage Rate (APR) = (((fees + interest) : principal) : n x 365))) x 100

Adapun maksud fees dalam rumus tersebut adalah biaya transaksi dan ongkos lain yang harus dibayar nasabah.

Selanjutnya, interest adalah bunga, principal merujuk pada besaran pinjaman awal, dan simbol huruf n, yaitu jangka waktu dalam satuan hari.

Demikian informasi seputar APY mulai dari definisi hingga perbedaannya dengan APR. 

Dapat disimpulkan bahwa APY adalah salah satu indikator penting yang harus dipertimbangkan ketika berinvestasi.

Pasalnya, APY dapat memberikan gambaran mengenai potensi pengembalian investasi dalam jangka waktu satu tahun.

Nah, apabila tertarik untuk memulai investasi, Sobat Cuan bisa memakai fitur Life Goals OCBC NISP.

Dengan fitur investasi dari Life Goals OCBC NISP, Sobat Cuan bisa memulai investasi dengan modal yang terjangkau mulai dari Rp20.000/hari.

Tunggu apa lagi? Yuk, raih tujuan finansial bersama OCBC NISP!

Baca juga: Keputusan Investasi: Dasar, Tahapan, dan Tips Melakukannya

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!
  • Individu

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!

18 6月 2025

Jangan sampai proposalmu ditolak karena anggaran berantakan! Simak 5 kesalahan umum dalam menyusun anggaran biaya proposal yang wajib dihindari.

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!
  • Individu

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!

17 6月 2025

Tidak banyak yang tahu, tapi asuransi jiwa bisa dicairkan sebelum meninggal, loh! Namun tetap ada syarat dan ketentuannya. Yuk cek fakta-faktanya berikut ini!

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!
  • Individu

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!

13 6月 2025

Ternyata, 7 jenis pinjaman ini tercatat di BI Checking dan bisa mempengaruhi credit score jika tidak diselesaikan dengan baik. Cari tahu detailnya di artikal ini, yuk!

Mau Ambil KPR 200 Juta? Ini Cicilan Per Bulan yang Harus Disiapkan!
  • Individu

Mau Ambil KPR 200 Juta? Ini Cicilan Per Bulan yang Harus Disiapkan!

9 6月 2025

Cicilan per bulan untuk ambil KPR Rp 200 Juta berapa sih? berikut syarat dan simulasi lengkap sesuai tenor yang dipilih