Individu

Surat Perjanjian Hutang Piutang: Fungsi dan Contohnya

15 7月 2024 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Surat perjanjian hutang merupakan dokumen penting yang seharusnya ada saat terjadi transaksi hutang piutang, antar individu, individu dengan lembaga, maupun lembaga dengan lembaga.

Secara umum, surat ini berisi tentang kesepakatan hutang piutang antara para pihak yang terlibat, termasuk besaran hutang, bunga, barang apa yang menjadi jaminan, hingga tenggat waktu pengembalian.

Baca juga: Bagaimana Cara Hutang Bank tanpa Jaminan? KTA OCBC Aja!

Fungsi Surat Perjanjian Hutang Piutang

Surat perjanjian ini adalah dokumen penting yang memiliki berbagai fungsi dalam mengatur transaksi pinjaman uang antara dua pihak. Berikut adalah beberapa fungsi utama dari surat perjanjian hutang piutang.

1. Sebagai Bukti Tertulis yang Sah

Surat perjanjian hutang piutang berfungsi sebagai bukti tertulis yang sah atas transaksi pinjaman uang antara pemberi pinjaman dan peminjam.

Dokumen ini memuat semua ketentuan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak, seperti jumlah pinjaman, jangka waktu pengembalian, bunga, dan denda keterlambatan.

Adanya bukti tertulis ini memudahkan pembuktian jika terjadi perselisihan atau masalah hukum di kemudian hari.

2. Menjelaskan Hak dan Kewajiban Kedua Pihak

Dalam surat perjanjian hutang piutang, hak dan kewajiban kedua belah pihak dijelaskan dengan jelas dan rinci.

Pihak pemberi pinjaman memiliki hak untuk menerima pengembalian dana sesuai dengan kesepakatan, sementara pihak peminjam memiliki kewajiban untuk mengembalikan dana tersebut dalam jangka waktu pelunasan yang telah ditentukan.

Selain itu, surat ini juga mencantumkan kewajiban tambahan, seperti memberikan jaminan atau membayar bunga, serta hak pemberi pinjaman untuk menagih hutang jika terjadi keterlambatan.

3. Menetapkan Ketentuan Sanksi dan Jaminan

Surat perjanjian hutang piutang juga berfungsi untuk menetapkan ketentuan sanksi yang akan dikenakan jika salah satu pihak melanggar perjanjian. Misalnya, jika peminjam terlambat membayar cicilan, sanksi berupa denda harian dapat dikenakan.

Selain itu, jika perjanjian ini melibatkan jaminan, surat tersebut akan menjelaskan jenis dan kondisi jaminan yang diberikan oleh peminjam kepada pemberi pinjaman.

4. Mengatur Penyelesaian Perselisihan

Surat perjanjian hutang piutang biasanya mencakup klausul penyelesaian perselisihan yang mengatur bagaimana perselisihan akan diselesaikan jika terjadi di masa mendatang.

Klausul ini dapat menyatakan bahwa kedua belah pihak akan berusaha menyelesaikan perselisihan secara musyawarah terlebih dahulu. Jika tidak berhasil, perselisihan dapat diselesaikan melalui jalur hukum di pengadilan yang disepakati oleh kedua belah pihak.

Baca juga: 10 Tips Mengelola Uang Pinjaman dari Bank dengan Bijak

Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang

Berikut ini adalah contoh surat perjanjian hutang piutang sebagaimana dikutip dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII).

