Korporasi

Reflection 2025 and Outlook 2026

13 Jan 2026 • Write By: OCBC Wealth Management Singapore

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Kesimpulan:

Ketahanan membuahkan hasil – Terlepas dari volatilitas pasar dan berbagai kekhawatiran, investor yang menahan investasi, pada akhirnya memperoleh imbal hasil.

“Jangan bertaruh melawan Amerika.” – S&P 500 mencatatkan kenaikan dua digit untuk tiga tahun berturut-turut dan mencetak 39 rekor tertinggi baru sepanjang masa, didorong oleh optimisme seputar AI.

Diversifikasi membuahkan hasil – Untuk pertama kalinya setelah kurun waktu yang lama, pasar ekuitas internasional lebih unggul dari saham AS, akibat pelemahan Dolar AS.

Obligasi menjalankan fungsi sebagai surat utang – Korelasi negatif dengan ekuitas memberikan manfaat diversifikasi, sementara imbal hasil yang lebih tinggi menawarkan peluang pendapatan yang menarik.

Perlambatan ekonomi diperkirakan masih berlanjut secara bertahap – Tetap selektif dan bijaksana dalam memilih ekuitas (terutama sektor teknologi), seiring valuasi yang semakin tinggi.

Waspadai risiko geopolitik – Fokus pada sinyal, tetap berinvestasi dengan melakukan diversifikasi untuk menyiasati risiko ketidakpastian politik.

Refleksi atas tahun 2025 yang luar biasa bagi pasar keuangan global

Tahun 2025 dapat dikatakan sebagai tahun dimana hampir semua aset mengalami kenaikan, selain Dolar AS dan Bitcoin. Aset safe-haven dan bebas risiko menutup tahun dengan kenaikan yang kuat

Pertama, meskipun dibayangi oleh berbagai kekhawatiran makro ekonomi dan volatilitas yang bertubi-tubi menekan pasar—mulai dari ketidakpastian tarif dan kebijakan AS, risiko geopolitik di Timur Tengah dan Eropa, hingga kecemasan terkait valuasi di sektor AI—, namun memberikan peluang momentum bagi investor yang tetap melakukan investasi, sehingga mereka mendapatkan imbal hasil dari fluktuasi pasar.

Kedua, mengutip kalimat Warren Buffet, “Jangan pernah bertaruh melawan Amerika.” yang terbukti tepat. Indeks S&P 500 melanjutkan tren penguatannya untuk tahun ketiga secara berturut-turut dengan kenaikan dua digit—bahkan setelah mengalami penurunan hampir 19% di “Hari Pembebasan” di bulan April-2025; investor yang menjual asetnya saat terjadi penurunan dan menunggu kondisi pasar membaik, berpotensi tertinggal dan kehilangan momentum dari pemulihan pasar.

Sebagai perspektif, dalam 50 tahun terakhir hingga tahun 2025, S&P 500 memberikan pengembalian tahunan positif sebesar 76%, meskipun rata-rata penurunan dalam setahun sekitar 13%. Dampak/ penurunan aset-aset akibat “Hari Pembebasan” kini telah menjadi kenangan, optimisme seputar artificial intelligence (termasuk pengaplikasian dalam berbagai bidang) dan potensi laba masa depan telah menjadi pendorong kinerja pasar dan masih berpotensi mendorong indeks secara keseluruhan di masa mendatang.

Ketiga, untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, saham-saham di luar Amerika Serikat (Eropa, pasar negara berkembang, dan Asia) berhasil melampaui kinerja bursa AS. Hal ini didukung oleh pelemahan nilai tukar Dolar AS dalam satu dekade terakhir, sehingga menopang tingkat pengembalian bagi aset-aset non-Dolar. Hal ini sebagian besar didukung oleh pelonggaran kebijakan Federal Reserve dan meningkatnya kekhawatiran terkait kebijakan AS.

Kondisi tersebut mendukung aset di luar pasar keuangan AS, karena investor menghitung potensi risiko jika konsentrasi portfolio hanya pada aset di AS, dan mencari diversifikasi pada aset global untuk memberikan eksposur, pada akhirnya berguna untuk melindungi portfolio investasi secara keseluruhan. Strategi seperti ini terbukti lebih menguntungkan. Walaupun beberapa saham AS mengalami kenaikan yang signifikan, namun terdapat sektor lain yang lebih berfokus pada diversifikasi pasar global lainnya menunjukkan pengembalian (return) yang positif. Hal ini membuktikan bahwa pentingnya memiliki portofolio global yang seimbang.

