Disrupsi Teknologi: Pengertian, Dampak, dan Cara Menghadapi

19 Mei 2023

Disrupsi teknologi adalah salah satu efek dari perkembangan teknologi. Apa itu?

Pernahkah Sobat OCBC NISP mendengar tentang apa itu disrupsi teknologi? Mudahnya, disrupsi teknologi adalah transformasi atau perubahan masif pada hal-hal mendasar yang diakibatkan oleh pesatnya perkembangan sistem teknologi digital.

Adapun salah satu contoh disrupsi teknologi adalah tergantikannya peran manusia oleh robot, di mana fenomena ini kian sering kita temui. Akibatnya, jumlah pengangguran teknologi pun makin meningkat.

Lantas, bagaimana cara menghadapi tantangan di era disrupsi teknologi ini? Simak artikel berikut untuk mengetahui apa itu disrupsi teknologi selengkapnya beserta penyebab, contoh, dampak, manfaat, tantangan, dan sejumlah tips menghadapinya!

Apa Itu Disrupsi Teknologi?

Pada dasarnya, disrupsi teknologi adalah sebuah fenomena yang terjadi ketika suatu teknologi baru muncul dan mengubah cara konvensional masyarakat dalam menjalankan bisnis.

Di sisi lain, dapat dipahami pula bahwa disrupsi teknologi adalah suatu inovasi yang mengganti cara hidup dan pola pikir masyarakat, mengubah budaya kerja perusahaan, atau bahkan menciptakan pasar baru yang belum pernah ada sebelumnya.

Oleh karena itu, jika tidak dihadapi dengan strategi tepat, disrupsi teknologi adalah proses yang dapat mengancam bisnis konvensional dan membuat mereka kehilangan pangsa pasar.

Penyebab Disrupsi Teknologi

Terjadinya disrupsi teknologi yang dapat membuat transformasi besar-besaran tentu diakibatkan oleh beberapa faktor.

Adapun sejumlah hal yang menjadi penyebab disrupsi teknologi adalah sebagai berikut:

1. Revolusi 4.0

Dalam waktu singkat, teknologi digital telah berkembang dengan pesat dan menyebar ke seluruh penjuru kota.

Keberadaan internet ini memungkinkan masyarakat untuk memperoleh dan berbagi informasi secara real-time tanpa batasan.

Nah, perkembangan inilah yang kemudian disebut sebagai revolusi 4.0, di mana integrasi dan interkoneksi semakin meningkat.

2. Perilaku Masyarakat

Pada dasarnya, teknologi digital dibuat dengan tujuan untuk memudahkan aktivitas manusia. Itu artinya, perilaku manusia pun menjadi terdampak dan lambat laun akan berubah.

Jika dahulu kala segala aktivitas manusia harus dilakukan secara fisik, kini hampir semua kegiatan bahkan dapat dilakukan secara digital, mengandalkan koneksi internet.

Perilaku masyarakat yang menjalani kehidupan nyata dan dunia digital ini menciptakan berbagai perubahan sehingga menghasilkan disrupsi teknologi.

Baca juga: Apa itu Burn Rate? Ini Pengertian, Manfaat, & Cara Hitungnya

3. Adanya Inovasi Model Bisnis

Kehadiran pengusaha baru yang mengandalkan teknologi juga memengaruhi pasar secara signifikan.

Para pengusaha baru ini menciptakan inovasi dan meningkatkan sumber daya manusia mereka, sehingga dapat menggeser posisi bisnis yang sudah ada sebelumnya.

Akibatnya, bisnis konvensional yang tidak siap untuk berubah pun akan kalah dalam persaingan.

Manfaat Disrupsi Teknologi

Sampai di sini, Sobat OCBC NISP mungkin bertanya-tanya, adakah manfaat disrupsi teknologi?

Pada dasarnya, disrupsi teknologi membawa manfaat, baik bagi pelaku bisnis maupun masyarakat secara keseluruhan.

Yap, disrupsi teknologi dapat mendorong terciptanya inovasi baru, memberikan pilihan produk atau layanan yang lebih beragam, serta mempercepat proses bisnis.

Dengan demikian, hal ini membuka peluang bagi para pelaku bisnis untuk memperluas pasar dan meningkatkan keuntungan.

Contoh Disrupsi Teknologi

Dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya ada banyak contoh disrupsi teknologi yang telah Sobat OCBC NISP. Apa sajakah itu?

Langsung saja, sejumlah contoh disrupsi teknologi adalah sebagai berikut:

1. Robotika

Hingga kini, penemuan robotika terbukti dapat menggantikan peran dan pekerjaan manusia yang rutin dan strategis.

Kemungkinan besar, berbagai ide baru mengenai robotika akan terus bermunculan sesuai dengan permintaan kebutuhan praktis di masa depan.

2. Mesin Cetak 3D

Pada era digital 4.0 ini, mesin cetak 3D semakin dibutuhkan dan berkembang karena memudahkan manusia dalam membuat suatu benda atau objek.

Tak hanya itu, mesin cetak 3D juga lebih ekonomis dari sisi biaya, dan desain yang dihasilkan pun lebih sempurna.

Baca juga: Apa itu HMETD? Berikut Pengertian dan Cara Membeli Sahamnya!

3. Augmented Reality dan Virtual Reality

Augmented reality dan virtual reality memungkinkan manusia untuk lebih mudah dalam memilih sekaligus menentukan hal yang dibutuhkan.

Selain itu, Augmented reality dan virtual reality juga dapat membuat manusia berinteraksi dengan objek virtual dan objek nyata lainnya secara real time.

