Individu

Menilik kinerja Obligasi Ritel Indonesia

7 2月 2022 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Saat kita membeli obligasi, dengan tingkat imbalan yang lebih tinggi dibandingkan produk simpanan tradisional seperti deposito, tentunya memiliki risiko yang lebih tinggi. Risiko utama yang dimaksud disini adalah risiko penurunan harga atas modal.

Seperti yang diketahui, obligasi diterbitkan di pasar perdana di harga 100, atau disebut dengan par. Nah, saat diperdagangkan di pasar sekunder sebelum jatuh tempo, maka harga obligasi ini dapat bergerak naik turun, sebelum kembali di harga 100 saat jatuh tempo. Faktor utama yang mempengaruhi naik turunnya harga obligasi adalah risiko perubahan suku bunga acuan. Jika terjadi kenaikan suku bunga acuan dari Bank Indonesia, maka harga obligasi berpotensi turun, karena selisih antara bunga deposito dan kupon obligasi akan berkurang, dan investor akan cenderung kembali ke deposito. Sebaliknya, jika suku bunga acuan mengalami penurunan, maka harga obligasi berpotensi naik, karena selisih antara bunga deposito dan kupon obligasi akan meningkat, dan investor akan cenderung beralih pada obligasi akibat imbalan yang lebih tinggi.

Bagaimana dengan Obligasi Ritel Indonesia (ORI)? Mari kita lihat kinerja dari seri ORI sebelumnya yang saat ini masih belum jatuh tempo, yaitu ORI seri 16 hingga 20.



Sumber: Bloomberg, 2 Februari 2022

Untuk ORI seri ke-16 hingga 20, yang saat ini diperdagangkan di pasar sekunder, berdasarkan kinerja historis terlihat bahwa kelima seri ini belum pernah mengalami penurunan harga yang signifikan, dan relatif terjaga di atas harga par. Perlu diingat bahwa, kinerja masa lalu tidaklah mencerminkan kinerja di masa yang akan datang, dan bukan berarti harga ORI tidak akan pernah turun. Namun, dapat terlihat bahwa naik turunnya harga ORI bersifat terbatas. Hal ini diakibatkan tenor ORI yang relatif singkat, sehingga risiko perubahan suku bunga tidak terlalu berdampak signifikan pada harga.

Untuk seri ORI21, dengan tingkat kupon 4.9%, yang masih diatas tingkat suku bunga acuan 7- day Reverse Repo Rate di 3.5% tentunya masih memberikan net return yang cukup menarik.

Info lengkap: bit.ly/on-ORI021

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

OCBC mobile

OCBC mobile

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

Apa itu Kartu Debit? Hal-Hal Seputar & Cara Memakainya
  • Individu

Apa itu Kartu Debit? Hal-Hal Seputar & Cara Memakainya

28 9月 2026

Kartu debit adalah salah satu kartu dari bank yang berfungsi untuk pembayaran secara elektronik. Karena fungsinya ini, debit card sering disalah artikan sebagai kartu kredit. Faktanya, dua benda tersebut sebenarnya berbeda. Mengapa begitu? Ini jawabannya.

Apa Itu Gaji UMR? Simak Perbedaannya dengan UMP dan UMK!
  • Individu

Apa Itu Gaji UMR? Simak Perbedaannya dengan UMP dan UMK!

1 8月 2026
Apa itu gaji UMR? Yuk, simak penjelasan selengkapnya!
Cara Cek Saldo Jamsostek Lewat HP
  • Individu

Cara Cek Saldo Jamsostek Lewat HP

20 7月 2026

Tak cuma offline, cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan kini bisa dilakukan secara online. Jika kamu mencari referensi untuk mengetahui cara untuk mengecek dari handphone (HP), kamu bisa terus membaca artikel ini.

8 Cara Menabung Anak Sekolah yang Bikin Rajin dan Semangat!
  • Individu
  • Nyala

8 Cara Menabung Anak Sekolah yang Bikin Rajin dan Semangat!

7 7月 2026
Yuk terapkan cara menabung untuk anak sekolah berikut ini, pasti berhasil! 

交易便捷 指尖上的银行

下载OCBC mobile(华侨银行移动端)!