Keempat, obligasi sebagai salah satu diversifikasi penting untuk menghadapi risiko saham yang lebih tinggi. Selama beberapa tahun (2022-2024), obligasi berkorelasi positif dengan ekuitas, namun sebaliknya di tahun 2025 korelasi berubah menjadi negatif, dan kembali berperan sebagai aset diversifikasi dari risiko ekuitas. Banyak investor yang beralih ke obligasi untuk menyeimbangkan portofolio mereka, terutama disaat yield (imbal hasil) bergerak naik.

Kelima, harga emas, perak, dan minyak menunjukkan kenaikan signifikan pada tahun 2025, menambah kompleksitas dinamika pasar. Akan tetapi, meskipun harga minyak naik, ketegangan geopolitik tetap menjadi perhatian utama bagi para investor.

Outlook Ekonomi Global untuk 2026

Memasuki tahun 2026, kondisi ekonomi global diproyeksikan akan mengalami transisi yang mulus atau sering disebut sebagai soft landing. Ekonomi diperkirakan tumbuh stabil tanpa memicu lonjakan inflasi. Federal Reserve (The Fed) diprediksi akan melakukan pemangkasan suku bunga secara bertahap. Hal ini menandai pergeseran dari kebijakan moneter ketat menuju kebijakan yang lebih netral untuk mendukung pertumbuhan.

Obligasi kembali menunjukkan jati dirinya sebagai instrumen diversifikasi. Hubungan korelasi negatif antara saham dan obligasi telah kembali, yang berarti obligasi akan berfungsi sebagai "bantalan" pelindung ketika pasar saham mengalami tekanan. Selain itu, tingkat imbal hasil (yield) saat ini masih menawarkan peluang pendapatan tetap yang menarik bagi investor konservatif.

Kawasan Asia (ex-Japan) menjadi sorotan utama karena valuasinya yang relatif lebih murah dibandingkan pasar AS. Secara historis, kawasan ini cenderung memiliki kinerja yang sangat baik dalam siklus pemangkasan suku bunga AS.

Meskipun sektor teknologi dan AI secara jangka panjang masih tetap mendukung kenaikan pasar, namun, investor disarankan agar lebih selektif. Dengan ekspektasi pasar yang sangat tinggi terhadap laba perusahaan AI, mengartikan ruang yang sangat terbatas untuk terjadi kesalahan kecil. Gangguan pada rantai pasok atau regulasi ketat dapat memicu koreksi dalam jangka pendek.

Secara keseluruhan, proyeksi ekonomi global untuk tahun 2026 cenderung positif, dengan pertumbuhan yang lebih moderat dan inflasi yang dapat dikelola. Ekuitas global seperti pasar AS, Eropa dan pasar negara berkembang (Emerging Market) akan terus menjadi fokus utama investor. Meskipun, ketidakpastian politik seperti konflik antara Washington dan Beijing serta ketegangan lainnya, dapat mempengaruhi pasar saham global dan arus investasi. Oleh karena itu, tetap lakukan diversifikasi global dengan mempertahankan alokasi pada logam mulia tetap disarankan sebagai bentuk perlindungan (safe haven asset) terhadap volatilitas pasar.

Setiap investasi pada pasar modal tentunya mengandung risiko. Perlu diingat, bahwa meskipun pandangan ini mencerminkan analisa terbaik kami terkait peluang pasar, dalam menentukan strategi investasi pribadi Anda harus selaras dengan tujuan dan profil risiko. Untuk informasi lebih lanjut terkait produk investasi di OCBC, silahkan klik link berikut; https://www.ocbc.id/id/individu/wealth-management.

