Korporasi

Kenali 5 Jenis Laporan Keuangan dan Contohnya, Apa Saja?

6 6月 2022 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Sebagai catatan informasi keuangan, laporan keuangan merupakan dokumen penting dalam suatu periode akuntansi perusahaan. Sesuai kebutuhan dan kebijakannya, terdapat 5 jenis laporan keuangan. Anda ingin membuat laporan keuangan? Pastikan pahami dengan baik jenis-jenisnya, ya!

 

Lantas, apa saja jenis-jenis laporan keuangan dalam akuntansi? Berikut OCBC sajikan penjelasannya. Simak selengkapnya!

Apa itu Laporan Keuangan?

Laporan keuangan didefinisikan sebagai pencatatan transaksi atau pergerakan keuangan yang terjadi dalam suatu perusahaan. Dimana umumnya sistem pengelolaan tersebut dilakukan dalam jangka waktu tertentu tergantung pada kebutuhan dan kebijakan bisnis.

 

Berdasarkan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan dikatakan lengkap biasanya mencakup neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan posisi keuangan, catatan dan laporan lainnya serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan tersebut.

Jenis-Jenis Laporan Keuangan

Menurut Standar Akuntansi Keuangan (SAK), ada 5 jenis laporan keuangan. Di bawah ini adalah penjelasan tentang jenis-jenis laporan keuangan dan contohnya.

1. Laporan laba rugi

Laporan laba rugi adalah laporan yang berisikan keadaan laba dan rugi suatu perusahaan. Laporan ini biasanya dibuat sebagai pemerjelas kondisi keuangan perusahaan tersebut selama periode waktu tertentu, sehingga nantinya bisa menjadi bahan evaluasi bagi pemilik usaha. Pada laporan laba rugi sendiri ada berapa jenis laporan keuangan, berikut di antaranya.

  • Single Step Model

Laporan laba rugi single step adalah laporan yang sifatnya lebih sederhana. Sebab, laporan ini hanya menunjukan satu kategori pada pendapatan dan pengeluaran.

  • Multiple step Model

Sedangkan laporan laba rugi multiple step adalah laporan berisikan informasi lebih lengkap, karena membagi pendapatan dan pengeluaran ke dalam beberapa kategori. Di antaranya pendapatan operasional dan biaya operasional, kemudian pendapatan non-operasional dan biaya non-operasional.

2. Laporan Perubahan Modal

Laporan ini dibuat untuk setiap periode dimana perubahan kenaikan dan penurunan kekayaan bersih dijelaskan. Dengan kata lain, laporan perubahan modal menjadi indikator berkembang tidaknya suatu perusahaan, dengan melihat jumlah modal yang dimiliki. Modal berkurang ketika bisnis mengalami kerugian dan meningkat ketika menghasilkan keuntungan.

Laporan perubahan modal memerlukan bukti pendapatan, modal awal, dan data dalam bentuk pribadi. Oleh karena itu, jumlah laba atau rugi dan penarikan dana selama periode waktu tertentu dicatat dengan jelas dalam laporan ini.

3. Laporan Arus Kas

Jenis laporan keuangan yang satu ini akan membantu Anda dalam memahami pergerakan arus uang perusahaan. Selain itu, laporan arus kas juga dapat digunakan sebagai indikator prediksi kas pada beberapa periode mendatang.

 

Untuk laporan arus kas masuk, dapat Anda lihat melalui hasil kegiatan operasional perusahaan dan pendanaan atau pinjaman yang dilakukan oleh perusahaan. Sedangkan untuk arus kas keluar, Anda bisa mengetahuinya melalui seberapa banyak biaya operasional yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut.

 

Laporan arus kas terbagi menjadi 3 jenis, yaitu sebagai berikut.

  • Operasional

Operasional adalah jenis laporan keuangan yang berkaitan dengan pengeluaran operasional perusahaan, seperti penjualan produk atau jasa, pembayaran pajak pendapatan dan bunganya, pembayaran sewa, gaji atau upah para karyawan perusahaan.

  • Pembiayaan

Pembiayaan adalah jenis laporan keuangan berkaitan dengan penambahan modal perusahaan. Dalam perhitungannya, Anda hanya perlu mengurangi atau menambahkan nilai kas dari ekuitas pemilik dan kewajiban jangka panjang.

