Korporasi

Pengertian Motif Ekonomi, Contoh dan Macam-macamnya

3 10月 2022 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Motif ekonomi adalah alasan yang mendorong seseorang melakukan kegiatan ekonomi, baik itu konsumsi, produksi atau mendistribusikan. Setiap orang, tentu memiliki tujuan berbeda-beda dalam hidupnya, tak terkecuali dalam perekonomiannya.

Lantas, apa saja umumnya motif ekonomi seseorang dalam menjalankan kegiatan ekonomi? Yuk simak selengkapnya dalam artikel OCBC NISP berikut ini.

Apa itu Motif Ekonomi?

Motif ekonomi adalah sebuah alasan pendorong seseorang melakukan kegiatan ekonomi untuk mencapai kesejahteraan.

Sedangkan, kegiatan ekonomi adalah aktivitas yang dilakukan baik secara individu maupun berkelompok sebagai upaya memperoleh barang atau jasa dalam memenuhi kebutuhannya.

Secara sederhana, dapat dikatakan bahwasannya motif ekonomi adalah hal-hal yang mendasari munculnya berbagai tindakan ekonomi.

Sedangkan tindakan ekonomi merupakan segala usaha seseorang untuk memenuhi kebutuhannya melalui pertimbangan tepat berdasarkan skala prioritas demi mencapai kemakmuran.

Berdasarkan sifatnya, motif ekonomi dibedakan menjadi 2, yaitu:

  • Ekstrinsik merupakan motivasi dari luar diri individu. Biasanya muncul akibat adanya pengaruh lingkungan. Contoh motif ekonomi ini adalah kebutuhan primer, seperti rumah. Ketika alasan seseorang membeli sebuah hunian dengan kriteria tertentu adalah karena ingin mendapatkan pengakuan atau meningkatkan status sosial di kawasannya.
  • Intrinsik merupakan motivasi yang berasal dari dalam diri seseorang, murni tanpa adanya dorongan atau pengaruh luar. Motif ini biasanya meliputi kebutuhan dasar bersifat primer. Contohnya, keinginan manusia membeli makanan atau minuman ketika sedang lapar.

Macam-macam Motif Ekonomi dan Tujuannya

Penjelasan mengenai macam-macam motif ekonomi adalah sebagai berikut.

1. Motif Individu

Kategori pertama pada motif ekonomi adalah individu. Pada jenis ini, keinginan untuk melakukan kegiatan ekonomi didasari atas dorongan dari dalam diri. Tujuannya yaitu memperbaiki tingkat perekonomian dan juga mensejahterakan kehidupannya.

Penjelasan lebih lanjut mengenai kategori motif ekonomi ini adalah sebagai berikut.

a. Motif Memenuhi Kebutuhan dan Meningkatkan Taraf Hidup

Pada kategori individu yang pertama, motif ekonomi adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup, mempertahankan kelangsungan hidupnya, dan juga mencapai kemakmuran.

Kemakmuran di sini dapat diartikan sebagai sebuah kondisi di mana individu mampu memenuhi sebagian besar dari kehidupannya.

Pada jenis ini, contoh motif ekonomi adalah ketika seseorang bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan yang nantinya akan ia gunakan sebagai alat pemenuh kebutuhannya.

Apabila pendapatannya ternyata tidak cukup, maka ia akan berusaha memperoleh tambahan dengan cara melakukan kegiatan ekonomi lainnya. Secara umum, kebutuhan manusia sendiri dibagi menjadi 3, yakni:

  • Primer, artinya kebutuhan utama yang muncul sebagai upaya agar seseorang mampu bertahan hidup. Contohnya antara lain, sandang (pakaian), pangan (makanan), dan papan (tempat tinggal).
  • Sekunder, yaitu kebutuhan yang sifatnya sebagai pelengkap atau tambahan saja. Biasanya akan timbul ketika berbagai kepentingan primer sudah terpenuhi. Contohnya antara lain, internet, alat transportasi, handphone, dan lain sebagainya.
  • Tersier, artinya kebutuhan yang tujuannya untuk meningkatkan status sosialnya. Contohnya antara lain, perhiasan, pakaian atau kendaraan dari brand mewah, dan lain sebagainya.

b. Motif Memperoleh keuntungan

Selanjutnya, motif ekonomi adalah mendapatkan profit. Dorongan yang timbul dengan tujuan memperoleh manfaat berupa materi merupakan bentuk dari upaya seseorang dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya secara lebih baik.

Contoh motif ekonomi pada kategori ini adalah seorang pedagang pakaian yang berjualan menggunakan segi kualitas baik, harga terjangkau, dan pelayanan ramah sebagai bentuk upaya mereka dalam mencari keuntungan.

c. Motif Memperoleh Penghargaan

Kategori individu berikutnya dalam motif ekonomi adalah penghargaan dari orang lain. Namun, penghargaan di sini tidak hanya sekedar pujian saja, melainkan juga peningkatan status sosial di mata masyarakat lingkungan tersebut.

