6 Risiko Reksa Dana yang Dapat Terjadi, Investor Wajib Tahu!

12 Apr 2023

Risiko reksa dana terjadi pada jenis pasar uang, pendapatan tetap, dan saham.

Reksa dana dikenal sebagai salah satu instrumen investasi yang aman untuk pemula. Meski demikian, bukan berarti risiko reksa dana sama sekali tidak ada.

Bila dibandingkan dengan jenis investasi lain seperti deposito, tentu reksa dana adalah instrumen yang lebih menguntungkan.

Apalagi mengingat modal yang dibutuhkan sangat minim. Sehingga, tak heran jika reksa dana kerap direkomendasikan sebagai pilihan untuk para investor pemula.

Namun, sebagai antisipasi kerugian di masa depan, ada baiknya Sobat Cuan mengenali dulu berbagai risiko reksa dana pada artikel berikut. Yuk, simak baik-baik!

Kelebihan Investasi Reksa Dana

Seperti penjelasan sebelumnya, reksa dana adalah jenis investasi bagi investor yang belum memiliki pengalaman dan kemampuan dalam memperhitungkan risikonya.

Sebagai bentuk investasi bagi pemula, reksa dana memiliki sejumlah kelebihan, antara lain yaitu:

1. Minim Modal

Salah satu kelebihan reksa dana adalah minimnya modal yang ditanam. Sobat Cuan bahkan bisa berinvestasi dengan modal sebesar Rp10.000 saja.

Dengan begitu, Sobat Cuan tidak perlu mengumpulkan uang jutaan rupiah dulu untuk berinvestasi. 

Hal ini berkaitan dengan salah satu prinsip reksa dana, yaitu memanfaatkan upaya bersama untuk memperkecil biaya serta memaksimalkan keuntungan.

2. Proses Transaksi yang Praktis

Kelebihan reksa dana berikutnya adalah proses yang praktis, mulai dari pendaftaran hingga transaksi. 

Apabila telah memiliki rekening bank, Sobat Cuan hanya perlu mendaftarkannya dengan syarat tambahan berupa NPWP.

Selain itu, reksa dana kini telah tersedia dalam bentuk online juga, sehingga Sobat Cuan bisa bertransaksi dari mana saja.

Baca juga: Mengenal Apa itu UnionPay, Yuk Simak Penjelasannya!

3. Pencairan Dana yang Mudah

Berinvestasi dengan reksa dana juga tidak perlu merisaukan proses pencairan, karena bisa dilakukan dengan mudah. 

Bahkan, ketika Sobat Cuan membutuhkan dana tiba-tiba, reksa dana bisa langsung dicairkan dengan tetap mendapat keuntungan.

Selain itu, sejumlah bank juga telah memberikan layanan pencairan dana secara online, sehingga Sobat Cuan tidak perlu datang jauh-jauh ke kantor.

4. Dikelola oleh Ahli

Meskipun investasi reksa dana diperuntukkan bagi investor pemula, Sobat Cuan tidak perlu khawatir perihal pengelolaan uangnya. 

Sebab, reksa dana dikelola langsung oleh ahlinya, yaitu seorang Manajer Investasi yang berpengalaman.

Dengan begitu, dana yang diinvestasikan dapat dipastikan aman dan memiliki peluang untuk mendapat banyak keuntungan.

Risiko Reksa Dana

Investasi reksa dana memang memiliki banyak kelebihan, tetapi bukan berarti tidak memiliki risiko yang perlu dipertimbangkan.

Ada sejumlah risiko reksa dana yang perlu diperhitungkan oleh para investor, yaitu sebagai berikut.

1. Return Tidak Pasti

Risiko reksa dana pertama adalah pengembalian dana yang tidak pasti. Hal ini bisa terjadi ketika banyak investor yang menarik dana secara bersamaan. 

Meski begitu, ketidakpastian ini jarang terjadi karena setiap bank memiliki batas maksimal pencairan dana yang harus dipenuhi oleh Manajer Investasi. 

Selain itu, risiko reksa dana pasar uang juga memiliki return lebih rendah dibandingkan investasi lain, meskipun pengembaliannya dapat dipastikan.

