Salah satu cara kreatif yang bisa kamu pakai adalah memakai pantun sindiran halus. Selain menggelitik, pantun juga dianggap lebih efektif untuk menagih hutang karena mudah diingat.
Selain mudah diingat, pantun untuk menagih hutang juga dianggap lebih menarik. Penyampaiannya terkesan halus namun pesan yang ingin disampaikan tegas dan tentunya tidak menyinggung.
Tentu saja tak seluruh percakapan menggunakan pantun. Namun pantun ini bisa kamu gunakan sebagai percakapan pembukaan agar suasana lebih cair dan tidak tegang.
Contoh Pantun Sindiran untuk Menagih Hutang
Pantun yang Mengingatkan Janji
- Pergi ke pasar membeli ikan, Jangan lupa beli cabai. Katanya besok mau bayarkan, Sampai sekarang belum juga usai.
- Makan nasi pakai sambal, Minum air putih segelas. Janji hutang tak pernah batal, Jangan sampai jadi malas.
Pantun yang Menyinggung Lupa
- Burung terbang tinggi sekali, Hingga sampai ke awan. Sudah lupa dengan janji, Hutangku kapan dibayarkan?
- Pergi ke kebun memetik mangga, Buah jatuh mengenai kepala. Sudah lama hutang tak terjaga, Sepertinya sudah lupa.
Baca Juga: Pinjaman Modal Usaha: Jenis hingga Cara Mendapatkannya
Tips Menggunakan Pantun Sindiran
Menggunakan pantun sindiran untuk menagih hutang memang efektif. Namun untuk menggunakannya, kamu perlu memperhatikan tips-tips berikut ini:
- Sesuaikan dengan Situasi
Pilih pantun yang sesuai dengan situasi dan hubungan kamu dengan orang yang berhutang.
- Jangan Terlalu Kasar
Hindari pantun yang terlalu kasar atau menyakitkan. Tujuannya adalah untuk mengingatkan, bukan untuk menyinggung.
- Sampaikan dengan Nada Santai
Sampaikan pantun dengan nada santai dan penuh canda, agar suasana tidak tegang.
- Ikuti dengan Tindak Lanjut
Setelah mengirimkan pantun, jangan lupa untuk menindaklanjuti dengan cara yang lebih serius jika belum ada respons.
Kamu juga perlu ingat bahwa ada beberapa kasus hutang piutang yang tidak cocok ditagih menggunakan pantun sindiran. Apa saja?
- Jumlah Hutang Besar
Untuk hutang dengan jumlah yang besar, sebaiknya gunakan pendekatan yang lebih serius dan formal.
- Hubungan yang Sensitif
Jika hubungan kamu dengan orang yang berhutang sedang tegang, hindari menggunakan humor.
- Orang yang Tidak Suka Bercanda
Jika orang yang kamu ajak bicara tidak suka dengan humor, sebaiknya hindari menggunakan pantun sindiran.
Meskipun menggunakan pantun sindiran bisa menjadi cara yang kreatif untuk menagih hutang, komunikasi yang baik tetap menjadi kunci utama untuk membuat orang yang berhutang membayar.
Baca Juga: 8+ Cara Menggunakan Kartu Kredit Bijak untuk Pemula
Setelah menggunakan pantun, jangan ragu untuk menanyakan secara langsung kapan hutang akan dibayarkan. Tujuan menagih hutang ini harus jelas agar orang yang ditagih mengerti dan segera membayar hutang.
Jika kamu malas dengan urusan menagih hutang, ada baiknya jika ada orang yang berniat berhutang kepada kamu, diminta untuk berhutang ke Bank. Saat ini, sudah banyak pinjaman di Bank yang prosesnya dan syaratnya mudah.
Salah satu Bank yang memberi kemudahan adalah Bank OCBC karena pengajuan hutang bisa dilakukan melalui aplikasi OCBC mobile. Prosesnya cepat, syaratnya pun mudah.
Ada tiga produk KTA OCBC yang bisa kamu pilih yaitu KTA Cashloan, KTA Cashbiz, KTA Payroll.
1. KTA Cashloan
Produk pertama adalah KTA Caschloan, yaitu pinjaman tunai tanpa agunan yang didesain untuk memenuhi kebutuhan dan rencana yang sulit menjadi mudah.
Baca Juga: Perbedaan Kredit Produktif dan Konsumtif yang Wajib Diketahui
Dengan KTA Cashloan, kamu bisa mendapatkan pinjaman dana segar hingga Rp200 Juta, tenor panjang hingga 3 tahun, dan syarat pengajuan yang mudah. Selain itu, suku bunga untuk produk ini juga rendah, yaitu flat mulai dari 0,98% per bulan.
