Individu

Mengenal Rumus Elastisitas Permintaan, Ini Contohnya!

6 6月 2023 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Rumus elastisitas permintaan adalah salah satu alat yang digunakan untuk menghitung demand.

Dengan memahami rumus elastisitas permintaan, demand untuk produk atau layanan yang dijual dapat dihitung dan diperkirakan.

Oleh karena itu, memahami konsep serta rumus elastisitas permintaan merupakan hal yang cukup penting. Untuk memahaminya, simak artikel ini sampai habis!

Apa Itu Elastisitas Permintaan?

Elastisitas permintaan adalah gambaran tentang sejauh mana permintaan suatu produk merespons perubahan harga.

Jika nilai elastisitas tinggi, maka permintaan terhadap harga akan responsif. Sebagai contoh, ketika harga naik, jumlah produk yang dibeli cenderung akan menurun secara signifikan.

Sedangkan, jika nilai elastisitas rendah, maka permintaan tidak terlalu terpengaruh oleh perubahan harga. Dengan kata lain, permintaan akan naik secara signifikan.

Pemahaman elastisitas permintaan ini penting bagi produsen dan pemasar dalam menentukan harga serta strategi pemasaran yang optimal.

Oleh karena itu, pastikan Sobat OCBC NISP memahami ulasan mengenai elastisitas permintaan, hingga sampai ke rumus dan contoh perhitungannya.

Jenis Elastisitas Permintaan

Berikut ini jenis-jenis elastisitas yang perlu Sobat OCBC NISP ketahui, di antaranya yaitu:

1. Elastis

Elastis berarti barang atau jasa sangat responsif terhadap perubahan harga. Sebagai contoh, pakaian dan makanan ringan. 

Ketika harga naik, permintaan akan turun secara signifikan, dan sebaliknya, ketika harga turun, permintaan akan meningkat secara signifikan. Permintaan akan bersifat elastis, jika E > 1.

2. Inelastis

Inelastis berarti perubahan harga memiliki dampak lebih kecil dibandingkan dengan perubahan kuantitas barang atau jasa yang diminta. 

Dalam hal ini, perubahan harga signifikan tidak akan diikuti oleh perubahan kuantitas permintaan yang besar. 

Sebagai contoh, permintaan terhadap beras yang merupakan kebutuhan primer. Permintaan akan bersifat inelastis, jika E < 1.

3. Elastis Uniter

Elastis uniter berarti perubahan harga sama dengan perubahan kuantitas permintaan, contohnya adalah alat elektronik. Permintaan akan bersifat elastis uniter, jika E = 1.

4. Elastis Sempurna

Elastis sempurna menggambarkan situasi di mana permintaan bisa mencapai jumlah yang tak terbatas, meski harga barang tetap (tidak berubah), contohnya adalah garam dan gula.

Permintaan akan bersifat elastis sempurna, jika E = ∞ atau tak terbatas.

5. Inelastis Sempurna

Inelastis sempurna artinya adalah permintaan memiliki angka koefisien yang sama dengan 0. 

Artinya, perubahan harga tidak berpengaruh sama sekali terhadap jumlah permintaan. Sebagai contoh, obat-obatan yang terus dibutuhkan ketika sakit.

Permintaan akan bersifat inelastis sempurna, jika E = 0.

Baca juga: Siapa Saja Pihak Pengguna Laporan Keuangan? Yuk, Kenali!

Rumus Elastisitas Permintaan

Berikut contoh rumus elastisitas permintaan yang perlu Sobat OCBC NISP ketahui: 

Koefisien elastisitas permintaan = % perubahan permintaan : % perubahan harga

Atau 

Ed = ∆Q/∆P x P/Q

Keterangan:

Ed = Nilai koefisien elastisitas permintaan

∆Q = Perubahan jumlah penawaran

∆P = Perubahan harga

Q = Jumlah permintaan awal

P = Harga awal

Contoh Perhitungan Elastisitas Permintaan

Nah, setelah mengetahui rumus elastisitas permintaan di atas, mari kita coba melakukan perhitungannya, lewat 3 contoh soal berikut.

Contoh Soal 1

Harga buah mangga di pasar mengalami penurunan dari Rp25.000/kg menjadi Rp20.000/kg. Sementara itu, jumlah permintaan di pasar meningkat dari 200 kg menjadi 350 kg. 

