Individu

Apa Itu Uang Elektronik? Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

9 Mar 2022 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Di zaman serba canggih seperti sekarang, segala hal tampaknya menjadi lebih mudah. Layanan cashless dengan kehadiran uang elektronik adalah salah satu buktinya. Kini, tak perlu repot membawa duit tunai dalam jumlah banyak kemanapun Anda pergi. Namun, apakah uang elektronik selalu menguntungkan?

Agar semakin paham apa saja kelebihan dan kekurangan uang elektronik, langsung simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, yuk!


Apa Itu Uang Elektronik?

E-money atau uang elektronik adalah alat pembayaran uang dalam bentuk elektronik yang penyimpanannya di media tertentu. Caranya, pengguna akan menyetorkan sejumlah dana ke penerbit untuk kemudian disimpan dalam bentuk server atau chip guna bertransaksi kemudian hari.

Setelah terdaftar, pengguna akan memegang kartu untuk bertransaksi tanpa harus membawa jutaan rupiah sekali jalan. Nantinya, saldo dalam server akan berkurang seiring dengan jumlah penggunaannya. Dengan demikian uang elektronik adalah alat pembayaran yang cepat, praktis, dan mudah digunakan.


Dasar Hukum Uang Elektronik

Dasar hukum penggunaan uang elektronik adalah beberapa aturan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, yakni sebagai berikut.

  • Peraturan BI Nomor 11 Tahun 2009 tentang Uang Elektronik
  • Surat Edaran BI Nomor 11 Tahun 2009 tentang Uang Elektronik

Kedua peraturan tersebut mengatur bahwa pengguna kartu uang elektronik adalah pemegangnya. Selain itu, diatur pula bahwa e-money bisa diterbitkan oleh bank maupun lembaga lain.


Perbedaan Uang Elektronik dan Dompet Digital

Seringkali, orang mengira bahwa dompet digital dan uang elektronik adalah dua metode pembayaran yang sama, padahal keduanya berbeda. Perbedaan ini terletak pada beberapa hal sebagai berikut.

  1. Bentuk
    Saldo e-money dimasukkan ke dalam chip dan diberikan kepada nasabah dalam wujud kartu uang elektronik. Beda halnya dengan dompet digital atau e-wallet yang dananya diletakkan dalam server sehingga dapat diakses pengguna melalui aplikasi milik penerbit.

  2. Penggunaan
    Umumnya, penggunaan uang elektronik adalah dalam transaksi seperti pembayaran tiket, tarif tol, dan tagihan. Sedangkan e-wallet lebih sering digunakan untuk belanja online, iuran BPJS, pembelian paket data, dan sebagainya.

  3. Jumlah Saldo Maksimal
    Umumnya saldo maksimal yang bisa diisikan di e-wallet sebesar Rp10 juta, sedangkan uang elektronik adalah Rp1 juta saja.

  4. Fitur Keamanan
    Uang elektronik tidak memiliki fitur keuangan, sehingga siapapun pemegang kartunya dapat melakukan transaksi. Berbeda halnya dengan e-wallet yang diamankan melalui pin atau password.


Contoh Uang Elektronik

Saat ini, e-money banyak digunakan oleh masyarakat karena kepraktisannya. Adapun contoh uang elektronik berbasis chip bisa Anda temukan dalam produk-produk perbankan yang diberi nama berbeda-beda sesuai kebijakan masing-masing bank.

Selain itu, Anda juga dapat menemukan uang elektronik berbasis server, di antaranya seperti iSaku, LinkAja, Paytren, dan OVO Cash.


Manfaat Uang Elektronik

Manfaat yang bisa Anda dapatkan dari penggunaan uang elektronik adalah sebagai berikut.

  1. Tak Perlu Membawa Banyak Uang Tunai
    Kini Anda tak perlu membawa banyak lembaran rupiah karena telah digantikan oleh kartu uang elektronik dan aplikasi. Jadi, belanja kemana-mana akan jauh lebih ringkas sekaligus aman.

  2. Bisa Menghemat Waktu Pembayaran
    Manfaat berikutnya dari penggunaan uang elektronik adalah lebih hemat waktu ketika bertransaksi. Hal ini karena Anda tak perlu menunggu kasir menghitung kembalian.

  3. Bisa untuk Pembayaran Transportasi dan Tol
    Salah satu manfaat uang elektronik adalah guna membayar tarif tol atau alat transportasi lain. Hal ini bertujuan untuk mempercepat proses pembayaran ketika Anda hendak memasuki kawasan jalan tol.


Jenis Uang Elektronik

Adapun jenis-jenis uang elektronik adalah sebagaimana disebutkan di bawah ini.

  1. Berbasis Chip
    E-money biasanya menggunakan chip sebagai sarana pencatatan saldo. Biasanya jenis ini banyak disediakan oleh bank dan kepemilikannya adalah dengan membeli kartu uang elektronik kemudian mengisikan saldo.

  2. Berbasis Server
    Uang elektronik jenis ini melakukan pencatatan saldo dalam server sehingga dapat dipantau menggunakan aplikasi yang terkoneksi internet. Selain itu, transaksinya pun bisa dilakukan secara online.


Kelebihan dan Kekurangan Uang Elektronik

Seperti halnya alat transaksi yang lain, uang elektronik juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan sebagai berikut.

Kelebihan

Kelebihan yang ditawarkan oleh uang elektronik adalah:

  1. Banyak Promo Menarik
    Ada banyak promo menarik yang biasa diberikan oleh provider uang elektronik, terutama pada saat hari-hari besar. Selain itu, ada juga cashback maupun diskon ketika Anda melakukan transaksi dalam jumlah tertentu.

