Individu

Apa itu Agency Cost? Ini Pengertian, Jenis, dan Sumbernya

29 5月 2023 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Biaya keagenan atau agency cost adalah dana yang dikeluarkan pihak prinsipal terhadap agen perusahaan untuk melakukan pengawasan. 

Hal itu bisa terjadi karena pemegang saham (prinsipal) dan pihak manajemen perusahaan sering kali memiliki keputusan yang bertentangan.

Nah, dengan dikeluarkannya biaya keagenan, maka pemegang saham bisa menjamin manajer perusahaan untuk membuat keputusan yang lebih optimal.

Untuk mengetahui penjelasan mengenai pengertian agency cost, jenis, dan sumbernya, yuk, simak artikel ini sampai habis!

Apa itu Agency Cost?

Agency cost adalah istilah yang akrab didengar dalam dunia investasi. Pengertian agency cost adalah biaya yang dikeluarkan karena adanya konflik antara pemegang saham dan manajer perusahaan.

Nah, adanya konflik tersebut diakibatkan oleh perbedaan pendapat antara pemegang saham dan manajer perusahaan (agen). 

Maka dari itu, pemegang saham akan mengeluarkan biaya untuk memastikan agar agen perusahaan bertindak sesuai dengan kepentingan sebenarnya.

Adapun salah satu pengaruh agency cost terhadap kinerja perusahaan yaitu dapat meningkatkan biaya berlebihan atau dikenal dengan istilah free cash flow.

Apabila jumlah agency cost relatif tinggi, maka nilai perusahaan justru semakin menurun. 

Kondisi ini bisa terjadi ketika manajer perusahaan berupaya melindungi dirinya sendiri dengan mengabaikan kepentingan pemegang saham.

Hal itulah yang menyebabkan pemegang saham mengeluarkan biaya untuk mengawasi manajer perusahaan.

Adapun contoh agency cost adalah sebagai berikut:

  • Biaya yang dikeluarkan untuk membatasi tindakan agen agar sesuai dengan kepentingan, contohnya adalah menunjuk beberapa anggota luar perusahaan agar menjadi dewan direksi perusahaan.

  • Dana yang dikeluarkan untuk melakukan pengawasan manajerial, seperti biaya audit.

  • Opportunity cost ketika suara pemegang saham dibatasi oleh agen.

Baca juga: Apa itu Cadangan Devisa? Ini Fungsi, Jenis, dan Sumbernya!


Jenis Agency Cost

Menurut Jensen dan Meckling (1976) dalam penelitiannya yang berjudul Theory of the Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure, jenis agency cost terbagi menjadi tiga, yaitu biaya monitoring, bonding, dan residual loss.

Adapun penjelasan dari masing-masing jenis agency cost adalah sebagai berikut.

1. Monitoring Cost

Salah satu jenis agency cost adalah biaya monitoring. Tujuan dikeluarkannya monitoring cost adalah untuk mengawasi, mengamati, mengontrol, serta mengukur tindakan manajer perusahaan.

Sebab, manajer perusahaan berpotensi melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan kepentingan pemegang saham. 

Oleh sebab itu, monitoring cost perlu dikeluarkan untuk melindungi pemegang saham dari potensi kerugian dan memastikan jika dananya dalam kondisi aman.

2. Bonding Cost

Jenis agency cost berikutnya adalah biaya bonding. Berbeda dengan monitoring cost, biaya bonding dikeluarkan oleh pihak agen atau manajer perusahaan.

Tujuan dikeluarkannya bonding cost adalah untuk memastikan jika agen akan mematuhi aturan dan menunjukkan bahwa dirinya telah berperilaku sesuai dengan kepentingan pemegang saham.

3. Residual Loss

Jenis terakhir dari agency cost adalah residual loss. Residual loss adalah biaya yang keluar karena adanya perbedaan keputusan antara pemegang saham dan manajer perusahaan.

Contoh residual loss adalah menurunnya tingkat kesejahteraan pemegang saham, karena tindakan manajer perusahaan yang melanggar aturan.

Sumber Agency Cost

Setelah mengetahui pengertian agency cost dan jenis-jenisnya, Sobat OCBC NISP juga perlu memahami sumber biaya keagenan.