Berdasarkan informasi di atas, berapakah nilai dari tingkat elastisitas permintaannya? 

Diketahui: 

ΔQ = 350kg - 200kg = 150kg

ΔP = Rp25.000 - Rp20.000 = Rp5.000 

P = Rp25.000 

Q = 200kg 

Jawab:

Nah, untuk menjawab soal di atas, Sobat OCBC NISP dapat menggunakan rumus elastisitas permintaan sebelumnya, yaitu:

Ed = ∆Q/∆P x P/Q

Ed = 150/5.000 x 25.000/200

Ed = 0,03 x 125

Ed = 3,75

Berdasarkan hasil Ed di atas, dapat disimpulkan bahwa permintaan buah mangga di pasar bersifat elastis, yaitu E > 1.

Baca juga: Apa itu Neto? Kaitan dengan Bruto & Tara serta Cara Hitung

Contoh Soal 2

Permintaan akan daging kambing di pasar mengalami kenaikan, dari 30kg menjadi 50kg. 

Meskipun begitu, harga daging kambing tetap stabil pada harga Rp80.000/kg. Lalu, berapakah tingkat elastisitas permintaan akan daging kambing tersebut? 

Diketahui: 

ΔQ = 50kg - 30kg = 20kg 

ΔP = 0 (nol, karena harga tetap) 

P = Rp80.000 

Q = 30 kg

Jawab:

Ed = ∆Q/∆P x P/Q

Ed = 20/0 x 80.000/30

Ed = Tidak terhingga

Berdasarkan hasil Ed di atas, dapat disimpulkan bahwa permintaan daging kambing di pasar bersifat elastis sempurna, yaitu E = ∞.

Contoh Soal 3

Harga microwave di toko elektronik Aseng mengalami penurunan dari Rp500.000 menjadi Rp250.000. 

Akibatnya, konsumen semakin banyak yang ingin membeli microwave, sehingga jumlah permintaannya naik, yaitu dari 150 unit menjadi 300 unit. 

Lalu, berapakah nilai dari tingkat elastisitas permintaan alat elektronik tersebut?

Diketahui: 

ΔQ = 300 unit - 150 unit = 150 unit

ΔP = Rp250.000 - Rp500.000 = -Rp250.000 

P = Rp500.000 

Q = 150 unit 

Jawab:

Ed = ∆Q/∆P x P/Q

Ed = 150/-250.000 x 500.000/150

Ed = 0,0003 x 3,3333

Ed = 1

Berdasarkan hasil Ed di atas, dapat disimpulkan bahwa permintaan microwave di pasar bersifat elastis uniter, yaitu E = 1.

Demikian informasi seputar rumus elastisitas permintaan yang bisa dipelajari untuk memperkirakan demand suatu produk atau jasa.

Jika Sobat OCBC NISP berkecimpung dalam dunia bisnis, memahami konsep ini dapat membantu penentuan harga produk atau jasa yang tepat. 

Selain itu, Sobat OCBC NISP juga dapat memperluas pengetahuan dengan mempelajari informasi terkait pengelolaan arus kas usaha di OCBC NISP.

Ayo, kelola keuangan usaha Sobat OCBC NISP dengan lebih baik bersama OCBC NISP!

Baca juga: Lembaga Pembiayaan: Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis & Contoh

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!
  • Individu

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!

18 6月 2025

Jangan sampai proposalmu ditolak karena anggaran berantakan! Simak 5 kesalahan umum dalam menyusun anggaran biaya proposal yang wajib dihindari.

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!
  • Individu

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!

17 6月 2025

Tidak banyak yang tahu, tapi asuransi jiwa bisa dicairkan sebelum meninggal, loh! Namun tetap ada syarat dan ketentuannya. Yuk cek fakta-faktanya berikut ini!

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!
  • Individu

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!

13 6月 2025

Ternyata, 7 jenis pinjaman ini tercatat di BI Checking dan bisa mempengaruhi credit score jika tidak diselesaikan dengan baik. Cari tahu detailnya di artikal ini, yuk!

Berapa Lama Proses KPR di Bank? Ini Tahapannya
  • Individu

Berapa Lama Proses KPR di Bank? Ini Tahapannya

9 6月 2025

Ingin mengajukan KPR di Bank? Pelajari estimasi waktu proses KPR, mulai dari pengajuan hingga pencairan dana, serta tips agar pengajuan Anda cepat disetujui