  2. Pembayaran Lebih Efisien dan Akurat
    Salah satu kelebihan uang elektronik adalah lebih efisien dan akurat dalam pembayaran. Anda akan menghemat waktu ketika bertransaksi karena tidak perlu menunggu kembalian uang. Selain itu, nominal yang dibayarkan pun tidak mungkin salah karena diproses oleh sistem.

  3. Lebih Ringkas
    Anda tidak perlu membawa banyak uang tunai di dalam dompet sehingga lebih ringan dan aman. Cukup bawa seperlunya saja karena pembayaran barang belanjaan dapat dicover oleh uang elektronik hingga Rp1 juta atau Rp2 juta.


Kekurangan

Adapun kekurangan dari uang elektronik akan diuraikan di bawah ini.

  1. Hanya Bisa Digunakan untuk Mesin Tertentu
    Transaksi kartu uang elektronik tidak bisa dilakukan di mesin ATM maupun mesin debit di kasir-kasir. Anda juga tidak bisa mengubahnya menjadi uang tunai. Oleh karena itu, dibutuhkan alat pembaca spesifik sesuai nama bank.

  2. Tidak Bisa Diisi dalam Jumlah Besar
    Limit maksimal uang elektronik adalah mulai dari Rp1 juta. Jadi, Anda hanya bisa menggunakannya untuk belanja bernominal di bawah saldo tersebut.


Risiko Penggunaan Uang Elektronik

Dibalik semua keuntungan dan kelemahannya, penggunaan uang elektronik juga memiliki beberapa risiko yang perlu Anda waspadai. Contohnya adalah sebagai berikut.

  • Jika kepemilikan uang elektronik berbasis chip Anda tidak terdaftar, maka jika kartu tersebut hilang, bank tidak wajib menggantinya.
  • Sementara apabila kartu uang elektronik Anda terdaftar, jika kartunya hilang, maka masih bisa diganti oleh bank namun maksimal hanya Rp10 juta.
  • Apabila kartu Anda hilang, maka sulit untuk melacaknya karena tidak ada pin atau password.
  • Uang elektronik server maupun chip based belum dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) sehingga keamanannya lebih rendah.

Demikian penjelasan seputar pengertian uang elektronik lengkap dengan risiko, kelebihan, dan kekurangannya. Sebagai pengguna, Anda hanya perlu memahami setiap ketentuan serta menggunakannya secara bijak sesuai fungsinya. Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa!



Baca Juga:

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

OCBC mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

OCBC Raih Indonesia Best Succession Planning Euromoney 2026
  • Individu

OCBC Raih Indonesia Best Succession Planning Euromoney 2026

17 Jul 2026
  • OCBC berhasil meraih penghargaan Indonesia’s Best Succession Planning dari Euromoney Private Banking Awards 2026
  • Ini merupakan tahun kelima OCBC dinobatkan sebagai Indoneisa’s Best Succession Planning oleh Euromoney
  • Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan dan inovasi layanan wealth management OCBC Private Banking melalui penyediaan Wealth Planner dengan spesialisasi legacy planning, untuk membantu nasabah meneruskan kekayaan ke generasi selanjutnya.
OCBC: The Best Private Bank Indonesia 2026
  • Individu

OCBC: The Best Private Bank Indonesia 2026

17 Jul 2026
  • OCBC Indonesia dinobatkan sebagai Best Private Bank Indonesia 2026 oleh Global Banking & Finance Review Awards berkat layanan wealth management yang berhasil mencapai pertumbuhan AUM tangguh, client service excellence, serta inovasi high tech high touch.
  • OCBC menghadirkan layanan wealth management terpersonalisasi yang spesifik untuk nasabah Private Banking, didampingi oleh Dedicated Private Bankers guna membantu nasabah lebih percaya diri dalam mengambil keputusan finansial untuk mengembangkan, mengamankan, dan meneruskan kekayaannya.
  • Layanan wealth management OCBC tidak hanya berfokus pada pengembangan aset, tapi juga perlindungan (wealth protection) dan suksesi lintas generasi (legacy planning) yang didukung jaringan global OCBC Group.
Tabungan Anak Terbaik OCBC Young Nyala Jadi Consumer Finance Product of the Year
  • Individu

Tabungan Anak Terbaik OCBC Young Nyala Jadi Consumer Finance Product of the Year

17 Jul 2026
  • OCBC dinobatkan sebagai Consumer Finance Product of the Year dalam ajang ABF Retail Banking of the Year 2026.
  • Young Nyala adalah solusi perbankan digital untuk anak di bawah 17 tahun yang memfasilitasi literasi keuangan anak yang terintegrasi dengan lifestyle dan dilengkapi parental control.
  • Bisnis Young Nyala mencatatkan pertumbuhan akuisisi sebesar 114% secara year-on-year pada Januari 2026.
Transformasi Tabungan Emas Digital, OCBC Sabet Titel Gold & Precious Metal Bank of the Year 2026
  • Individu

Transformasi Tabungan Emas Digital, OCBC Sabet Titel Gold & Precious Metal Bank of the Year 2026

17 Jul 2026
  • OCBC dinobatkan sebagai Gold & Precious Metal Bank of the Year 2026 oleh Asian Banking & Finance dalam ajang bergengsi Asian Banking & Finance Retail Banking Awards 2026.
  • OCBC melalui Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi pionir bank swasta Indonesia yang menawarkan tabungan emas digital pada 2023 dengan kolaborasi bersama Pegadaian, untuk meningkatkan aksesibilitas terhadap investasi emas.
  • Total emas yang dikelola OCBC meningkat 506% secara year-on-year hingga mencapai 771,2 kilogram pada 2025.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!