Individu

5 Hal yang Wajib Dilakukan saat Rekening Kamu Bocor

4 Aug 2025 • Write By: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Data rekening adalah informasi yang berkaitan dengan rekening bank seseorang. Isinya berupa nomor rekening, data pemilik rekening, riwayat transaksi, hingga kode unik untuk mengakses rekening atau yang disebut PIN.

Menurut Pasal 4 UU Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, data rekening termasuk dalam data pribadi yang bersifat spesifik, yaitu “keuangan pribadi”.

Maka kamu sebagai pemilik diminta untuk menjaga kerahasiaan data rekening. Bahkan pihak perbankan juga memiliki kewajiban yang sama, yaitu menjaga keamanan data nasabah.

Namun dalam praktiknya, data rekening bisa saja bocor atau dibobol sehingga diketahui oleh orang lain. Data yang paling sering diketahui orang adalah nomor rekening, yang digunakan untuk tujuan transfer.

Jika nomor rekening saja yang diketahui orang, maka kamu masih tergolong. Pasalnya, membobol rekening hanya melalui nomor saja hampir dipastikan tidak bisa. Namun masalah akan menjadi besar ketika yang bocor bukan cuma nomor rekening, tapi data lain seperti PIN transaksi.

Baca juga: Apa itu OTP? Ini Fungsinya Untuk Keamanan Transaksi Online

Ciri-ciri Data Rekening Bocor

Bocornya data rekening itu sangat mungkin terjadi. Salah satunya disebabkan aktivitas skimming oleh orang jahat yang bertujuan untuk mengambil data rekening milikmu.

Dengan data yang diperoleh itu, pelaku bisa menarik tunai semua uang yang ada di rekening, melakukan transaksi, hingga mengajukan produk-produk perbankan seperti pinjaman.

Untuk itu kamu harus tahu ciri-ciri rekening yang sudah dibobol. Berikut beberapa di antaranya!

1. Ada Transaksi Mencurigakan

Ciri pertama adalah munculnya transaksi yang tidak kamu lakukan. Misalnya, ada notifikasi pembelian online, transfer, atau tarik tunai padahal kamu tidak pernah melakukannya.

Biasanya, transaksi ini dimulai dari nominal kecil agar tidak terlalu mencolok. Jika kamu mengabaikannya, pelaku bisa melanjutkan dengan jumlah yang lebih besar. Jadi, setiap ada aktivitas yang terasa janggal di mutasi rekening, jangan tunggu lama untuk memeriksanya!

2. Saldo Berkurang Drastis

Jika tiba-tiba saldo rekening berkurang tanpa ada transaksi yang kamu lakukan, ini pertanda serius bahwa rekening bisa jadi sudah dibobol.

Pengurangan saldo dalam jumlah besar sering terjadi setelah pelaku berhasil mengakses rekening melalui data yang bocor, seperti nomor rekening, PIN, atau informasi kartu ATM/debit.

Hal ini biasanya dilakukan dengan metode phising atau skimming. Karena itu, rajinlah cek saldo dan mutasi agar perubahan mencurigakan cepat terdeteksi.

3. Menerima Kode OTP Padahal Tidak Sedang Transaksi

Kode OTP (One Time Password) adalah lapisan keamanan yang dikirim bank untuk memastikan bahwa transaksi benar dilakukan oleh pemilik rekening.

Jika kamu menerima OTP padahal tidak sedang bertransaksi, artinya ada pihak lain yang sedang mencoba masuk atau melakukan aktivitas dengan rekening kamu.

Jangan pernah membagikan OTP ini kepada siapapun, termasuk yang mengaku dari pihak bank, karena bank tidak akan pernah meminta OTP. Jika menerima OTP mencurigakan, segera hubungi bank dan minta pemblokiran sementara.

Baca juga: Tips Anti Modus Penipuan SIM Card Ponsel

Cara Mengatasi Rekening Bocor

Jika kamu mengalami salah satu dari ciri-ciri di atas, maka sudah dipastikan data rekeningmu bocor. Lalu apa yang harus dilakukan? Ikuti beberapa langkah berikut!

1. Blokir Rekening atau Kartu

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memblokir rekening atau kartu debit/kredit yang terhubung. Kamu bisa melakukannya melalui mobile banking, internet banking, atau langsung menghubungi call center resmi bank.