4. Artificial Intelligence

Artificial intelligence atau kecerdasan buatan adalah sistem kerja perangkat digital yang mampu mendeteksi, mengolah data, dan menyelesaikan masalah.

Data dari artificial intelligence itu nantinya akan diolah untuk membantu merumuskan, memutuskan, sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam menyelesaikan masalah.

5. Internet of Things (IoT) dan Teknologi 5G

Internet of Things (IoT) dan Internet 5G menjadi teknologi utama pada era digital 4.0 untuk mengumpulkan dan menghubungkan data penting, serta mengetahui kebutuhan pelanggan.

6. Biologi Sintetis dan Bahan Canggih Bioteknologi

Biologi sintetis dan bahan canggih bioteknologi merupakan pemanfaatan proses seluler serta molekuler yang dapat menghasilkan temuan canggih sekaligus memungkinkan menyelamatkan kehidupan di masa depan.

Di samping itu, biologi sintetis dan bahan canggih bioteknologi juga dapat meningkatkan efisiensi dalam sistem manufaktur.

7. Big Data dan Komputasi Kuantum

Big data dan komputasi kuantum memungkinkan sebuah data dapat dicari dengan lebih mudah dan cepat. Oleh karena itu, bukan tidak mungkin jika big data dan komputasi kuantum akan menguasai kebutuhan data digital di masa depan.

8. Cloud Access

Cloud access atau komputasi akses awan akan terus mengalami peningkatan akses dan mempengaruhi penggunaan big data.

9. Blockchain

Blockchain adalah teknologi yang dapat membagikan dan mengonfirmasi transaksi, seperti pembuatan blok secara otomatis, untuk menghindari pengaruh mata uang tradisional dan lembaga keuangan.

Adapun contoh dari penggunaan teknologi blockchain adalah mata uang digital kripto dan Bitcoin.

Baca juga: Mengenal Apa itu Dilusi Saham, Penyebab, dan Dampaknya

10. Pemanfaatan Drone

Pemanfaatan drone bermanfaat untuk membantu penelitian, mendukung sistem pertahanan, dan menjalankan pekerjaan yang sebelumnya dilakukan secara manual menjadi lebih mudah.

Dampak Disrupsi Teknologi

Disrupsi teknologi adalah suatu hal yang membawa perubahan besar dalam dunia bisnis, menghasilkan teknologi lebih canggih, dan memudahkan aktivitas.

Namun, sebagai dampaknya, perusahaan yang tidak mampu beradaptasi terhadap perubahan akan kalah saing.

Sehubungan dengan ini, beberapa dampak disrupsi teknologi adalah memunculkan kompetisi dan persaingan, seperti:

  • Antara media cetak dengan e-paper dan media sosial
  • Antara ojek pangkalan konvensional dan ojek online
  • Antara warung dengan metode pembayaran tunai dengan merchant yang sudah menyediakan layanan cashless
  • Antara bisnis retail offline dengan marketplace

Tips Menghadapi Disrupsi Teknologi

Setelah mengetahui dampak dan tantangan di era disrupsi teknologi, tentu Sobat OCBC NISP juga harus memahami bagaimana tips menghadapinya.

Yap, jangan khawatir, beberapa hal yang dapat Sobat OCBC NISP lakukan dalam menghadapi tantangan di era disrupsi teknologi adalah sebagai berikut:

1. Mengadopsi Teknologi Digital

Guna menunjang performa bisnis dan menghemat waktu, perusahaan harus mengadopsi teknologi digital.

Adapun beberapa teknologi yang dapat diterapkan antara lain, yaitu robot, big data, dan sejumlah tools marketing.

Selain itu, perusahaan juga harus memahami strategi pemasaran digital untuk dapat mengembangkan bisnis.

2. Melakukan Inovasi

Berinovasi adalah langkah selanjutnya dalam menghadapi era disrupsi teknologi. Seperti yang kita tahu, inovasi merupakan kunci sukses dalam mempertahankan pasar.

Namun tentunya, perusahaan harus konsisten melakukan riset dan inovasi untuk mengikuti perubahan pasar yang terus berubah dari waktu ke waktu.

3. Meningkatkan Sumber Daya Manusia

Tips terakhir dan tidak kalah penting dalam menghadapi disrupsi teknologi adalah perusahaan perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia mereka.

Hal ini dilakukan untuk memudahkan karyawan dalam beradaptasi dengan teknologi baru dan menghadapi kompetitor yang lebih unggul.

Demikian penjelasan seputar apa itu disrupsi teknologi, mulai dari penyebab, manfaat, contoh, dampak, hingga tips menghadapinya.

Pada intinya, disrupsi teknologi dapat menjadi ancaman, terutama dalam bidang perekonomian, jika tidak ditangani dengan tepat.

Oleh karena itu, diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas agar bisnis dapat terus berjalan di tengah era disrupsi teknologi ini.

Adapun salah satu caranya yaitu dengan belajar mengelola keuangan melalui OCBC NISP untuk meraih Wealth Management yang sesuai dengan kebutuhan finansial.

Yuk, raih masa depan dengan aman dan tanpa beban, bersama OCBC NISP!

Baca juga: Apa Itu Imported Inflation? Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi - 14 Jun 2024

Pilihan Alternatif Selain Emas untuk Investasi Logam Mulia

Baca

Edukasi - 14 Jun 2024

7 Mobil Termahal di Dunia Tahun 2024, Apa Saja?

See All

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB
OCBC mobile
ONe Mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.
Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC

Download OCBC mobile