Pada jenis ini, contoh motif ekonomi adalah seorang pelaku usaha yang tetap menjalankan kegiatan perekonomiannya dengan semangat dan dedikasi tinggi, meski bisnisnya sudah berada dalam kesuksesan.

Hal ini dilakukannya dengan harapan mendapat penghargaan dari sekelilingnya sebagai pebisnis handal dan pekerja keras.

2. Motif Organisasi

Ragam selanjutnya pada motif ekonomi adalah organisasi atau perusahaan. Dorongan ini didasari atas keinginan suatu kelompok untuk meningkatkan kondisi perekonomian dari masing-masing anggotanya.

Penjelasan lebih lanjut mengenai beberapa kategori yang termasuk dalam motif ekonomi adalah sebagai berikut.

a. Motif Produksi Barang

Pada kategori yang pertama, motif ekonomi adalah upaya perusahaan dalam memproduksi sebuah barang atau jasa dengan mutu terbaik dan harga terjangkau. Hal ini bertujuan supaya mereka dapat memperoleh minat tertentu dalam pasar secara berkelanjutan.

Proses produksi ini sendiri memiliki tujuan yaitu untuk menambah pemasukan produsen, meningkatkan lapangan kerja, membangun, dan menjaga hubungan antara perusahan serta pelanggan.

b. Motif Mencari Keuntungan

Selanjutnya, motif ekonomi adalah untuk mendapatkan keuntungan. Melalui keuntungan ini, perusahaan dapat melangsungkan kegiatan ekonominya secara berkesinambungan. Langkah bisa dilakukan guna meningkatkan nilai profit antara lain yaitu:

  • Memperluas jaringan
  • Harga produk yang tepat
  • Pemasaran yang tepat
  • Mengurangi pengeluaran
  • Memperbanyak produk

c. Motif Menjaga Kontinuitas

Terakhir, motif ekonomi yang paling tinggi nilainya adalah mempertahankan eksistensinya. Itulah sebabnya, seluruh perusahaan berupaya untuk terus bisa memperoleh pendapatan, tujuannya tidak lain agar kegiatan dan aktivitas mereka dapat terus beroperasi

Itulah penjelasan mengenai pengertian motif ekonomi, tujuan, macam-macam hingga contohnya. Umumnya, seseorang melakukan kegiatan konsumsi untuk memenuhi kebutuhan, dan sebaliknya melakukan produksi guna mendapat keuntungan.

Semoga info ini bermanfaat, yuk simak artikel lainnya seputar perekonomian di OCBC NISP!

Baca Juga:

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Kredit Modal Kerja

Kredit Modal Kerja

Cross Selling Banner Global

Min. size 1204x240px. Less than that, there is a possibility that your image will be blurry or stretched

最新文章

Cara mendapatkan potongan hingga 50% saat bayar PBB via aplikasi OCBC mobile
  • Korporasi

Cara mendapatkan potongan hingga 50% saat bayar PBB via aplikasi OCBC mobile

26 5月 2025

Membayar pajak negara merupakan sebuah kewajiban yang harus Wajib Pajak lakukan sebagai warga negara Indonesia. Pajak negara yang dibayarkan oleh masyarakat nantinya akan digunakan untuk membangun fasilitas umum dan infrastruktur yang dapat dimanfaatkan juga oleh masyarakat. Sehingga sebagai warga negara yang baik, penting bagi kita untuk patuh dan taat terhadap ketentuan pembayaran pajak negara. Terdapat beberapa pajak yang perlu dibayarkan oleh masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah Pajak Bumi dan Bangunan.

Pemalsuan Identitas Vendor Rugikan Perusahaan!
  • Korporasi

Pemalsuan Identitas Vendor Rugikan Perusahaan!

21 5月 2025

Pemenuhan operasional perusahaan menjadi salah satu kebutuhan yang selalu dibutuhkan.

Panduan Lengkap Cara Membuat Pembukuan Keuangan Usaha Kecil
  • Korporasi

Panduan Lengkap Cara Membuat Pembukuan Keuangan Usaha Kecil

6 5月 2025

Sebuah bisnis memerlukan pembukuan keuangan yang baik. Bagaimana cara membuatnya? Berikut ini langkah-langkahnya.

Hati-hati terjebak! Marak penipuan mengatasnamakan petugas pajak
  • Korporasi

Hati-hati terjebak! Marak penipuan mengatasnamakan petugas pajak

17 4月 2025

Setelah berakhirnya masa pelaporan SPT 2024, penipuan dengan modus penyamaran sebagai pihak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) kembali marak di masyarakat.