2. Hubungi Bank

Setelah blokir, langsung telepon call center bank untuk melaporkan kejadian ini. Bank biasanya akan memverifikasi identitas kamu dan menjelaskan prosedur selanjutnya.

Dalam beberapa kasus, bank juga bisa melacak transaksi mencurigakan yang terjadi dan memberikan bantuan investigasi. Simpan bukti laporan dan nomor pengaduan yang diberikan pihak bank.

3. Ganti Semua Data Keamanan

Langkah berikutnya adalah ganti semua data penting seperti PIN ATM, password mobile banking, dan pertanyaan keamanan. Pastikan juga mengganti password email dan mengaktifkan two-factor authentication (2FA) untuk keamanan ekstra.

4. Ajukan Dispute atau Investigasi

Jika saldo sudah terlanjur hilang karena transaksi yang bukan kamu lakukan, ajukan dispute (sengketa) ke bank. Bank akan memeriksa transaksi tersebut, biasanya butuh waktu 14-45 hari kerja tergantung kasus.

Siapkan bukti pendukung seperti screenshot mutasi rekening, SMS/Email notifikasi, dan bukti kalau kamu tidak melakukan transaksi tersebut.

5. Laporkan ke Pihak Berwenang

Jika jumlah kerugian besar atau terkait tindak kejahatan siber, laporkan ke Polisi dan Siber Crime (Patroli Siber). Kamu juga bisa melapor ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan) agar ada perlindungan hukum. Dengan laporan resmi, peluang penyelesaian lebih besar dan pelaku bisa dilacak.

Selain itu, melapor kepada pihak kepolisian juga berpotensi membuat uangmu kembali. Meski uang tidak kembali pun, laporan akan mencegah pelaku mengulangi aksinya dan merugikan orang lain.

Itulah ulasan mengenai apa saja yang perlu dilakukan ketika data rekening bocor. Jangan panik dan tetap tenang agar kamu bisa mengambil langkah yang paling tepat.

Kamu beruntung jika menggunakan OCBC. Pasalnya, bank ini memberikan layanan call center 24 jam dan 7 hari nonstop kepada para nasabahnya.

Manfaatkan layanan Tanya OCBC untuk melaporkan kasus penipuan yang baru saja terjadi. Kamu bisa menghubungi nomor 1500-999 jika sedang berada di Indonesia, atau +62-21-2650-6300 jika kamu sedang berada di luar negeri.

Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan fitur Live Chat melalui OCBC mobile. Laporkan kasus pencurian data bank yang menimpamu kapan saja, karena fitur itu disiapkan setiap hari 24 jam.

Share this Article

Related Product

Individual

Individual

OCBC banking solutions are ready to help you fulfill all aspirations in life. #TAYTB
Nyala

Nyala

Push your ambition to achieve financial freedom, because Nothing Is Impossible with the Fire of OCBC.
OCBC mobile

OCBC mobile

Grow your money in 1 app with the new OCBC mobile.

All the Convenience
in One Hand

Enjoy the benefits from OCBC based on your needs

Other Articles

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan
  • Individu

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan

27 Mar 2026
Kepercayaan Jadi Kunci: Ini Hubungan Sehat antara Bank & Nasabah
  • Individu

Kepercayaan Jadi Kunci: Ini Hubungan Sehat antara Bank & Nasabah

26 Mar 2026
Dalam kehidupan sehari-hari, kita mempercayakan banyak hal penting kepada bank, diantaranya: menyimpan dana, menerima gaji, membayar tagihan, hingga merencanakan masa depan melalui tabungan atau investasi. Semua itu berjalan baik karena adanya satu hal mendasar, yaitu kepercayaan.
Memanfaatkan Momentum Yield Obligasi Indonesia Sebagai Passive Income
  • Individu

Memanfaatkan Momentum Yield Obligasi Indonesia Sebagai Passive Income

26 Mar 2026
Cewek Green-Flag 2026:  Bukan Cuma Self Love Tapi Juga Self-Saving
  • Individu

Cewek Green-Flag 2026: Bukan Cuma Self Love Tapi Juga Self-Saving

13 Mar 2026
OCBC Fitness Index 2025 menunjukkan bahwa hanya 89% anak muda di Indonesia rutin menabung, turun 3% dari tahun sebelumnya di angka 92%

Banking at Your Fingertips

Download OCBC mobile now!