  • Investasi

Aktivitas investasi adalah jenis laporan keuangan yang berhubungan dengan penjualan atau pembelian aktiva tetap. Misalnya, pembelian atau penjualan aset-aset tidak lancar seperti properti, peralatan, pabrik atau aset keuangan lainnya.

4. Laporan Neraca

Jenis laporan keuangan berikutnya adalah laporan neraca. Kenapa disebut laporan neraca? Karena laporan keuangan ini disusun berbentuk neraca guna mengetahui posisi dan informasi keuangan.

 

Dimana di dalamnya memuat laporan lengkap serta informasi mengenai permodalan, aktiva, dan pasiva perusahaan. Untuk itu, harus ada keseimbangan antara aset atau kewajiban sementara yang berupa kewajiban dan modal.

  • Aktiva

Aktiva atau aset adalah sumber dana perusahaan yang bernilai ekonomi dan terdaftar secara hukum. Aktiva terbagi menjadi 2 kategori yaitu, aktiva lancar atau jangka pendek dan aktiva tidak lancar. Contoh aktiva di antaranya adalah uang, bangunan, mobil, dan tanah.

  • Kewajiban

Kewajiban adalah utang yang harus dibayar oleh perusahaan kepada pihak lain. Contoh dari kewajiban di antaranya, pajak, pinjaman bank, pinjaman ke institusi finansial, piutang dan overdraft.

  • Ekuitas

Ekuitas adalah jumlah kekayaan yang dimiliki oleh perusahaan. Ekuitas perusahaan dapat bertambah seiring dengan bertambahnya investasi ke perusahaan. Contoh ekuitas adalah saham, pendapatan tetap, dan lain sebagainya.

5. Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK)

CALK merupakan jenis laporan keuangan yang digunakan oleh perusahaan berskala besar atau go public. Umumnya, CALK berisikan informasi tambahan tentang bagaimana kondisi perusahaan, termasuk juga memaparkan penyimpangan atau anggapan inkonsistensi di dalamnya.

 

Tujuannya adalah untuk memperjelas seluruh jenis laporan keuangan mulai dari awal sampai akhir. Dengan penjelasan yang lebih rinci ini dapat membantu Anda memahami jenis-jenis laporan keuangan secara menyeluruh. Sehingga tidak heran bila CALK terdiri dari banyak halaman dan cenderung sangat tebal.

 

Itulah penjelasan mengenai jenis-jenis laporan keuangan dan contohnya. Laporan keuangan berperan penting dalam perusahaan, salah satunya untuk mengontrol keluar masuknya dana yang ada. Yuk ketahui informasi bermanfaat lainnya tentang bisnis dan finansial lewat laman OCBC berikut.

Baca juga:

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Cash Management

Cash Management

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

Cara mendapatkan potongan hingga 50% saat bayar PBB via aplikasi OCBC mobile
  • Korporasi

Cara mendapatkan potongan hingga 50% saat bayar PBB via aplikasi OCBC mobile

26 5月 2025

Membayar pajak negara merupakan sebuah kewajiban yang harus Wajib Pajak lakukan sebagai warga negara Indonesia. Pajak negara yang dibayarkan oleh masyarakat nantinya akan digunakan untuk membangun fasilitas umum dan infrastruktur yang dapat dimanfaatkan juga oleh masyarakat. Sehingga sebagai warga negara yang baik, penting bagi kita untuk patuh dan taat terhadap ketentuan pembayaran pajak negara. Terdapat beberapa pajak yang perlu dibayarkan oleh masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah Pajak Bumi dan Bangunan.

Pemalsuan Identitas Vendor Rugikan Perusahaan!
  • Korporasi

Pemalsuan Identitas Vendor Rugikan Perusahaan!

21 5月 2025

Pemenuhan operasional perusahaan menjadi salah satu kebutuhan yang selalu dibutuhkan.

Panduan Lengkap Cara Membuat Pembukuan Keuangan Usaha Kecil
  • Korporasi

Panduan Lengkap Cara Membuat Pembukuan Keuangan Usaha Kecil

6 5月 2025

Sebuah bisnis memerlukan pembukuan keuangan yang baik. Bagaimana cara membuatnya? Berikut ini langkah-langkahnya.

Hati-hati terjebak! Marak penipuan mengatasnamakan petugas pajak
  • Korporasi

Hati-hati terjebak! Marak penipuan mengatasnamakan petugas pajak

17 4月 2025

Setelah berakhirnya masa pelaporan SPT 2024, penipuan dengan modus penyamaran sebagai pihak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kembali marak di masyarakat.