Coldplay, band asal Inggris, telah menggelar konser di berbagai negara, termasuk di Jakarta, Indonesia pada 15 November 2023 lalu. Akan tetapi, apakah Sobat OCBC sudah tahu apa saja fakta menarik konser Coldplay, tak hanya di Indonesia, namun juga di berbagai negara lainnya?
Ya, selain menyajikan pertunjukan musik, konser Coldplay yang bertajuk "Music of The Spheres World Tour" juga menampilkan berbagai momen menarik yang meninggalkan kesan mendalam di hati para penggemar.
Nah, bagi Sobat OCBC yang ingin menghadiri konser Coldplay di luar negeri, memahami berbagai fakta menarik konser Coldplay di berbagai negara mungkin bisa jadi salah satu persiapan nonton konser yang dapat dilakukan. Bagaimana maksudnya? Temukan jawaban selengkapnya dalam artikel berikut!
Fakta Menarik Konser Coldplay di Berbagai Negara
Music of The Spheres World Tour adalah konser yang menandai kembalinya Coldplay ke dunia musik setelah pandemi COVID-19 lalu. Berikut adalah beberapa fakta menarik konser Coldplay di berbagai negara, termasuk Indonesia.
1. Kesempatan Pertama di Indonesia
Coldplay menggelar konser pertamanya di Indonesia pada 15 November 2023 lalu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Konser Coldplay Jakarta menjadi momen menarik karena merupakan kesempatan pertama bagi Coldplay untuk menyapa penggemar musiknya di Indonesia.
Sebelum konser, antusiasme publik Indonesia terhadap kedatangan Coldplay sangat tinggi, terbukti dari jumlah percakapan di media sosial yang mencapai 10.400 dalam waktu singkat setelah pengumuman kedatangan Coldplay ke Indonesia.
Jakarta bahkan menempati peringkat pertama dalam jumlah penonton kanal Coldplay di YouTube, yang menunjukkan basis penggemar yang besar di Indonesia.
Konser ini juga menampilkan momen unik, seperti vokalis Coldplay, Chris Martin, yang menyampaikan pantun dalam bahasa Indonesia, serta berbagai momen menarik lainnya yang terekam selama konser. Dengan demikian, konser Coldplay di Indonesia menjadi momen bersejarah bagi penggemar musik di tanah air.
2. Mengusung Tema Sustainability
Fakta menarik konser Coldplay selanjutnya adalah pengangkatan tema sustainability yang diaplikasikan di hampir setiap aspek. Konser ini memasukkan tema sustainability dengan upaya untuk meminimalisasi dampak negatif terhadap lingkungan.
Coldplay berupaya mengurangi jejak karbon dengan menggunakan formula baru untuk mengurangi bahan kimia yang berbahaya saat pertunjukan menggunakan pyrotechnic dan confetti. Bahkan, Coldplay juga memanfaatkan sumber daya terbarukan, seperti minyak nabati yang diolah secara khusus dan tenaga surya selama konser.
Gelang konser Coldplay (Xylobands) yang disediakan untuk penonton juga merupakan salah satu upaya untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, karena gelang tersebut harus dikembalikan setelah konser selesai dan dapat digunakan kembali pada konser berikutnya.
3. Penampilan Persentase Pengembalian Gelang Xylobands
Coldplay menampilkan leaderboard yang berisikan persentase pengembalian Xylobands di konser-konser sebelumnya, tak terkecuali saat konser di Perth, Australia pada 18 dan 19 November 2023 lalu.
Namun, dari kota-kota di dunia yang ditampilkan di layar, tidak ada nama Jakarta. Hal ini diketahui melalui akun @jktgo yang membagikan tangkapan layar leaderboard persentase pengembalian Xylobands di beberapa negara.
Menurut unggahan tersebut, hanya empat negara yang terpampang dengan persentase tertinggi pengembalian gelang Xylobands. Tokyo memimpin dengan persentase pengembalian Xylobands sebesar 97%, diikuti oleh Copenhagen dengan 96%, Buenos Aires dengan 94%, dan Kaohsiung dengan 93%. Namun, Jakarta tidak tercantum dalam leaderboard tersebut.
Baca juga: Begini Cara Beli Tiket Konser di Luar Negeri, Yuk Pahami!
4. Aksi Reboisasi
Coldplay melakukan aksi reboisasi atau penghijauan kembali sebagai bagian dari upaya mereka untuk menjalankan konser ramah lingkungan. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari aksi Go Green yang mereka terapkan selama konser.