2. Risiko Likuiditas

Risiko reksa dana berikutnya adalah likuiditas yang bermasalah. Risiko likuiditas bisa terjadi pada reksa dana pendapatan tetap, saham, serta pasar uang.

Risiko likuiditas terjadi ketika pihak bank tidak mampu memenuhi permintaan penarikan uang.

Meskipun proses pencairan reksa dana memang tidak sulit, tetapi Manajer Investasi bisa saja terlambat dalam menyiapkan uang ketika ada investor mengajukan penarikan dana. Hal ini yang menyebabkan terjadinya risiko likuiditas.

Namun Sobat Cuan tidak perlu khawatir terlebih dahulu, sebab reksa dana kini telah diatur dalam Undang-Undang dan masa pencairannya maksimal adalah 7 hari.

Baca juga: Syarat Pengajuan Kartu Kredit, Ini Hal yang Harus Dipenuhi!

3. Wanprestasi

Risiko reksa dana berikutnya adalah terjadinya wanprestasi atau gagal bayar. Wanprestasi bisa menjadi risiko reksa dana pendapatan tetap, saham, dan pasar uang.

Risiko reksa dana ini terjadi ketika rekan usaha dari Manajer Investasi tidak berhasil memenuhi kewajibannya.

Rekan usaha yang dimaksud adalah pialang, emiten, bank kustodian, hingga agen penjual efek reksa dana. Rekan usaha ini dipilih secara langsung oleh Manajer Investasi.

4. Nilai Menurun

Risiko reksa dana berikutnya adalah adanya kemungkinan penurunan nilai. Harga reksa dana dihitung berdasarkan nilai aktiva bersih per unit penyertaan.

Harga reksa dana ini akan dihitung setiap hari bursa dan berisiko terjadi fluktuasi akibat market risk.

Penurunan nilai reksa dana ini terjadi akibat perubahan pada harga aset. Risiko reksa dana saham akan lebih tinggi, sebab fluktuasi harga bisa terjadi dalam jangka pendek.

Di sisi lain, risiko reksa dana pasar uang memiliki kemungkinan penurunan nilai yang cenderung lebih rendah. 

Sebab, reksa dana pasar uang bekerja menggunakan deposito dan obligasi dengan batas waktu kurang dari setahun.

5. Tidak Dijamin Pemerintah

Apabila terjadi kebangkrutan di suatu bank, maka kerugian setiap investor tidak dijamin oleh pihak bank maupun pemerintah.

Lain halnya dengan produk investasi lain, seperti deposito yang telah dijamin oleh pihak LPS, sehingga kerugian investor akan ditanggung pemerintah.

6. Masalah Ekonomi dan Politik

Permasalahan ekonomi dan politik pada suatu negara juga menjadi salah satu risiko reksa dana yang menyebabkan nilai investasi tidak stabil.

Contohnya ketika sebuah negara menerapkan aturan baru terkait investasi, maka reksa dana juga membutuhkan adaptasi untuk menyesuaikan diri.

Nah, itulah informasi seputar risiko reksa dana yang bisa terjadi pada saham, pasar uang, hingga pendapatan tetap.

Meskipun demikian, reksa dana memiliki risiko rendah dan cocok dilakukan bagi Sobat Cuan yang sedang belajar berinvestasi. 

Apabila tertarik untuk mulai berinvestasi, Sobat Cuan bisa memanfaatkan layanan Reksa Dana Profesional dari OCBC NISP.

Reksa dana OCBC NISP memiliki sejumlah manfaat, seperti kemudahan dan kenyamanan transaksi, diversifikasi risiko, serta pilihan investasi yang fleksibel.

Tunggu apa lagi, yuk, segera berinvestasi dan mencapai #FinanciallyFit bersama OCBC NISP!

Baca juga: Klausul Asuransi: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Contohnya

 

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi - 18 Apr 2024

Manfaat, Jenis, dan Biaya Asuransi KPR yang Perlu Kamu Ketahui

Baca
OCBC NISP 80 Tahun | Promo KPR

Edukasi - 18 Apr 2024

Anti Ditolak, Berikut Tips agar Pengajuan KPR Disetujui Bank

See All

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB
OCBC mobile
ONe Mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.
Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC

Download OCBC mobile