Individu

4 Jenis Reksa Dana untuk Anda

21 Feb 2024 • Ditulis oleh: Tim Wealth Management OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Berdasarkan definisinya reksa dana adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari investor untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Investasi reksa dana sangat cocok untuk tipe investor pemula yang baru memulai investasi, ataupun bagi investor yang tidak memiliki waktu cukup untuk menganalisa pergerakan dari instrumen pasar modal yang ditempatkan.

Investasi reksa dana cocok bagi investor pemula dan investor yang memiliki keterbatasan waktu, karena dana investasi reksa dana dikelola oleh Manajer Investasi (MI) yang profesional dengan prinsip kehati-hatian yang sesuai dengan aturan dari regulator.

Ada empat jenis reksa dana yang harus kita ketahui sebelum mulai berinvestasi:

1. Reksa dana pasar uang (RDPU)

Sesuai namanya, MI akan menempatkan dana investor ke instrumen investasi pasar uang, seperti deposito berjangka, sertifikat deposito, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU) dan jenis instrumen lainnya. Jangka waktu investasi tersebut kurang dari setahun. Risiko tergolong rendah, begitu pula keuntungannya. 

2. Reksa dana pendapatan tetap

Reksa dana pendapatan tetap adalah penempatan modal pada efek surat utang seperti Surat Utang Negara (SUN), obligasi, dan sukuk sekurang-kurangnya 80 persen. Resikonya sendiri cenderung lebih tinggi dibandingkan reksa dana pasar uang. Namun, dalam jangka panjang, imbal hasil yang diperoleh berpotensi lebih tinggi dibandingkan reksa dana pasar uang.

3. Reksa dana saham

Pada jenis ini, investasi reksa dana ditempatkan pada portofolio saham minimal 80 persen. Bila dibandingkan jenis reksa dana lainnya, tipe ini tergolong high risk, high return karena karakteristik pasar yang cenderung fluktuatif.

4. Reksa dana campuran

Berbeda dengan contoh reksa dana sebelumnya, tipe ini akan menempatkan modal di berbagai portofolio, seperti di saham dan obligasi.

Risikonya sendiri tergolong moderat dengan return cenderung lebih tinggi dibanding reksa dana pendapatan tetap.

Setelah memahami jenis-jenis reksa dana ini, sebelum memutuskan berinvestasi, kita perlu menyesuaikan dengan toleransi risiko dan tujuan investasi kita.

Informasi lebih lanjut mengenai reksa dana, klik https://www.ocbc.id/id/individu/wealth-management/reksa-dana

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Wealth Management

Wealth Management

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Cara Menjaga Kekayaan Lintas Generasi agar Tidak Habis di Tengah Jalan
  • Individu
  • Nyala

Cara Menjaga Kekayaan Lintas Generasi agar Tidak Habis di Tengah Jalan

11 Apr 2026

Pelajari cara menjaga kekayaan lintas generasi agar tetap bertahan dan tidak habis, mulai dari perencanaan hingga pengelolaan aset yang tepat.

Konflik Iran dan Dinamika Pasar: Dari Lonjakan Energi hingga Volatilitas Global
  • Individu

Konflik Iran dan Dinamika Pasar: Dari Lonjakan Energi hingga Volatilitas Global

10 Apr 2026

Lonjakan harga energi global dalam beberapa minggu terakhir terutama dipicu oleh gangguan pada jalur distribusi strategis di kawasan Teluk, khususnya Selat Hormuz yang menjadi titik kritis aliran minyak dunia. Kenaikan harga minyak yang telah melampaui 60% sejak awal perang mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap terganggunya pasokan energi, yang kemudian mendorong peningkatan ekspektasi inflasi dan menahan arah kebijakan suku bunga.

Payroll Bank: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya
  • Individu

Payroll Bank: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya

10 Apr 2026

Payroll bank adalah sistem penggajian karyawan sesuai dengan tanggal pembayaran yang telah ditentukan. Yuk simak informasi selengkapnya di artikel ini

Tabungan Emas: Pilihan Investasi di Tengah Ketidakpastian Pasar
  • Individu

Tabungan Emas: Pilihan Investasi di Tengah Ketidakpastian Pasar

10 Apr 2026

Di tengah dinamika pasar global yang masih dibayangi ketidakpastian, emas kembali menjadi salah satu instrumen investasi yang menarik. Perkembangan geopolitik, fluktuasi harga energi, serta perubahan arah kebijakan moneter global mendorong para investor untuk mencari aset yang relatif lebih stabil.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!