Apa itu Uang Komoditas, Kelebihan & Bedanya dengan Uang Flat

27 Jan 2023

Uang komoditas adalah media tukar dalam bentuk barang yang bernilai intrinsik.

Uang komoditas adalah salah satu bentuk alat tukar yang digunakan dalam proses transaksi barang dan jasa.

Berdasarkan sejarah, uang komoditas merupakan evolusi dari sistem barter. Tujuannya adalah untuk menciptakan nilai yang pasti sebagai media pembayaran.

Nah, untuk mengetahui lebih detail tentang apa itu uang komoditas dan bedanya dengan uang flat, yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Pengertian Uang Komoditas

Apa yang dimaksud dengan sistem uang komoditas? Sederhananya, uang komoditas adalah benda yang memiliki nilai intrinsik sebagai media tukar.

Jadi, nilai uang komoditas akan didasarkan pada bahan atau komoditas pembuatnya. Beberapa contoh uang komoditas adalah perak, emas, tembaga, kopi, garam, coklat dan lain-lain.

Dengan kata lain, uang komoditas adalah benda apapun yang dapat digunakan untuk barter.

Jadi, meskipun berupa beras ataupun jagung, asalkan benda tersebut dianggap berharga dan dapat ditukar dengan sesuatu yang lain, maka itu adalah uang komoditas.

Sejarah Uang Komoditas

Berdasarkan sejarah, belum ada catatan pasti kapan tepatnya orang-orang mulai menggunakan uang komoditas.

Ada beberapa yang berpendapat bahwa uang komoditas dimulai pada masa Mesopotamia dan Mesir Kuno.

Namun, nyatanya penggunaan uang komoditas telah berjalan sebelum masa tersebut.

Jika didasarkan pada pendapat sejarawan dan antropolog, uang komoditas adalah bentuk evolusi dari sistem barter.

Jadi, barang yang nilainya telah diterima secara umum mulai digunakan oleh para pelaku pasar sebagai alat tukar transaksi barang dan jasa.

Baca juga: Uang Kartal: Pengertian, Jenis, dan Perbedaan dengan Giral

Perbedaan Uang Komoditas dan Uang Flat

Uang flat dan komoditas memiliki beberapa perbedaan, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Masa Berlaku

Perbedaan pertama antara uang komoditas dan flat adalah dari masa berlakunya. Dalam jangka waktu lama, beberapa uang komoditas rentan mengalami penurunan nilai.

Contohnya uang komoditas yang berbentuk bahan makanan seperti beras, gandum, atau minyak mentah.

Tentunya, masa kadaluarsa atau kualitas barang akan mempengaruhi nilai dan berlakunya uang tersebut.

2. Pertumbuhan Ekonomi

Jika dibandingkan dengan uang flat, uang komoditas membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh.

3. Nilai Intrinsik

Perbedaan selanjutnya adalah terletak di nilai intrinsiknya. Selain menjadi media pembayaran, uang komoditas juga memiliki fungsi lain sesuai dengan karakter fisiknya.

Contohnya, selain dapat digunakan sebagai media pertukaran, emas juga bisa dipakai sebagai bahan aneka perhiasan.

Tentunya ini berbeda dengan uang flat yang tidak memiliki nilai intrinsik selain sebagai media pertukaran.

4. Kredibilitas

Salah satu syarat uang komoditas adalah diakui sebagai alat tukar di tempat tersebut.

Dengan kata lain, uang komoditas tidak bisa digunakan di berbagai tempat kecuali memang diakui berharga.

Tentunya, ini berbeda dengan uang flat yang diakui nilai intrinsiknya oleh semua orang di muka bumi.

Baca juga: Apa Itu Uang Elektronik? Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

Kelebihan dan Kekurangan Uang Komoditas

Layaknya dua sisi koin, uang komoditas juga memiliki beberapa kelemahan dan kelebihan yang membuatnya lebih unggul daripada lainnya.

1. Kelebihan Uang Komoditas

Adapun beberapa kelebihan uang komoditas adalah sebagai berikut:

a. Memiliki Risiko Inflasi Lebih Rendah

Karena nilainya didasarkan pada komoditas atau sumber daya berbentuk fisik, maka uang ini terlindung dari penurunan nilai akibat inflasi.