Selain itu, Coldplay juga bermitra dengan beberapa organisasi pemerhati lingkungan, seperti One Tree Planted, ClientEarth, Grantham Institute, dan lainnya. Mereka berjanji akan menanam pohon untuk setiap tiket yang terjual.
Bahkan, Coldplay juga menyediakan merchandise dari bahan-bahan organik dan 100% ramah lingkungan. Dengan demikian, Coldplay berkomitmen untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan selama konser mereka dengan berbagai cara, termasuk penghijauan kembali, penggunaan sumber daya terbarukan, dan mendaur ulang.
5. Fasilitas Konser yang Memanjakan Penggemar
Selain penampilan musik yang mengesankan, Coldplay juga menyediakan beragam fasilitas konser yang dapat digunakan oleh para penggemar.
Coldplay menyediakan aplikasi seluler yang dapat diunduh oleh para penggemar secara gratis. Aplikasi ini berfungsi untuk menghitung total jejak karbon yang dihasilkan oleh penonton selama konser berlangsung.
Selain itu, Coldplay juga ditemani oleh dua juru bahasa isyarat yang akan membantu penonton yang mengalami gangguan pendengaran untuk menikmati konser. Bahkan, ada juga platform khusus yang disediakan bagi mereka yang memiliki gangguan penglihatan.
6. Penampilan Lagu-Lagu Hits
Konser ini menampilkan beberapa lagu terkenal Coldplay, seperti "Yellow", "The Scientist", "Fix You", "Viva La Vida", "Paradise", "Clocks", "Adventure of a Lifetime", dan "My Universe".
Penggemar juga dapat menghayati setiap lagu melalui gelang LED Xylobands yang dapat mengeluarkan cahaya yang berbeda-beda sesuai dengan lagu yang sedang dimainkan, sehingga suasana pun lebih hidup dan interaktif.
7. Aksi Melamar Pasangan
Beberapa aksi melamar pasangan di konser Coldplay di berbagai negara telah menjadi viral dan menciptakan momen romantis yang tak terlupakan. Disaksikan oleh band favorit dan ditonton oleh ribuan manusia, tentu membuat momen lamaran tersebut menjadi lebih bermakna.
Momen lamaran ini dapat ditemukan di hampir setiap konser Coldplay di berbagai negara, tak terkecuali di Indonesia. Biasanya, pasangan akan melamar kekasihnya saat Coldplay membawakan lagu “Yellow”, di mana lagu tersebut mengekspresikan perasaan cinta yang kuat dan kesetiaan yang tulus dalam sebuah hubungan.
8. Konser 6 Hari di Singapura
Coldplay akan menggelar konser selama 6 hari di Singapura di Singapore National Stadium dari tanggal 23 hingga 24 Januari, dan kemudian dari tanggal 26 hingga 27 Januari 2024. Tak berhenti sampai di situ, konser ini akan diperpanjang dua hari lagi hingga 30 dan 31 Januari 2024, karena tingginya permintaan dari para penggemar selama penjualan tiket.
Keputusan untuk memperpanjang konser di Singapura telah menimbulkan diskusi tentang alasan di balik durasi konser yang lebih pendek di negara lain, seperti Indonesia. Disebutkan bahwa Coldplay mungkin memiliki kriteria sustainability untuk konser mereka, seperti polusi dan transportasi umum, yang mungkin memengaruhi keputusan mereka.
Jadi, bagi Sobat OCBC yang kemarin belum berkesempatan menghadiri konser mereka di Jakarta, mungkin bisa mencoba untuk datang di konser Coldplay di Singapura pada Januari 2024 mendatang.
Nah, guna memudahkan Sobat OCBC dalam menikmati konser Coldplay di Singapura, pastikan untuk memiliki kartu transaksi dengan sejuta manfaat, seperti kartu kredit dari OCBC.
Dengan kartu kredit dari OCBC, Sobat OCBC bisa menikmati berbagai kemudahan, termasuk diskon hingga 10% dengan bertransaksi di Pazzion Café, Scoop Wholefoods, hingga Emirates Singapore.
Jadi, daripada nyalahin mahalnya biaya belanja di luar negeri yang tidak murah, mending NYALA-in aja dengan promo kartu kredit yang dapat Sobat OCBC nikmati selama berada di Singapura nantinya. Jadi, pengalaman konser pun akan lebih menyenangkan karena Sobat OCBC tak perlu khawatir dengan kemudahan transaksi di luar negeri.
Tunggu apa lagi? Yuk, jadi nasabah OCBC dan nikmati berbagai promo kartu kredit yang disediakan sekarang juga!
Baca juga: 5 Tips Mengelola Dana untuk Nonton Konser, Yuk Simak!