Cara Kerja Deposito Berdasarkan Jenisnya, Simak Baik-Baik!

11 Agt 2023

Cara kerja deposito dapat dipahami sesuai dengan jenisnya masing-masing.

Deposito merupakan salah satu produk penyimpanan uang yang mulai banyak digunakan. Akan tetapi, masih ada sejumlah orang yang belum tahu cara kerja deposito.

Sebenarnya, cara kerja deposito mudah saja, yaitu menyimpan uang yang kemudian hanya dapat diambil sesuai jangka waktu tertentu.

Namun, perlu diketahui bahwa beberapa jenis deposito memiliki karakteristiknya masing-masing.

Oleh karena itu, untuk lebih lengkapnya, yuk simak uraian mengenai cara kerja deposito berdasarkan jenisnya berikut ini!

Apa itu Deposito?

Apabila dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), deposito dapat diartikan sebagai bentuk uang yang disimpan di dalam rekening.

Lantas, apa perbedaannya dengan tabungan biasa? Nah, yang membedakan adalah sistem penarikan depositonya.

Lebih jelasnya, deposito adalah simpanan pihak lain pada bank di mana penarikannya hanya boleh dilakukan di waktu tertentu sesuai kesepakatan.

Adapun beberapa karakteristik utama deposito, yaitu:

  • Dapat dicairkan hanya setelah jangka waktu yang telah ditentukan berakhir

  • Bisa dilakukan menggunakan mata uang mana pun, baik rupiah maupun valas

  • Ketika hampir mencapai masa tenor, deposito akan diperpanjang otomatis (automatic roll over)

Cara Kerja Deposito berdasarkan Jenisnya

Lantas, bagaimana cara kerja deposito? Sebenarnya, deposito sendiri memiliki 3 jenis, di mana ketiganya mempunyai cara kerjanya masing-masing.

Namun, secara umum, cara kerja deposito dimulai dari penyetoran sejumlah dana ke bank oleh nasabah untuk jangka waktu tertentu sesuai kesepakatan.

Kemudian, bank akan memberikan bunga secara periodik atau akumulatif sampai tiba masa jatuh tempo selama periode waktu tersebut.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah cara kerja deposito berdasarkan jenisnya:

1. Deposito Berjangka

Deposito berjangka merupakan jenis yang paling sering digunakan. Jenis deposito yang satu ini hanya dapat diambil atau dicairkan pada jangka waktu tertentu, mulai dari 1, 2, hingga 24 bulan.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa cara kerja deposito berjangka adalah nasabah hanya bisa menarik uang pada waktu tertentu saja.

Deposito ini dapat diterbitkan atas nama lembaga atau bisa juga perorangan. Nantinya, bank akan memberikan bunga ke tabungan deposito nasabah.

Orang yang bisa menarik deposito harus sesuai dengan nama di rekening. Jadi, tak sembarang orang dapat mengambilnya.

2. Deposito On Call

Berbeda dengan deposito berjangka, jenis yang satu ini menawarkan jangka waktu lebih singkat, yaitu minimal 7 hari dan maksimal 1 bulan.

Meskipun begitu, dana yang disetorkan pada deposito on call akan lebih besar daripada deposito berjangka.

Nominal yang disetorkan dalam deposito on call bisa mencapai Rp50-Rp100 juta tergantung ketentuan dari bank.

Baca juga: Ini 3 Risiko Melakukan Pencairan Deposito Sebelum Jatuh Tempo 

3. Sertifikat Deposito

Jenis yang terakhir adalah sertifikat deposito. Sebenarnya, jenis ini mirip dengan deposito berjangka karena adanya tenggat waktu.

Namun, perbedaannya terletak pada kepemilikannya. Jadi, semua orang dapat memperjualbelikan atau mencairkan deposito ini.

Jadi, alih-alih berfungsi sebagai tabungan, sertifikat deposito lebih mirip seperti investasi yang dapat dimiliki siapa pun. Bahkan, sertifikat deposito sudah masuk ke dalam salah satu instrumen dari pasar uang.

Keuntungan Menabung Deposito

Berikut ini adalah beberapa keuntungan menabung deposito:

1. Memiliki Suku Bunga yang Kompetitif

Banyak orang yang memilih untuk menyimpan uangnya di deposito dibanding tabungan biasa karena suku bunganya jauh lebih tinggi.

