Ingin tahu saldo Jamsostek tanpa harus ke kantor cabang? Kamu bisa cek saldo BPJS Ketenagakerjaan langsung lewat HP dengan cepat dan praktis. Melalui aplikasi resmi, website, hingga layanan digital lainnya, informasi saldo Jaminan Hari Tua (JHT) bisa diakses kapan saja.
BPJS Ketenagakerjaan dulu dikenal dengan Jaminan Sosial Tenaga Kerja atau disingkat Jamsostek. Namun pada tahun 2014, Jamsostek dilebih menjadi BPJS Kesehatan.
Saat itu, Pemerintah Indonesia menggabungkan beberapa program jaminan sosial termasuk Jamsostek ke dalam satu sistem yang lebih terpadu dan menyeluruh. Di dalam BPJS Ketenagakerjaan, ada juga Jaminan Hari Tua.
Sebelum kita membahas mengenai cara cek saldo Jamsostek lewat HP, ada baiknya kita pahami dulu apa itu BPJS Ketenagakerjaan.
Apa Itu BPJS Ketenagakerjaan?
BPJS Ketenagakerjaan adalah jaminan sosial yang diberikan untuk para pekerja. Misalnya, ketika pekerja mengalami risiko kehilangan pekerjaan, menghadapi hari tua, hingga kecelakaan kerja.
Maka, hal itu ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan, yang dahulu dikenal dengan nama Jamsostek. Lantas, bagaimana cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan? Simak informasi lengkap berikut ini:
Baca Juga: Cara Mengurus BPJS Kesehatan secara Online & Offline, Simak!
Cara Cek Saldo Jamsostek Online
Cek saldo Jamsostek lama dapat dilakukan untuk program Jaminan Hari Tua (JHT). Untuk mengecek berapa saldo JHT, kamu bisa dilakukan dengan beberapa cara.
Berikut ini cara mengecek saldo Jamsostek lewat HP secara online.
1. Lewat Aplikasi JMO
Cara cek saldo Jamsostek lewat HP yang paling mudah dan direkomendasikan saat ini adalah melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO). Aplikasi resmi dari BPJS Ketenagakerjaan ini memungkinkan kamu melihat saldo Jaminan Hari Tua (JHT) secara real-time, sekaligus mengakses berbagai layanan lainnya dalam satu platform.
JMO tersedia untuk pengguna Android maupun iPhone dan bisa diunduh melalui Play Store atau App Store. Setelah aplikasi terpasang, kamu hanya perlu login untuk mulai mengecek saldo.
Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh dan buka aplikasi JMO di HP kamu
- Lakukan registrasi menggunakan data diri seperti NIK dan nomor KPJ (Kartu Peserta Jamsostek)
- Jika sudah terdaftar, login menggunakan email dan kata sandi
- Pada halaman utama, pilih menu Jaminan Hari Tua (JHT)
- Klik Cek Saldo, lalu informasi saldo akan langsung ditampilkan
Melalui aplikasi ini, kamu juga bisa melihat riwayat iuran dari setiap perusahaan tempat kamu bekerja. Selain itu, JMO menyediakan fitur lain seperti pengajuan klaim JHT, pembaruan data peserta, hingga informasi program BPJS Ketenagakerjaan.
2. Lewat Website
Cara melihat saldo jamsostek secara online lainnya adalah mengecek saldo Jamsostek lewat website BPJS Ketenagakerjaan. Kemudian, ikuti langkah-langkah berikut ini:
Baca Juga: Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan, Syarat Lengkapnya!