Catatan Penting:

  1. Informasi ini hanya berupa informasi umum yang tidak memperhitungkan tujuan investasi, kondisi keuangan, atau kebutuhan tertentu Nasabah/Investor atau pihak manapun. Informasi ini bukan dan tidak seharusnya dianggap sebagai suatu penawaran penjualan atau suatu ajakan untuk membeli suatu produk investasi tertentu, dan tidak seharusnya dianggap sebagai suatu nasihat investasi, serta tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Nasabah/Investor wajib memilih dengan hati-hati produk yang akan dipilih.
  2. Informasi ini dipersiapkan oleh Bank dengan mengandung materi informasi dari sumber referensi yang dianggap dapat dipercaya oleh Bank. Namun demikian, Bank tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan semua proyeksi, pendapat atau fakta-fakta statistik lainnya yang tercantum dalam materi informasi tersebut.
  3. Nasabah/Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan investasi sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan antara lain peraturan perundang- undangan, pajak, dan akuntansi.
  4. Bank maupun setiap karyawannya tidak bertanggung jawab atas segala kerugian langsung, khusus, tidak langsung, konsekuensial, insidental, atau kerugian atau kerusakan lain dalam bentuk apa pun yang timbul dari penggunaan informasi di sini (termasuk segala kesalahan, kelalaian, atau pernyataan keliru di sini, baik karena kelalaian atau lainnya) atau komunikasi lebih lanjut.
  5. Bank, dan/atau perusahaan afiliasinya, dan/atau karyawan tidak membuat pernyataan atau jaminan (tersurat atau tersirat) atau menerima tanggung jawab atau kewajiban apa pun sehubungan dengan, atau terkait dengan, keakuratan atau kelengkapan informasi dan opini yang terkandung dalam laporan ini atau informasi apa pun yang terkandung dalam laporan ini atau informasi atau opini lainnya yang tetap tidak berubah setelah diterbitkan.
  6. Pencantuman data kinerja masa lalu hanya untuk asumsi perhitungan, sehingga tidak dapat digunakan untuk menjamin kinerja di masa datang.
  7. Informasi ini tidak boleh dipublikasikan, diedarkan, direproduksi atau didistribusikan secara keseluruhan atau sebagian kepada orang lain tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari Bank.
  8. Informasi ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Untuk informasi lebih lanjut, harap hubungi TANYA OCBC 1500-999 atau cabang Bank terdekat.
  9. PT Bank OCBC NISP Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan & Bank Indonesia, serta merupakan peserta penjaminan LPS.

Share this Article

Related Product

Announcement

Announcement

Latest information and news about OCBC corporate activities

All the Convenience
in One Hand

Enjoy the benefits from OCBC based on your needs

Other Articles

$name
  • Korporasi

$name

12 Dec 2025
Waspada Phishing Link Pembatalan Transaksi: Tingkatkan Kewaspadaan, Lindungi Akses Perbankan
  • Korporasi

Waspada Phishing Link Pembatalan Transaksi: Tingkatkan Kewaspadaan, Lindungi Akses Perbankan

14 Nov 2025

Aktivitas digital yang semakin meningkat di dunia usaha turut mendorong munculnya berbagai modus kejahatan siber yang menargetkan nasabah. Salah satu pola yang kembali marak adalah dengan kedok pembatalan transaksi dengan nada mendesak atau penting, di mana pelaku menyamar sebagai pihak bank untuk memperoleh akses terhadap informasi perbankan Perusahaan Anda.

Antisipasi Aplikasi Palsu & Link Phishing yang Beredar dengan Berbagai Modus Aksi
  • Korporasi

Antisipasi Aplikasi Palsu & Link Phishing yang Beredar dengan Berbagai Modus Aksi

10 Oct 2025

Seiring meningkatnya aktivitas digital, pelaku kejahatan siber terus mencari cara baru untuk menipu pengguna layanan perbankan. Salah satu risiko yang perlu diantisipasi sejak dini adalah beredarnya aplikasi palsu & link phishing yang dikirim dari pihak yang menyamar sebagai pihak resmi OCBC Business atau instansi lainnya.

Modus Phishing & APK Palsu Mengincar Data Penting Perusahaan
  • Korporasi

Modus Phishing & APK Palsu Mengincar Data Penting Perusahaan

10 Sep 2025

Seiring meningkatnya aktivitas digital, pelaku kejahatan siber semakin sering memanfaatkan pesan (SMS/WhatsApp/E-mail) untuk mengirimkan tautan berupa link phishing / APK (Android Package Kit) yang disamarkan sebagai pembaruan data NIB (Nomor Induk Berusaha) atau NPWP Badan oleh instansi berwenang/pemerintah, atau modus lainnya seperti penawaran pembatalan transaksi yang mengatasnamakan Bank.

Banking at Your Fingertips

Download OCBC mobile now!