Individu Nyala

Apa Itu WFH? Ini Pengertian & Tips WFH Agar Tetap Produktif

12 Okt 2023 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

WFH adalah singkatan dari work from home, alias kerja di rumah saja. Meski enak karena tidak perlu ke luar rumah, work from home adalah aktivitas yang menyebalkan jika dikerjakan terlalu sering lho! Bukan hanya menimbulkan kebosanan, WFH juga bisa mengganggu produktivitas kerja karena risiko distraksi di lingkungan rumah.

Apakah sobat OCBC NISP sekarang sedang WFH? Ingin tahu bagaimana tips WFH agar tetap produktif dan bisa menyelesaikan seluruh tugas dengan lancar? Simak bahasannya dari OCBC NISP di bawah ini.

Apa Itu WFH?

Meski baru populer saat pandemi COVID-19, sebenarnya WFH adalah istilah yang sudah ada sejak dulu, tapi, penggunaannya tidak seumum sekarang. WFH adalah singkatan dari work from home, yang artinya melakukan pekerjaan dari rumah. Bagi seorang pekerja kantor, WFH adalah memindahkan seluruh rutinitas kantor - mulai dari tugas harian sampai rapat - untuk dikerjakan di rumah.

Pemberlakuan anjuran WFH selama pandemi 2 tahun terakhir berhasil mengubah gaya hidup banyak orang, dengan segala pro kontranya. Bagi orang berkeluarga, WFH artinya lebih banyak waktu berkumpul dengan pasangan dan anaknya. Tapi bagi orang dengan kondisi hidup sendiri, WFH artinya keterbatasan bersosialisasi, sehingga tak jarang menimbulkan rasa kesepian.

Kelebihan Work From Home

Setelah menjelaskan apa itu WFH, OCBC NISP ingin mengajak Anda membahas pro kontra WFH dengan lebih detail, dengan memulai dari pro-nya dulu. Selengkapnya tentang kelebihan WFH adalah sebagai berikut:

  1. Hemat Biaya Transportasi
    Anjuran WFH menimbulkan banyak pekerja kantor tidak perlu lagi mengeluarkan biaya transportasi saat bekerja. Hal ini membuat pekerja dapat menghemat pengeluaran dan mengalokasikan uang ke sektor lain yang lebih penting. Sebagai contoh, seorang pekerja perlu mengeluarkan biaya Rp20 ribu/hari setiap Senin - Jumat untuk transportasi. Dengan adanya work from home, pekerja tersebut bisa hemat sampai Rp400 ribu/bulan.

  2. Jam Kerja Lebih Fleksibel
    Kelebihan kedua WFH adalah jam kerja jauh lebih fleksibel, terutama jika pekerjaannya by deadline (memiliki batas waktu tertentu). Akibat work from home, pekerja bisa lebih bebas mengatur waktu kerjanya. Meski jam WFH secara "resmi" tetap sama seperti di kantor, tidak ada aturan pekerja wajib menyelesaikan tugas selama waktu tersebut. Bahkan seseorang yang WFH bisa mengerjakan tugas di malam hari dan menyetorkannya besok.

  3. Menjaga Kesehatan Diri
    COVID-19 adalah virus pandemik yang menular melalui sentuhan fisik serta cairan penderitanya (air liur, keringat, dan sebagainya). Bahkan varian-varian terbaru COVID-19 seperti Delta, Alpha, dan Kappa bisa menular melalui udara. Oleh karena itu, WFH adalah sebuah kesempatan untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga sebaik-baiknya dari wabah yang sedang melanda dunia.

  4. Lebih Dekat dengan Keluarga
    Selama bekerja, tak jarang karyawan kehabisan waktu berkualitas dengan keluarga. Di kota-kota besar, bahkan banyak kepala keluarga harus berangkat bekerja sebelum anak-anaknya bangun dan pulang setelah mereka tertidur. Bagi orang-orang berkeluarga, work from home adalah kesempatan membangun hubungan interpersonal anggota keluarga dengan lebih intens lagi.

Kelemahan Work From Home

Di samping semua kelebihannya, work from home adalah kegiatan yang juga punya banyak kekurangan. Beberapa kelemahan WFH adalah:

  1. Banyak Potensi Distraksi
    Proses menyelesaikan pekerjaan membutuhkan fokus, apalagi jika tugasnya berbentuk analisa, pengelolaan data, penulisan, pemrograman, dan sebagainya. Sayangnya, salah satu kelemahan tak terhindarkan dari WFH adalah banyaknya potensi distraksi dari eksternal, mulai dari lingkungan kurang kondusif sampai gangguan dari anggota keluarga.

  2. Produktivitas Turun
    Kelemahan kedua work from home adalah produktivitas kerja berpotensi turun. Jika pekerja tidak berhasil menghadapi distraksi dengan baik, proses kerjanya akan terganggu selama kerja di rumah. Selain itu, pekerja dengan aturan WFH seringkali mengalami kesulitan manajemen waktu, sehingga bukan hanya produktivitas kantor yang turun, tapi kelancaran menyelesaikan tugas rumah juga terhambat.

  3. Kerja Menggunakan Biaya Pribadi
    Saat bekerja di kantor, karyawan mendapat fasilitas dari perusahaannya, minimal listrik dan kuota internet. Akan tetapi, saat melakukan WFH, jarang ada perusahaan mau mengganti biaya listrik dan kuota, sehingga karyawan harus memakai dana pribadi.