- Klik Layanan Peserta → Tenaga Kerja
- Muncul pilihan BPJSTKU dan Antrian online. Pilih BPJSTKSU
- Kamu akan diarahkan ke halaman https://sso.bpjsketenagakerjaa.go.id/ log in
- Masukkan email dan kata sandi
- Pilih Lihat Saldo
Jika kamu pengguna baru, maka harus melakukan registrasi terlebih dahulu:
- Pilih Daftar Pengguna
- Ikuti langkah-langkahnya dengan isi formulir (siapkan nomor Kartu Peserta Jamsostek/ KPJ)
- Pilih Setuju → Daftarkan
- Tunggu konfirmasi melalui email atau SMS untuk melakukan
3. Lewat SMS 2757
Cara paling mudah cek saldo Jamsostek lama adalah lewat SMS. Caranya dengan mengirimkan SMS ke nomor 2757. Tapi sebelumnya, peserta jaminan sosial harus melakukan pendaftaran lewat SMS dengan mengetik:
Daftar(spasi)SALDO#NO_KTP#TGL_Lahir(HH-BB-TTTT)#NO_PESERTA#EMAIL(jika ada)
Kirim sms tersebut ke 2757. Setelah terdaftar, kamu bisa mulai melakukan pengecekan saldo JHT dengan mengetikkan:
SALDO(spasi)NO_PESERTA
Selanjutnya kirim ke 2757 dan tunggu beberapa saat. Saldo Jamsostek hari tua bakal muncul lewat SMS balasan. Mengecek saldo lewat SMS akan dikenakan biaya pulsa 165 per SMS.
Baca Juga: 4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Lengkap dan Terbaru
Cara Cek Saldo Jamsostek secara Offline
Salah satu cara konvensionalnya adalah dengan datang langsung ke kantor BPJS Ketenagakerjaan. Di sana kamu tinggal menunjukkan kartu kepesertaan dan juga kartu identitas seperti KTP atau SIM.
Setelah pencocokan data selesai, nantinya kamu akan ditunjukkan besaran tabungan hari tua yang kamu miliki. Jangan lupa sesuaikan dengan perkiraan biaya hidup setelah pensiun tadi.
Cara Cek Saldo Jamsostek yang Sudah Tidak Aktif
Cara cek saldo Jamsostek lama yang sudah tidak aktif tidak jauh berbeda dengan cara pengecekan biasa. Ada beberapa pilihan cara sebagai berikut.
1. Melalui Website
- Kunjungi situs https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/ lalu login ke akun terdaftar
- Bila muncul status tidak valid, artinya BPJS Ketenagakerjaan tidak aktif
- Klik opsi ‘Cek Kartu Digital’ untuk melihat nomor serta saldo JHT
2. Melalui Kantor Cabang
Opsi kedua bisa dilakukan dengan mengunjungi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan. Pilihlah lokasi kantor terdekat untuk bertemu langsung dengan petugas.
Baca Juga: Apa Perbedaan KIS dan BPJS? Simak Penjelasannya Yuk!
Pastikan kamu mempersiapkan dokumen yang kira-kira akan dibutuhkan, seperti Kartu Keluarga, KTP, dan paklaring bila perlu. Nantinya, petugas bisa membantu cek BPJS Ketenagakerjaan dan berapa saldo yang tersisa.
3. Lewat Call Center
Kamu juga bisa mengecek melalui layanan call center BPJS Ketenagakerjaan. Kamu cukup menghubungi nomor resmi di 021-175 dan menanyakan langsung ke petugas call center mengenai status keaktifan serta saldomu.
Cara Mencairkan Saldo BPJS Ketenagakerjaan
Berdasarkan peraturan yang dibuat oleh BPJS Ketenagakerjaan dan pemerintah pada tahun 2015, kini peserta gak harus berusia lanjut untuk mencairkan dana JHT.
Bagi peserta yang telah berhenti bekerja dan sedang masa tunggu selama lebih dari 1 bulan sudah berhak untuk melakukan pencairan dana sesuai dengan saldo yang dimiliki.
Nah, jika kamu ingin melakukan pengajuan klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan bisa pilih secara online atau offline. Untuk persyaratan dokumen pencairan, kamu perlu menyiapkan:
Baca Juga: Apa Perbedaan KIS dan BPJS? Simak Penjelasannya Yuk!
- Salinan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
- Salinan dan KTP asli
- Salinan dan Kartu Keluarga asli
- Salinan dan paklaring asli
- Salinan dan buku rekening asli
1. Mencairkan Dana Jamsostek secara Offline
- Datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat dari tempat tinggal kamu.
- Mengisi formulir pengajuan klaim.
- Serahkan dan tunjukkan dokumen-dokumen persyaratan yang telah disebutkan di atas kepada petugas.
- Tunggu proses wawancara dan pengambilan foto.
- Tunggu hingga proses pencairan disetujui.
Sayangnya, pencairan dengan cara offline ini akan memakan banyak waktumu. Karena, kamu harus rela antri panjang dengan para peserta lainnya. Tipsnya supaya dapat nomor antrean duluan adalah dengan datang sepagi mungkin.
