SR024 dan ORI029 sama-sama SBN ritel dengan kupon menarik. Simak perbandingan SR024 vs ORI029 untuk mengetahui mana yang lebih untung dan sesuai untuk investasi di 2026.
Investasi di Surat Berharga Negara (SBN) ritel masih menjadi pilihan favorit karena menawarkan imbal hasil stabil dengan risiko relatif rendah.
Pada 2026, dua seri yang banyak dibandingkan adalah SR024 dan ORI029. Keduanya sama-sama diterbitkan pemerintah dan ditujukan untuk investor individu, tetapi memiliki karakteristik yang berbeda.
Perbedaan tersebut bisa mempengaruhi potensi keuntungan, mulai dari besarnya kupon, sistem yang digunakan, hingga jangka waktu investasi.
Karena itu, sebelum membeli, penting untuk memahami perbandingan SR024 vs ORI029 agar bisa menentukan mana yang lebih untung dan paling sesuai dengan tujuan investasi.
Baca juga: 30+ Istilah dalam Reksadana yang Wajib Dipahami Investor
Mengenal SR024 dan ORI029
SR024 terbit di tahun 2026. Masa penawarannya dijadwalkan berlangsung pada 6 Maret hingga 15 April 2026, mulai pukul 12:00 WIB. Instrumen ini punya 2 pilihan tenor, yaitu SR024T3 dengan jangka waktu tiga tahun dan SR024T5 dengan jangka waktu lima tahun.
Untuk SR024T3, tingkat imbalannya adalah 5,55% p.a. Kamu bisa berinvestasi pada seri ini mulai dari Rp1 Juta hingga Rp5 Miliar, dengan jatuh tempo pada 10 Maret 2029.
Sementara SR024T5, tingkat imbalannya lebih tinggi yaitu 5,90% p.a. Minimal pemesanannya sama, yaitu Rp1 Juta dengan maksimal pemesanan Rp10 Miliar. Jatuh tempo seri ini yaitu 10 Maret 2031.
Adapun ORI029 ditawarkan mulai 26 Januari hingga 17 Februari 2026. Meski masa penawaran perdana sudah usai, ORI029 bersifat tradable, yaitu bisa diperjualbelikan di pasar sekunder.
Obligasi Ritel seri ORI029 diterbitkan dalam dua pilihan tenor, yaitu tenor 3 tahun (ORI029T3) dengan kupon sebesar 5,45%, sementara tenor 6 tahun (ORI029T6) menawarkan imbal hasil 5,8%.
Baca juga: ORI029 2026: Jadwal, Cara Beli, dan Besaran Kupon untuk Investor Pemula
SR024 vs ORI029
Meski terlihat mirip, SR024 dan ORI029 punya beberapa perbedaan yang bisa mempengaruhi potensi keuntungan, terutama dari sisi imbal hasil, sistem yang digunakan, jangka waktu, serta peluang keuntungan di pasar sekunder.
Berikut empat perbandingan utama antara SR024 dan ORI029.
1. Imbal hasil (kupon) yang ditawarkan
Perbedaan pertama adalah besarnya kupon atau imbal hasil. SR024 menawarkan kupon yang sedikit lebih tinggi dibanding ORI, karena sukuk ritel diterbitkan untuk menarik minat investor setelah seri obligasi sebelumnya.
Namun, selisih kupon antara SR024 dan ORI029 tidak terlalu jauh. Karena itu, keuntungan tidak hanya ditentukan oleh besar kupon, tetapi juga oleh berapa lama dana diinvestasikan dan apakah investor berniat menjual di pasar sekunder atau tidak.
2. Sistem syariah vs konvensional
SR024 merupakan sukuk ritel yang menggunakan prinsip syariah, sedangkan ORI029 adalah obligasi negara dengan sistem konvensional.
Pada SR024, imbal hasil diberikan melalui akad syariah yang sesuai dengan ketentuan keuangan Islam, sehingga tidak menggunakan bunga. Sementara ORI029 memberikan kupon tetap seperti obligasi pada umumnya.
Dari sisi nominal keuntungan, perbedaan sistem ini tidak selalu membuat salah satu lebih untung dari yang lain. Namun bagi investor yang ingin memastikan investasinya sesuai prinsip syariah, SR024 menjadi pilihan yang lebih sesuai.
3. Tenor atau jangka waktu investasi
Perbedaan berikutnya terletak pada tenor atau jangka waktu investasi. ORI029 biasanya memiliki pilihan tenor lebih panjang dibanding SR024.
Tenor yang lebih panjang memungkinkan investor mendapatkan kupon lebih lama, sehingga total keuntungan yang diterima bisa lebih besar jika disimpan sampai jatuh tempo.
Di sisi lain, tenor yang lebih panjang juga berarti dana tidak bisa digunakan dalam waktu dekat, kecuali dijual di pasar sekunder. Karena itu, investor yang ingin fleksibilitas lebih tinggi sering memilih tenor yang lebih pendek.
4. Potensi keuntungan dari pasar sekunder
Baik SR024 maupun ORI029 dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah melewati masa minimum kepemilikan. Hal ini membuat investor tidak harus menunggu sampai jatuh tempo untuk mendapatkan keuntungan.
Pergerakan harga di pasar sekunder biasanya dipengaruhi oleh kondisi suku bunga. Jika suku bunga turun, harga SBN cenderung naik sehingga investor bisa mendapat keuntungan tambahan.
Sebaliknya, jika suku bunga naik, harga bisa turun dan keuntungan menjadi lebih kecil. Karena itu, potensi untung tidak hanya berasal dari kupon, tetapi juga dari strategi waktu jual yang tepat.
Baca juga: Deposito Online: Syarat, Keuntungan Hingga Cara Membukanya
Cara Beli SR024 dan ORI029
Masyarakat luas bisa membeli SR024 dan ORI029 melalui agen penjual, yaitu bank umum baik konvensional maupun syariah. Nah kamu juga bisa beli SR024 dan ORI029 melalui OCBC!
OCBC merupakan salah satu bank yang berstatus sebagai agen penjual Sukuk Ritel dan berkomitmen untuk memasarkannya di pasar perdana sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Pembelian SR024 dan ORI029 bisa dilakukan dengan mudah melalui OCBC mobile yang sudah terintegrasi dengan sistem Kemenkeu. Pemesanan bisa dilakukan dengan membuat Single Investor Identification (SID) terlebih dulu.
Pembuatan SID bisa dilakukan dengan mudah melalui OCBC mobile sebagai berikut:
- Buka dan login OCBC mobile
- Pilih menu Investasi, klik SBN Ritel. Jika belum punya SID kamu akan diarahkan untuk membuat terlebih dulu
- Isi data diri dan lengkapi dokumen yang diminta
- Lengkapi profil risiko dengan jawab pertanyaan
- Klik Lanjut, dan SID akan diproses selama 3 hari
Jika sudah memiliki SID, kamu sudah bisa memesan SR024 dan ORI029 melalui OCBC mobile dengan cara sebagai berikut:
- Buka dan login OCBC mobile
- Pilih menu Investasi, klik SBN Ritel
- Klik Pemesanan Obligasi, pilih SR024 atau ORI029
- Baca informasi produk, klik Pesan Sekarang
- Masukkan nominal pemesanan
- Periksa ringkasan, konfirmasi, dan setujui syarat dan ketentuan
- Pemesanan berhasil, tunggu notifikasi berikutnya.