Yap, suku bunga deposito bahkan bisa mencapai tiga kali lipat lebih besar daripada tabungan biasa. Dengan demikian, imbal hasil yang akan didapat nasabah pun lebih tinggi.

Selain itu, deposito juga tidak mengenakan biaya administrasi yang membuat dana menjadi berkurang.

2. Kemudahan Mengakses Bunga

Salah satu kekurangan dari deposito adalah uang yang disimpan tidak bisa diambil kapan saja ketika dibutuhkan.

Akan tetapi, nasabah masih dapat mengakses bunganya. Nah, bunga dari deposito inilah yang bisa dijadikan pendapatan alternatif.

Bunga yang didapatkan dapat dinikmati dengan cara ditransfer ke rekening. Jadi, meskipun tidak ingin memakainya, bunga tetap akan dimasukkan ke rekening deposito.

Baca juga: 5 Perbedaan Obligasi dan Deposito, Jangan Sampai Tertukar! 

4. Memiliki Risiko yang Kecil

Yap, deposito merupakan jenis investasi yang memiliki risiko relatif kecil dibanding instrumen lainnya. Sebab, deposito tidak mengenal adanya fluktuasi pasar dan perubahan harga.

Tak hanya itu, apabila bank sudah terdaftar di LPS, maka dapat dijamin uang yang disimpan dalam deposito akan aman dan terhindar dari penyalahgunaan.

LPS sendiri menjamin penyimpanan dana deposito sampai Rp2 miliar dengan suku bunga hingga 7,5%.

Cara Menabung Deposito

Setelah mengetahui cara kerja deposito, Sobat OCBC NISP mungkin menjadi tertarik untuk menggunakannya.

Namun, sebelum menabung deposito, alangkah baiknya untuk memperhatikan beberapa hal berikut terlebih dahulu:

  • Lakukan riset mengenai reputasi bank yang dipilih untuk membuka tabungan deposito. Pastikan bahwa bank tersebut bereputasi baik dan telah dijamin oleh LPS serta terdaftar di OJK

  • Bandingkan jenis deposito mana yang sesuai dengan kebutuhan

  • Bandingkan tingkat suku bunga dan sistem pembayaran yang ditawarkan masing-masing bank. Waspada akan lembaga yang menawarkan suku bunga tinggi di atas ketentuan LPS

Kemudian, jika ingin membuka deposito, Sobat OCBC NISP dapat langsung mendatangi bank yang menawarkannya.

Selain itu, ada juga beberapa lembaga keuangan yang menawarkan fasilitas pembukaan deposito secara online, sehingga nasabah tidak perlu repot-repot mendatanginya langsung.

Kemudian, saat ingin membuka deposito, pastikan untuk menyiapkan berkas identitas yang masih berlaku, seperti KTP dan NPWP.

Demikianlah uraian lengkap yang membahas mengenai cara kerja deposito berdasarkan masing-masing jenisnya.

Secara umum, dapat disimpulkan bahwa cara kerja deposito adalah menyetor sejumlah dana yang penarikannya hanya bisa dilakukan pada jangka waktu tertentu.

Apabila ingin imbal hasil tinggi dengan risiko minim, deposito adalah investasi yang sesuai untuk Sobat OCBC NISP.

Nah, jika tertarik menyimpan dana di deposito berjangka, layanan deposito berjangka yang disediakan OCBC NISP bisa menjadi pilihan tepat!

Adapun beberapa keuntungan yang bisa Sobat OCBC NISP dapatkan, antara lain jangka waktu fleksibel, perpanjangan otomatis, dan ada 5 pilihan mata uang.

Tak hanya itu, OCBC NISP juga menawarkan suku bunga tetap yang tinggi, yaitu mencapai 2,75% p.a.

Oleh karena itu, yuk buka deposito berjangka dan jadilah #FinanciallyFit bersama OCBC NISP!

Baca juga: 7 Tips Memilih Deposito yang Tepat & Terpercaya, Wajib Tahu!

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi - 18 Apr 2024

Manfaat, Jenis, dan Biaya Asuransi KPR yang Perlu Kamu Ketahui

Baca
OCBC NISP 80 Tahun | Promo KPR

Edukasi - 18 Apr 2024

Anti Ditolak, Berikut Tips agar Pengajuan KPR Disetujui Bank

See All

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB
OCBC mobile
ONe Mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.
Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC

Download OCBC mobile