2. Mencairkan Dana Jamsostek secara Online
Buat kamu yang malas antri pagi-pagi buta, BPJS Ketenagakerjaan sudah mempersiapkan layanan e-claim untuk prosedur klaim online BPJS Ketenagakerjaan.
Layanan ini memungkinkan kamu untuk melakukan pencairan dari rumah hanya bermodalkan komputer dan jaringan internet. Berikut ini langkah-langkahnya.
- Lakukan pendaftaran online e-Klaim di website https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/
- Isi formulir yang tertera di email tersebut, mulai dari data diri sampai alasan klaim.
- Cek kelengkapan data lalu masukkan PIN dan Kode Verifikasi yang dikirim lewat email atau SMS.
- Unggah dokumen-dokumen persyaratan yang telah disebutkan di atas.
- Tunggu konfirmasi balasan dari pihak BPJS Ketenagakerjaan selama 1 x 24 jam.
- Datang ke kantor BPJS terdekat untuk proses pencairan sambil membawa dokumen-dokumen persyaratannya. Dalam proses ini pihak BPJS akan melakukan verifikasi data ini dilakukan secara langsung.
- Proses pencairan umumnya memakan waktu 10 hari kerja.
Baca Juga: Begini Cara Cek Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan
Pencairan saldo BPJS Ketenagakerjaan tersebut berlaku untuk peserta baik yang mengajukan klaim sebagian sebesar 10 persen, 30 persen, atau penuh 100 persen.
Namun, harus diingat bahwa pencairan JHT secara penuh hanya bisa dilakukan oleh peserta yang sudah tidak lagi bekerja karena mengundurkan diri maupun terkena PHK.
Sementara bagi peserta yang masih aktif bekerja, hanya bisa mengambil sebagian setelah masa kepesertaan berjalan minimal selama 10 tahun.
Cara Cek Status Klaim BPJS Ketenagakerjaan
Nah, kalau sudah mengajukan pencairan saldo atau klaim, selanjutnya kamu bisa mengecek secara berkala kelanjutan proses pencairan tersebut.
Cara mengecek status klaim BPJS Ketenagakerjaan bisa dilakukan melalui bpjsketenagakerjaan.go.id/tracking. Berikut ini langkah-langkahnya:
- Kunjungi situs dan masukkan nomor kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
- Klik ‘Informasi Status Klaim’ dan akan muncul status klaim dana JHT
Kalau kamu sudah mengajukan klaim, status klaim pasti bisa dicek melalui situs tersebut. Jika belum muncul, kamu bisa menghubungi pihak layanan klaim BPJS Ketenagakerjaan.
Baca Juga: Ketahui Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan & Tarif Terbarunya
Kontak layanan saldo dan klaim BPJS Ketenagakerjaan bisa dihubungi lewat nomor khusus Layanan Masyarakat di 175.
Demikian ulasan lengkap soal cara cek saldo BPJS menggunakan HP maupun dengan cara mengunjungi kantor BPJS. Jika kamu berniat mencairkan dana JHT dari BPJS, sebaiknya gunakan dengan bijak agar bisa memberi manfaat jangka panjang.
Salah satu pilihan yang bisa kamu pertimbangkan adalah menyimpan dana tersebut di instrumen yang relatif stabil seperti deposito. Produk Deposito dari OCBC menawarkan bunga yang kompetitif, sehingga dana kamu bisa berkembang lebih optimal dengan risiko yang terukur.
Selain itu, deposito juga cenderung aman karena hanya bisa dicairkan oleh pemilik rekening. Selain deposito, kamu juga bisa mempertimbangkan obligasi sebagai alternatif untuk mengembangkan dana.
Melalui OCBC, kamu dapat mengakses produk obligasi yang berpotensi memberikan imbal hasil lebih menarik dibandingkan tabungan biasa, dengan pilihan tenor yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan finansial kamu.
Untuk memulai, kamu cukup membuka rekening Nyala melalui aplikasi OCBC mobile. Setelah itu, kamu bisa langsung memilih produk deposito atau obligasi sesuai tujuan keuanganmu.
Yuk, manfaatkan dana JHT kamu dengan lebih optimal bersama OCBC dan mulai langkah menuju pencapaian life goals kamu dari sekarang!