Individu

Indon China Yuan Sebagai Diversifikasi Aset dan Mata Uang

1 Dec 2025 • Write By: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Indon China Yuan Sebagai Diversifikasi Aset dan Mata Uang

Pemerintah Indonesia pada akhir bulan Oktober lalu baru saja meluncurkan obligasi pemerintah dengan denominasi CNH atau lebih dikenal sebagai “Dim-Sum bonds” untuk pertama kalinya. Dim sum bonds atau INDON CNH diterbitkan sebesar 6 miliar Yuan, yang terbagi menjadi dua tenor yaitu 5 tahun dengan kupon 2.5% per tahun dan tenor 10 tahun dengan kupon 2.90% per tahun. Berikut adalah tabel indikasi obligasi INDON CNH;

Sumber: Bank OCBC, 01 Des 2025

Beberapa faktor pendukung Indon CNH:

  1. Diversifikasi mata uang

    Sumber: Bloomberg, 11 Nov 2025

    CNH merupakan salah satu mata uang asing alternatif selain USD, AUD, dan SGD. Pergerakan CNH/IDR terlihat menguat sejak 2024 lalu. Meskipun jika dilihat dalam jangka panjang (sejak tahun 2016), depresiasi Rupiah terhadap CNH hanya berada pada level 0.84% setiap tahunnya. Maka, obligasi INDON CNH ini dapat dijadikan alternatif diversifikasi investasi aset dan mata uang.

  2. Credit rating obligasi pemerintah Indonesia berada pada kategori Investment Grade

    Sumber: Kemenkeu Republik Indonesia

    Hingga kini, credit rating sovereign bond Indonesia masih terjaga pada level Investment Grade, sehingga potensi atau risiko gagal bayar pada obligasi pemerintah Indonesia sangat minim. Dengan posisi Indonesia saat ini, tentunya ketertarikan investor asing untuk mengakumulasi obligasi global pemerintah Indonesia sebagai alternatif investasi juga cukup besar. Termasuk dengan obligasi INDON CNH yang baru saja di terbitkan.

  3. Imbal hasil yang menarik
  4. Sumber: Bank OCBC, *indikasi suku bunga deposito yang berlaku

    Imbal hasil yang diberikan dari obligasi INDON CNH pemerintah Indonesia lebih menarik dibandingkan dengan deposito dalam mata uang CNH. Maka, dapat dimanfaatkan sebagai instrumen untuk memaksimalkan portfolio investasi.

Melalui penjelasan di atas, maka obligasi INDON CNH menjadi salah satu alternatif investasi dengan mata uang asing selain USD. Selain itu, terdapat promo cash rebate untuk pembelian obligasi sekunder INDON dalam berbagai pilihan mata uang (termasuk CNH) yang berlaku hingga 31 Desember 2025. Untuk informasi lebih lanjut terkait cash rebate dan transaksi Indon CNH, dapat mengunjungi tautan berikut:

web.ocbc.id/obligasirebate
https://open.ocbc.id/lAXz/u84kp3l0
https://open.ocbc.id/lAXz/fnzffjdo

Catatan Penting:

  1. Informasi ini hanya berupa informasi umum yang tidak memperhitungkan tujuan investasi, kondisi keuangan, atau kebutuhan tertentu Nasabah/Investor atau pihak manapun. Informasi ini bukan dan tidak seharusnya dianggap sebagai suatu penawaran penjualan atau suatu ajakan untuk membeli suatu produk investasi tertentu, dan tidak seharusnya dianggap sebagai suatu nasihat investasi, serta tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Nasabah/Investor wajib memilih dengan hati-hati produk yang akan dipilih.
  2. Informasi ini dipersiapkan oleh Bank dengan mengandung materi informasi dari sumber referensi yang dianggap dapat dipercaya oleh Bank. Namun demikian, Bank tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan semua proyeksi, pendapat atau fakta-fakta statistik lainnya yang tercantum dalam materi informasi tersebut.
  3. Nasabah/Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan investasi sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan antara lain peraturan perundang- undangan, pajak, dan akuntansi.
  4. Bank maupun setiap karyawannya tidak bertanggung jawab atas segala kerugian langsung, khusus, tidak langsung, konsekuensial, insidental, atau kerugian atau kerusakan lain dalam bentuk apa pun yang timbul dari penggunaan informasi di sini (termasuk segala kesalahan, kelalaian, atau pernyataan keliru di sini, baik karena kelalaian atau lainnya) atau komunikasi lebih lanjut.
  5. Bank, dan/atau perusahaan afiliasinya, dan/atau karyawan tidak membuat pernyataan atau jaminan (tersurat atau tersirat) atau menerima tanggung jawab atau kewajiban apa pun sehubungan dengan, atau terkait dengan, keakuratan atau kelengkapan informasi dan opini yang terkandung dalam laporan ini atau informasi apa pun yang terkandung dalam laporan ini atau informasi atau opini lainnya yang tetap tidak berubah setelah diterbitkan.
  6. Pencantuman data kinerja masa lalu hanya untuk asumsi perhitungan, sehingga tidak dapat digunakan untuk menjamin kinerja di masa datang.
  7. Informasi ini tidak boleh dipublikasikan, diedarkan, direproduksi atau didistribusikan secara keseluruhan atau sebagian kepada orang lain tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari Bank.
  8. Informasi ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Untuk informasi lebih lanjut, harap hubungi TANYA OCBC 1500-999 atau cabang Bank terdekat.
  9. PT Bank OCBC NISP Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia, serta merupakan peserta penjaminan LPS.

Share this Article

Related Product

Wealth Management

Wealth Management

All the Convenience
in One Hand

Enjoy the benefits from OCBC based on your needs

Other Articles

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan
  • Individu

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan

27 Mar 2026
Memanfaatkan Momentum Yield Obligasi Indonesia Sebagai Passive Income
  • Individu

Memanfaatkan Momentum Yield Obligasi Indonesia Sebagai Passive Income

26 Mar 2026
Kepercayaan Jadi Kunci: Ini Hubungan Sehat antara Bank & Nasabah
  • Individu

Kepercayaan Jadi Kunci: Ini Hubungan Sehat antara Bank & Nasabah

26 Mar 2026
Dalam kehidupan sehari-hari, kita mempercayakan banyak hal penting kepada bank, diantaranya: menyimpan dana, menerima gaji, membayar tagihan, hingga merencanakan masa depan melalui tabungan atau investasi. Semua itu berjalan baik karena adanya satu hal mendasar, yaitu kepercayaan.
Cewek Green-Flag 2026:  Bukan Cuma Self Love Tapi Juga Self-Saving
  • Individu

Cewek Green-Flag 2026: Bukan Cuma Self Love Tapi Juga Self-Saving

13 Mar 2026
OCBC Fitness Index 2025 menunjukkan bahwa hanya 89% anak muda di Indonesia rutin menabung, turun 3% dari tahun sebelumnya di angka 92%

Banking at Your Fingertips

Download OCBC mobile now!