Individu

Top 3 Sector IHSG

15 Dec 2022 • Write By: Tim Wealth Management OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Hingga 30 November 2022, kinerja saham-saham terlihat bervariasi, dimana sejumlah sektor mencatatkan kinerja yang baik, dan beberapa sektor lainnya sebaliknya. Terlihat dari gambar di bawah, ketiga penguatan terbesar sejak awal tahun dipimpin oleh sektor energi (+82.43%), sektor industri (+20.21%), dan sektor konsumer non-siklikal (+12.17%). Sementara itu, kinerja beberapa sektor terlihat tertinggal, pelemahan dipimpin oleh seperti sektor teknologi (-34.45%).

Sumber: Bloomberg, 30 November 2022

  • Sektor Energi (Energy)
    Sektor energi terdiri dari perusahaan yang menjual produk dan jasa yang terkait dengan ekstraksi energi, termasuk energi tidak terbarukan (bahan bakar fosil). Sektor energi dipengaruhi langsung oleh harga komoditas global oleh perusahaan energi, seperti minyak dan gas bumi, gas alam, batu bara penambang, dan perusahaan yang menyediakan jasa penunjang industri.

    Kinerja signifikan dari saham-saham pada sektor energi seiring dengan naiknya harga komoditas, terutama batu bara, yang menjadi naik karena terbatasnya pasokan akibat dampak dari perang Rusia-Ukraina. Indonesia pun diuntungkan sebagai salah satu produsen batu bara. Maka dari itu, sektor energi berhasil menjadi pendorong terbesar pergerakan IHSG. Beberapa emiten sektor energi diantaranya: Adaro Energy Indonesia Tbk, Bumi Recources Tbk.
  • Sektor Perindustrian (Industrials)
    Sektor industri terdiri dari perusahaan yang menjual produk dan jasa yang umumnya dikonsumsi oleh industri, bukan konsumen. Produk dan jasa yang dihasilkan merupakan produk dan jasa akhir, bukan produk yang harus diolah kembali sebagai bahan baku.

    Perindustrian juga mencatatkan kinerja yang baik, didorong oleh permintaan dari industri manufaktur yang pulih pasca pandemi COVID-19, terutama dengan kebijakan pelonggaran lockdown. Hal tersebut juga turut mendorong pertumbuhan laba bersih emiten industri. Emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar pada sektor industrial diantaranya PT United Tractors Tbk, dan PT Astra International Tbk.
  • Barang Konsumen Primer (Consumer Non-Cyclicals)
    Industri barang konsumsi primer terdiri dari perusahaan yang memproduksi atau mendistribusikan produk dan jasa yang biasanya dijual kepada konsumen, dimana merupakan barang primer/dasar. Sebagai tambahan, sektor konsumer non-siklikal adalah jenis sektor konsumsi bahan pokok yang umumnya akan tetap dibutuhkan dan dikonsumsi bahkan pada kondisi ekonomi resesi. Sehingga sektor ini bersifat lebih defensif. Beberapa emiten consumer non-cyclical diantaranya PT Unilever Indonesia, PT Indofood CBP Sukses Makmur, PT Mayora Indah Tbk.

    Ke depan, kinerja sekor-sektor dalam IHSG masih akan dipengaruhi oleh keadaan ekonomi baik global dan juga domestik. Namun, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih positif, didukung oleh fundamental yang solid masih dapat menjadi katalis yang baik bagi IHSG. Maka dari itu, akumulasi bertahap pada IHSG masih disarankan.

    Kunjungi website kami di https://www.ocbcnisp.com/id/individu/wealth-management/reksa-dana untuk informasi lebih lanjut, atau hubungi Relationship Manager Anda, atau kunjungi cabang OCBC NISP terdekat.

Share this Article

Related Product

Wealth Management

Wealth Management

All the Convenience
in One Hand

Enjoy the benefits from OCBC based on your needs

Other Articles

Beware of Phishing Links and Suspicious Calls: Increase Vigilance, Protect Banking Access
  • Individu

Beware of Phishing Links and Suspicious Calls: Increase Vigilance, Protect Banking Access

27 Aug 2026
The elderly need to be more aware of the risks of digital fraud. Perpetrators can take advantage of panic, trust, and convincing communication to make the victim follow directions without first verifying.
Perbedaan ORI, SR, ST, dan SBR: Keunggulan Masing-masing Jenis SBN Ritel
  • Individu

Perbedaan ORI, SR, ST, dan SBR: Keunggulan Masing-masing Jenis SBN Ritel

19 Aug 2026
Pahami perbedaan, karakteristik, dan keunggulan ORI, SR, ST, serta SBR agar dapat memilih instrumen SBN Ritel yang paling sesuai dengan tujuan investasi kamu.
Mengenal SR025: Jadwal Rilis, Keuntungan, dan Cara Kerja Sukuk Ritel 2026
  • Individu

Mengenal SR025: Jadwal Rilis, Keuntungan, dan Cara Kerja Sukuk Ritel 2026

19 Aug 2026
Kenali SR025, mulai dari jadwal penawaran, cara kerja, keuntungan, risiko, hingga alasan memilih Sukuk Ritel sebagai instrumen investasi syariah pemerintah.
Cara Beli SR025 Secara Online: Syarat, Minimal Pembelian, dan Langkah Investasinya
  • Individu

Cara Beli SR025 Secara Online: Syarat, Minimal Pembelian, dan Langkah Investasinya

19 Aug 2026
Sukuk Ritel seri SR025 merupakan salah satu Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang terbit pada tahun 2026. Masa penawarannya dijadwalkan pada 21 Agustus hingga 16 September 2026.

Banking at Your Fingertips

Download OCBC mobile now!