  4. Baca Juga:

  5. Terjadi Ketimpangan Sosial Ekonomi
    Kelemahan berikutnya WFH adalah terjadinya kesenjangan, baik secara sosial maupun ekonomi. Dari segi sosial, orang yang WFH sangat terbatas hubungannya dengan dunia luar, sehingga rawan mengalami kesepian dan depresi. Sementara itu dari segi ekonomi, tidak semua orang bisa kerja di rumah selama pandemi. Banyak perusahaan tidak mampu menggaji karyawan karena COVID-19 dan akhirnya terpaksa merumahkan mereka.

  6. Meningkatnya Kekerasan dalam Rumah Tangga
    Berdasarkan data dari Komnas Perempuan Indonesia, tingkat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) meningkat selama pandemi COVID-19. Hal ini bukan terjadi di Indonesia saja, tapi berbagai negara. Di Malaysia, tingkat bunuh diri selama pandemi juga mengalami peningkatan, dan KDRT menjadi salah satu faktor penyebabnya.

6 Tips WFH Agar Tetap Produktif dan Lancar Menyelesaikan Pekerjaan

Apapun masalah yang Anda alami selama work from home, jangan sampai masalah tersebut mengganggu produktivitas ya! Di bawah ini ada beberapa tips WFH untuk Anda terapkan.

  1. Selalu Absen Tepat Waktu dan Fast Response
    Tips WFH yang pertama adalah bagaimanapun kondisinya, tetaplah tepat waktu dan fast response saat bekerja. Ini perlu Anda usahakan agar pekerjaan Anda tetap bisa terselesaikan dengan lancar dan tidak menghambat koordinasi.

  2. Perkirakan Apa Saja Risiko Distraksi Saat Bekerja
    Poin berikutnya tips WFH adalah lakukan mitigasi (pelacakan) risiko distraksi sebelum mulai bekerja, dan atur bagaimana cara menghadapinya. Misalnya, Anda memiliki balita yang tidak dapat lepas dari Anda selama di rumah. Anda bisa mengusahakan kerja sambil mengurus balita tersebut.

  3. Atur Waktu Kerja yang Paling Bebas Gangguan
    Tips WFH selanjutnya adalah manajemen waktu Anda sebaik mungkin agar bisa tetap produktif di tengah banyak distraksi. Jika level distraksinya parah sampai Anda tidak bisa bekerja sama sekali, sebaiknya atur jam kerja ketika distraksi tersebut mereda.

  4. Pilih Tempat Bekerja Senyaman Mungkin
    Work from home adalah kegiatan yang membutuhkan pikiran rileks dengan tunjangan kerja mendukung. Oleh karena itu, pastikan tempat WFH selalu bersih, nyaman, dan sesuai kebutuhan Anda.

  5. Buat List Prioritas Tugas Harian
    Supaya bisa manajemen waktu dengan lebih baik, Anda dapat membuat list tugas harian dan mengurutkannya berdasarkan prioritas. Guna mengatur ini, Anda bisa memanfaatkan 4 Kuadran Prioritas, yaitu penggolongan tugas berdasarkan:

    • Penting dan mendesak

    • Penting dan tidak mendesak

    • Tidak penting dan mendesak

    • Tidak penting dan tidak mendesak

  6. Jangan Lupa Beristirahat
    Poin terakhir tips WFH adalah jangan lupa beristirahat! Banyak pekerja kantor kesulitan mengatur waktu kerja selama WFH sehingga keseimbangan hidupnya pun terganggu. Pastikan ini tidak terjadi pada Anda ya!

Itulah pembahasan tentang apa itu WFH dan tipsnya agar tetap produktif! WFH adalah aktivitas yang penting Anda lakukan terutama di masa pandemi seperti ini, demi melindungi Anda dan keluarga. Jika sekarang sudah bosan work from home, yuk tingkatkan lagi motivasinya!

Baca juga:

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC
OCBC mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Peran Deposito dalam Perencanaan Keuangan Jangka Menengah
  • Individu
  • Nyala

Peran Deposito dalam Perencanaan Keuangan Jangka Menengah

18 Jan 2026

Deposito merupakan salah satu instrumen investasi yang stabil. Pelajari bagaimana deposito dapat membantu menjaga keseimbangan keuangan dan tujuan finansial jangka menengah!

Memilih Tabungan yang Tepat untuk Masa Depan
  • Individu
  • Nyala

Memilih Tabungan yang Tepat untuk Masa Depan

18 Jan 2026

Memulai kebiasaan menabung membutuhkan produk tabungan yang tepat dan mudah digunakan. Simak panduan memilih tabungan yang sesuai dengan kebutuhan finansial di masa depan!

Menyiapkan Tabungan Anak Sejak Dini untuk Masa Depan Finansial
  • Individu
  • Nyala

Menyiapkan Tabungan Anak Sejak Dini untuk Masa Depan Finansial

17 Jan 2026

Menabung sejak kecil membantu membangun kebiasaan finansial positif pada anak. Artikel ini membahas pentingnya tabungan anak sebagai bagian dari perencanaan keuangan keluarga

Disiplin Keuangan: Fondasi Penting untuk Kondisi Finansial yang Aman
  • Individu
  • Nyala

Disiplin Keuangan: Fondasi Penting untuk Kondisi Finansial yang Aman

17 Jan 2026

Disiplin keuangan membantu menjaga arus kas tetap sehat dan tujuan finansial lebih mudah tercapai. Pelajari cara membangun disiplin keuangan yang realistis dan konsisten!

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!