Tentunya, ini berbeda dengan uang flat. Selain rentan dengan inflasi, uang flat juga bisa mengalami penurunan nilai saat dicetak secara terus menerus atau dalam jumlah terlalu banyak.

b. Potensial Menjadi Aset Berharga

Dalam jangka waktu tertentu, uang komoditas juga bisa menjadi aset kekayaan yang menjanjikan.

Pasalnya, pertumbuhan mata uang berbasis komoditas lebih lambat dibandingkan perkembangan pasar.

c. Memiliki Nilai Intrinsik

Kelebihan lain dari uang komoditas adalah memiliki nilai intrinsik untuk memfasilitasi pertukaran.

Hal ini karena jenis uang ini terbuat dari bahan baku yang berharga, contohnya seperti emas atau logam.

d. Tidak Terikat dengan Aturan Pemerintah

Dalam hal ini, pemerintah tidak memiliki kontrol penuh terhadap uang komoditas. Alhasil, pemerintah tidak dapat membuat peraturan terkait peredaran uang komoditas.

Baca juga: Apa Itu Uang Giral? Ini Pengertian, Ciri, Kelebihan, & Jenis

2. Kekurangan Uang Komoditas

Adapun beberapa kelemahan uang komoditas adalah sebagai berikut:

a. Memiliki Sifat Mudah Rusak

Uang komoditas rentan mengalami devaluasi atau penurunan nilai pada jenis barang tertentu.

Misalnya komoditas yang berbentuk bahan makanan seperti beras, gandum dan minyak zaitun.

Inilah alasan mengapa logam mulia banyak dipilih sebagai bentuk uang komoditas. Meskipun begitu, logam harus disimpan dengan baik agar tidak mengalami degradasi atau penurunan.

b. Memiliki Kualitas yang Bervariasi

Karena menggunakan komoditas, maka kualitas yang dimiliki antara uang satu dengan lainnya bisa dipastikan berbeda.

Alhasil, komoditas kualitas rendah cenderung lebih mendominasi pasar dan menggeser barang lain yang memiliki kualitas di atasnya.

Alasannya adalah karena barang dengan kualitas rendah cenderung lebih mudah didapatkan.

Kejadian ini pernah terjadi di Inggris pada abad ke-18, di mana kuda sering digunakan untuk membayar utang.

Saat itu, banyak orang yang mencoba menggunakan kuda sakit untuk membayar hutang karena lebih mudah didapatkan.

c. Memiliki Pertumbuhan Ekonomi yang Lebih Lambat

Berbeda dengan uang flat yang bisa dicetak dengan lebih banyak, sumber daya alam membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh dan berkembang.

Alhasil, dapat dipastikan bahwa pertumbuhan ekonomi uang komoditas lebih lambat dibanding uang flat.

Dari uraian di atas, kini Anda mengetahui bahwa uang komoditas adalah segala barang yang memiliki nilai intrinsik dan diakui sebagai media tukar.

Meskipun penggunaan uang komoditas sebagai media tukar sudah sangat minim, namun Anda masih bisa menyimpannya sebagai instrumen investasi.

Dalam hal ini, contoh uang komoditas yang dapat digunakan sebagai investasi jangka panjang adalah emas.

Nah, jika Anda tertarik untuk memulai investasi emas, yuk baca artikel seputar tips dan strateginya di blog OCBC NISP!

Baca juga: Sejarah Uang: Awal Mula Tercipta, Jenis dan Fungsinya

Referensi

https://pintu.co.id/blog/apa-itu-uang-komoditas#pengertian-uang-komoditas

https://www.harmony.co.id/blog/uang-fiat-vs-uang-komoditas-apa-bedanya

https://accurate.id/ekonomi-keuangan/uang-komoditas-adalah-pengertian-kelebihan-dan-kekurangannya/#Sejarah_Uang_Komoditas

https://www.harmony.co.id/blog/uang-fiat-vs-uang-komoditas-apa-bedanya

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi - 16 Apr 2024

Daftar Mobil Limousine di Indonesia dan Harganya

Baca

Edukasi - 12 Apr 2024

3 Rekomendasi Airport Lounge di Bali, Harga dan Fasilitasnya

See All

Produk Terkait

Kartu Debit OCBC NISP

Kartu Debit OCBC NISP

A means of payment for all transactions
Kartu Kredit OCBC NISP

Kartu Kredit OCBC NISP

Jadikan setiap tahapan kehidupan sebagai pengalaman baru yang penuh makna

Download OCBC mobile