Syarat mengajukan KTA Cashloan antara lain:
- Warga Negara Indonesia
- Memiliki e-KTP dan e-mail aktif
- Usia minimum 21 tahun pada saat pengajuan dan maksimum 55 tahun pada saat pinjaman berakhir
- Berdomisili di Coverage Area OCBC
- Memiliki penghasilan tetap
Adapun dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan KTA Cashloan yaitu:
- Foto Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP)
- Foto selfie dengan e-KTP
- Foto tanda tangan di atas kertas putih
- Foto Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) (Untuk pengajuan dimulai dari limit Rp50 Juta)
Saat mengajukan KTA Cashloan, kamu akan dikenakan beberapa biaya sebagai berikut:
- Biaya pencairan pinjaman: Rp25 Ribu
- Biaya materai: Rp10 Ribu
- Biaya provisi: 3% dari total pinjaman atau minimum Rp150 Ribu
- Biaya keterlambatan: 5% dari jumlah angsuran
- Premi asuransi jiwa (opsional): 1,5% dari total pinjaman
- Biaya pelunasan dipercepat: 8% dari sisa tagihan pokok
Baca juga: Pinjaman Modal Usaha: Jenis hingga Cara Mendapatkannya
2. KTA Cashbiz
Berikutnya adalah KTA Cashbiz, yaitu pinjaman tunai tanpa agunan yang didesain untuk meringankan cashflow bagi kamu yang memiliki usaha atau memulai bisnis.
Dengan KTA Cashbiz, kamu bisa mendapatkan pinjaman dana segar hingga Rp200 Juta, tenor panjang hingga 3 tahun, dan syarat pengajuan yang mudah.
Selain itu, suku bunga untuk produk ini juga rendah, yaitu flat mulai dari 0,99% per bulan. Kamu juga bisa mendapatkan asuransi jiwa saat mengajukan produk ini.
Syarat mengajukan KTA Cashbiz antara lain:
- Warga Negara Indonesia
- Memiliki e-KTP dan e-mail aktif
- Usia minimum 21 tahun pada saat pengajuan dan maksimum 65 tahun pada saat pinjaman berakhir
- Berdomisili/memiliki usaha di Coverage Area OCBC (Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Solo)
- Memiliki usaha yang sudah berjalan minimum 2 tahun
Adapun dokumen yang dibutuhkan meliputi:
- Foto Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) dan pasangan
- Foto Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) (Untuk pengajuan dimulai dari limit Rp50 Juta)
- Foto selfie dengan e-KTP
- Foto tanda tangan di atas kertas putih
- Sambungkan ke DJP dengan minimum e-filing 1 tahun / rekening koran atau e-statement 6 bulan terakhir
- Surat legalitas usaha
- Surat kepemilikan/sewa tempat usaha
- Surat kepemilikan/sewa tempat tinggal
Pengajuan dua produk KTA ini sangat mudah dan bisa dilakukan secara online melalui OCBC mobile. Caranya sebagai berikut:
- Buka dan login OCBC mobile
- Klik Pinjaman, lalu pilih KTA Online
- Lihat detail produk, lalu siapkan dokumen yang diperlukan
- Pilih produk KTA yang sesuai dengan kebutuhan
- Pilih nominal pinjaman, lalu konfirmasi
- Pengajuan KTA berhasil, dan akan diproses selama 24 jam
Baca Juga: Apa Itu Kreditur? Ini Pengertian, Peran, Jenis & Contohnya
3. KTA Cashloan Payroll
Pinjaman KTA Cashloan Payroll ini diperuntukkan bagi karyawan payroll. Kamu bisa mendapatkan dana pinjaman hingga Rp200 Juta, tenor hingga 4 tahun, serta proses dan persyaratan pengajuan yang sangat mudah.
Syarat Mengajukan KTA Cashloan Payroll
- Warga Negara Indonesia
- Memiliki e-KTP dan e-mail aktif
- Usia minimum 21 tahun dan maksimum 55 tahun saat lunas
- Berdomisili / bekerja di Coverage Area OCBC
- Memiliki penghasilan tetap
Dokumen yang Dibutuhkan
- Foto Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP)
- Foto Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) (Untuk pengajuan mulai dari limit Rp50.000.000)
- Foto selfie dengan e-KTP (Khusus untuk pengajuan melalui OCBC mobile)
- Foto tanda tangan di atas kertas putih (Khusus untuk pengajuan melalui OCBC mobile)
Pengajuan KTA Cashloan Payroll juga bisa dilakukan melalui OCBC mobile. Adapun cara pengajuannya sama seperti saat mengajukan KTA Cashloan, namun pada pilihan jenis pinjaman kamu harus memilih “KTA Cashloan Payroll”.
Jika tertarik melakukan pinjaman online yang aman dan mudah, kamu bisa langsung membuka rekening OCBC dan mengajukan pinjaman melalui OCBC mobile. Praktis banget, kan?
Baca juga: 8 Daftar Pinjaman 25 Juta Tanpa Jaminan, Aman & Anti Ribet!