Adapun sejumlah sumber agency cost adalah sebagai berikut.

1. Biaya Teknik

Salah satu sumber agency cost adalah biaya teknik atau dana yang dikeluarkan untuk mengurangi masalah agen.

Cara kerja biaya teknik adalah dengan memanfaatkan peraturan agar mampu menyelaraskan kepentingan pemegang saham dan agen, seperti kompensasi eksekutif melalui pembayaran ekuitas.

Baca juga: Reksa Dana Terproteksi: Cara Kerja, Karakteristik & Risiko

2. Biaya Inheren

Sumber agency cost berikutnya adalah biaya inheren atau dana yang berkaitan dengan penggunaan agen.

Contoh kasus yang memerlukan biaya inheren adalah risiko manajer dalam memanfaatkan sumber daya perusahaan untuk kepentingan diri sendiri.

Tips Memperoleh Agency Cost yang Baik

Biaya keagenan yang besar tentu dapat berdampak buruk bagi perusahaan. Oleh sebab itu, perlu tips memperoleh agency cost yang baik agar tidak merugikan salah satu pihak.

Nah, berikut ini adalah sejumlah tips memperoleh agency cost yang baik.

1. Keselarasan Perusahaan dan Agen

Salah satu tips memperoleh agency cost yang baik adalah dengan menyelaraskan visi dan misi perusahaan dengan agen.

Meskipun agen adalah bagian dari perusahaan, tetapi bisa saja manajer ini melakukan penyimpangan visi dan misi. 

Oleh sebab itu, penting untuk menyelaraskan tujuan dari pihak manajemen pusat perusahaan dengan agen.

2. Pelaporan Keuangan Secara Transparan

Pencatatan serta pelaporan keuangan yang transparan juga bisa membantu mengendalikan biaya keagenan.

Pasalnya, dengan laporan keuangan yang transparan, valid, dan realtime, akan memudahkan berbagai pihak untuk mengetahui kondisi finansial perusahaan.

Dengan begitu, pengambilan keputusan mengenai agency cost akan lebih tepat dan terkendali.

Demikian sederet informasi tentang apa itu agency cost, jenis, sumber, hingga tips memperoleh biaya keagenan yang baik.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa agency cost adalah upaya para pemegang saham untuk mengurangi risiko kerugian dengan mengeluarkan biaya pengawasan kepada agen.

Nah, apabila ingin mengembangkan dana dengan lebih aman, Sobat OCBC NISP bisa mencoba layanan investasi dari Bank OCBC NISP.

Bank OCBC NISP memiliki sejumlah layanan investasi, seperti reksa dana, obligasi, hingga proteksi, yang dikelola langsung oleh manajer berpengalaman.

Dengan begitu, uang Sobat OCBC NISP akan dikelola secara lebih aman.

Untuk itu, tunggu apa lagi, yuk, mulai berinvestasi dan persiapkan masa depan bersama OCBC NISP!

Baca juga: 7 Prinsip Manajemen Keuangan dalam Pengelolaan Perusahaan

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!
  • Individu

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!

18 6月 2025

Jangan sampai proposalmu ditolak karena anggaran berantakan! Simak 5 kesalahan umum dalam menyusun anggaran biaya proposal yang wajib dihindari.

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!
  • Individu

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!

17 6月 2025

Tidak banyak yang tahu, tapi asuransi jiwa bisa dicairkan sebelum meninggal, loh! Namun tetap ada syarat dan ketentuannya. Yuk cek fakta-faktanya berikut ini!

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!
  • Individu

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!

13 6月 2025

Ternyata, 7 jenis pinjaman ini tercatat di BI Checking dan bisa mempengaruhi credit score jika tidak diselesaikan dengan baik. Cari tahu detailnya di artikal ini, yuk!

Berapa Lama Proses KPR di Bank? Ini Tahapannya
  • Individu

Berapa Lama Proses KPR di Bank? Ini Tahapannya

9 6月 2025

Ingin mengajukan KPR di Bank? Pelajari estimasi waktu proses KPR, mulai dari pengajuan hingga pencairan dana, serta tips agar pengajuan Anda cepat disetujui