Individu

Sinyal Peringatan: Skor Kesehatan Finansial Anak Muda Turun di 2025

12 Sep 2025 • Write By: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2025 yang masih kokoh di 5,12%. Angka ini menegaskan ketahanan ekonomi nasional meskipun dunia tengah bergejolak.

Namun, di level individu, gambaran berbeda terlihat. OCBC Financial Fitness Index (FFI) 2025 menunjukkan penurunan skor untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir.

Skor FFI tahun ini berada di 40,60, lebih rendah dibanding 41,25 di 2024. Penyebabnya beragam, faktor pertama adalah persentase masyarakat yang rutin menabung turun dari 92% jadi 89%.

Faktor selanjutnya adalah kesiapan dana darurat hanya 19% (turun dari 25%). Faktor selanjutnya adalah melemahnya kemampuan mengelola utang tanpa jaminan dari 97,28 ke 93,97.

“Ini alarm penting bahwa kondisi ekonomi boleh saja stabil, tapi kebiasaan finansial tetap harus dijaga. Smart spending dan smart saving itu wajib jadi gaya hidup,” kata Jeannette Erena Kristy Tampi, Marketing Communication Division Head OCBC.

Ia menambahkan, kunci untuk tetap FUNanciallyFIT ada pada literasi keuangan yang benar dan kebiasaan sederhana. Misalnya menabung rutin, mencatat pengeluaran, menyiapkan dana darurat, mengatur utang, hingga berani mencoba investasi.

Peluncuran FFI 2025 menjadi bagian dari Nyala Festival 2025 yang berlangsung 12–14 September di Senayan City. Event tahunan ini sudah masuk tahun ketiga dan menghadirkan lebih dari 25 pembicara inspiratif dengan tema finansial, bisnis, sampai parenting.

“Kami ingin menunjukkan bahwa finansial sehat bisa terasa menyenangkan. Hidup tetap bisa dinikmati sambil menyiapkan masa depan. Itulah makna Win This Economy by being FUNanciallyFIT,” kata Jeannette.

FFI 2025 sendiri merupakan riset tahunan OCBC bersama NielsenIQ (NIQ) Indonesia, melibatkan responden usia 25–35 tahun di Jabodetabek, Surabaya, Medan, Bandung, dan Makassar, dengan penghasilan di atas Rp5 juta serta sudah memiliki rekening bank.

Baca Juga: Intip Kesehatan Finansial Generasi Muda melalui FFI 2023

Catatan Positif dari FFI 2025

Meski ada penurunan, beberapa tren justru membaik, yaitu:

  • Responden yang tidak mencatat keuangan berkurang dari 81% ke 77%.
  • Kepemilikan dana pensiun meningkat dari 25% jadi 29%, terutama di generasi sandwich.
  • Investasi kompleks (reksa dana, saham, kripto) naik dari 2% ke 4%.
  • Kepemilikan emas batangan juga melonjak dari 2% ke 6%.

Sementara itu dari sisi perilaku konsumsi, ada kabar baik. Data mereka yang sering belanja hanya demi ikut-ikutan teman atau fomo turun dari 80% ke 76%.

Namun, tren materialisme masih naik, dengan 40% responden mengaitkan kesejahteraan dengan rumah mewah (naik dari 33%) dan 26% dengan mobil mewah (naik dari 22%).

Dampak Berdasarkan Demografi

Direktur Strategic Analytics & Insights NielsenIQ (NIQ) Indonesia Inggit Primadevi mengatakan, mereka yang berpenghasilan di atas Rp40 Juta justru mencatat kenaikan skor menjadi 59,95 (dari 58,72).

Sebaliknya, kelompok middle income (Rp8–15 juta) turun ke 44,15 dan kelompok Rp5–8 juta merosot ke 36,76.

“Tekanan paling berat dirasakan kelompok usia 25–29 tahun, baik yang sudah maupun belum menikah. Skornya hanya 39,00, turun dari 40,27,” jelas Inggit.

Walau begitu, ia melihat sisi positif yaitu semakin banyak anak muda yang serius menyiapkan investasi jangka panjang, terutama mereka yang sudah rajin menabung dan punya dana darurat.

“Artinya, ada kelompok generasi muda yang mulai membangun fondasi finansial sehat. OCBC senang bisa hadir memberi edukasi, akses, dan produk yang relevan untuk mendukung mereka,” tambahnya.

Baca Juga: Menyeimbangkan Gaya Hidup dan Finansial agar #FUNanciallyFIT

Share this Article

Related Product

Individual

Individual

OCBC banking solutions are ready to help you fulfill all aspirations in life. #TAYTB
OCBC mobile

OCBC mobile

Grow your money in 1 app with the new OCBC mobile.

All the Convenience
in One Hand

Enjoy the benefits from OCBC based on your needs

Other Articles

Cara Menjaga Kekayaan Lintas Generasi agar Tidak Habis di Tengah Jalan
  • Individu
  • Nyala

Cara Menjaga Kekayaan Lintas Generasi agar Tidak Habis di Tengah Jalan

11 Apr 2026

Pelajari cara menjaga kekayaan lintas generasi agar tetap bertahan dan tidak habis, mulai dari perencanaan hingga pengelolaan aset yang tepat.

Konflik Iran dan Dinamika Pasar: Dari Lonjakan Energi hingga Volatilitas Global
  • Individu

Konflik Iran dan Dinamika Pasar: Dari Lonjakan Energi hingga Volatilitas Global

10 Apr 2026

Lonjakan harga energi global dalam beberapa minggu terakhir terutama dipicu oleh gangguan pada jalur distribusi strategis di kawasan Teluk, khususnya Selat Hormuz yang menjadi titik kritis aliran minyak dunia. Kenaikan harga minyak yang telah melampaui 60% sejak awal perang mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap terganggunya pasokan energi, yang kemudian mendorong peningkatan ekspektasi inflasi dan menahan arah kebijakan suku bunga.

Tabungan Emas: Pilihan Investasi di Tengah Ketidakpastian Pasar
  • Individu

Tabungan Emas: Pilihan Investasi di Tengah Ketidakpastian Pasar

10 Apr 2026

Di tengah dinamika pasar global yang masih dibayangi ketidakpastian, emas kembali menjadi salah satu instrumen investasi yang menarik. Perkembangan geopolitik, fluktuasi harga energi, serta perubahan arah kebijakan moneter global mendorong para investor untuk mencari aset yang relatif lebih stabil.

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan
  • Individu

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan

27 Mar 2026

Banking at Your Fingertips

Download OCBC mobile now!