Surat Perjanjian

Hutang-Piutang

 

Pada hari ini ------------------ tanggal ( --- tanggal, bulan, dan tahun --- ), kami yang bertanda tangan di bawah ini:

 

Nama                          :  ---------------------------------------------------

Umur                                       :  ---------------------------------------------------

Pekerjaan                                :  ---------------------------------------------------

No. KTP / SIM              :  ---------------------------------------------------

Alamat                        :  ---------------------------------------------------

Telepon                                   :  ---------------------------------------------------

 

Bertindak untuk dan atas nama diri sendiri dan untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

 

Nama                          :  ---------------------------------------------------

Umur                                       :  ---------------------------------------------------

Pekerjaan                                :  ---------------------------------------------------

No. KTP / SIM              :  ---------------------------------------------------

Alamat                        :  ---------------------------------------------------

Telepon                                   :  ---------------------------------------------------

 

Bertindak untuk dan atas nama diri sendiri dan untuk selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

 

a. Dengan ini menyatakan, bahwa PIHAK PERTAMA telah dengan sah dan benar mempunyai utang uang karena pinjaman kepada PIHAK KEDUA, sebesar [(Rp ----------------------,00) (---- jumlah uang dalam huruf ---- )].

 

b. PIHAK PERTAMA mengakui telah menerima jumlah uang tersebut secara lengkap dari PIHAK KEDUA sebelum penandatanganan Surat Perjanjian ini, sehingga Surat Perjanjian ini diakui oleh kedua belah pihak dan berlaku sebagai tanda penerimaan yang sah.

 

c. PIHAK KEDUA dengan ini menyatakan telah menerima pengakuan berhutang dari PIHAK PERTAMA tersebut di atas.

 

d. Kedua belah pihak telah bersepakat untuk mengadakan serta mengikatkan diri terhadap syarat-syarat serta ketetapan-ketetapan dalam perjanjian ini yang diatur dalam beberapa pasal sebagai berikut:

 

(Tuliskan poin-poin kesepakatan antara pemberi pinjaman dan peminjam terkait hutang piutang)

 

Demikian surat perjanjian ini dibuat dengan sadar dan tanpa paksaan oleh pihak-pihak terkait dengan disaksikan oleh 2 orang saksi.

 

 

Pihak Pertama

 

 

 

 

(Nama)

Pihak Kedua

 

 

 

 

(Nama)

 

 

 

Saksi I

 

 

 

 

(Nama)

 

 

 

Saksi II

 

 

 

 

(Nama)

Itulah ulasan mengenai surat perjanjian hutang piutang yang perlu kamu ketahui. Buatlah surat seperti ini jika kamu terlibat transaksi hutang piutang dengan siapapun, terutama dalam jumlah besar.

Kamu juga bisa mendapatkan informasi menarik lain seputar keuangan dan perbankan dengan membuka halaman Article OCBC!

Baca juga: Instrumen Utang: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Contohnya

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!
  • Individu

5 Kesalahan Fatal Anggaran Proposal yang Bikin Ditolak Client!

18 6月 2025

Jangan sampai proposalmu ditolak karena anggaran berantakan! Simak 5 kesalahan umum dalam menyusun anggaran biaya proposal yang wajib dihindari.

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!
  • Individu

Apakah Asuransi Jiwa Bisa Dicairkan Sebelum Meninggal Dunia? Cek Faktanya di Sini!

17 6月 2025

Tidak banyak yang tahu, tapi asuransi jiwa bisa dicairkan sebelum meninggal, loh! Namun tetap ada syarat dan ketentuannya. Yuk cek fakta-faktanya berikut ini!

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!
  • Individu

Pinjaman Apa Saja yang Masuk BI Checking? Cek 7 Jenis Ini!

13 6月 2025

Ternyata, 7 jenis pinjaman ini tercatat di BI Checking dan bisa mempengaruhi credit score jika tidak diselesaikan dengan baik. Cari tahu detailnya di artikal ini, yuk!

Mau Ambil KPR 200 Juta? Ini Cicilan Per Bulan yang Harus Disiapkan!
  • Individu

Mau Ambil KPR 200 Juta? Ini Cicilan Per Bulan yang Harus Disiapkan!

9 6月 2025

Cicilan per bulan untuk ambil KPR Rp 200 Juta berapa sih? berikut syarat dan simulasi lengkap sesuai tenor yang dipilih