Individu

PO dalam Bisnis: Pengertian, Fungsi, dan Contoh

2 Jan 2026 • Write By: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Dalam kegiatan usaha, PO adalah bukti pemesanan resmi. Simak penjelasan mengenai apa itu PO, kegunaannya, dan contoh sederhananya!

Purchase Order (PO) dalam bisnis adalah dokumen resmi yang dibuat oleh pembeli untuk memesan barang atau jasa kepada penjual.

PO berisi rincian lengkap seperti jenis barang atau jasa, jumlah, harga, spesifikasi, waktu pengiriman, serta syarat pembayaran, sehingga menjadi dasar kesepakatan antara kedua belah pihak.

Dalam praktik bisnis, PO berfungsi sebagai bukti pemesanan yang sah secara administratif dan hukum. Setelah penjual menyetujui PO tersebut, dokumen ini menjadi acuan untuk proses produksi atau pengiriman, sekaligus dasar penerbitan invoice.

Oleh karena itu, PO sangat penting untuk memastikan transaksi berjalan rapi, transparan, dan meminimalisir kesalahan atau sengketa di kemudian hari.

Baca juga: Apa itu Digitalisasi UMKM? Ini Manfaat Penting & Strateginya

Fungsi Purchase Order (PO)

Dalam praktik bisnis sehari-hari, Purchase Order (PO) memegang peran penting sebagai penghubung antara kebutuhan operasional dan proses keuangan.

Dokumen ini membantu memastikan setiap transaksi pengadaan berjalan sesuai rencana, mulai dari pemesanan hingga pembayaran, tanpa menimbulkan kebingungan di kemudian hari. Berikut beberapa fungsinya!

1. Bukti pemesanan resmi

PO menjadi bukti tertulis bahwa pembeli secara resmi telah memesan barang atau jasa tertentu kepada penjual. Di dalamnya tercantum detail penting seperti jenis barang, jumlah, harga, dan waktu pengiriman.

Dengan adanya PO, kedua belah pihak memiliki pegangan yang jelas sehingga risiko kesalahan pemesanan atau perbedaan persepsi bisa diminimalkan sejak awal.

2. Dasar hukum dan kesepakatan transaksi

Setelah PO diterima dan disetujui oleh penjual, dokumen ini memiliki kekuatan sebagai kesepakatan bisnis yang mengikat. Jika di kemudian hari terjadi perselisihan, PO bisa dijadikan rujukan utama untuk menyelesaikan masalah secara profesional dan adil.

3. Acuan proses pengiriman dan produksi

Bagi penjual, PO berfungsi sebagai panduan kerja dalam menyiapkan barang atau jasa sesuai permintaan pembeli. Informasi dalam PO membantu penjual mengatur jadwal produksi, ketersediaan stok, hingga pengiriman agar tepat waktu.

Baca juga: 10+ Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penawaran Barang dan Jasa

4. Dasar penerbitan invoice dan pembayaran

PO menjadi landasan bagi penjual untuk menerbitkan invoice setelah barang atau jasa dikirim. Dengan mencocokkan PO, invoice, dan barang yang diterima, proses pembayaran menjadi lebih rapi dan akurat.

Hal ini membantu menghindari kesalahan penagihan, pembayaran ganda, atau klaim yang tidak sesuai.

5. Alat kontrol dan pencatatan keuangan

Dari sisi pembeli, PO membantu mengontrol pengeluaran dan mencatat komitmen biaya sebelum uang benar-benar dikeluarkan.

Ini sangat berguna untuk perencanaan anggaran, pengelolaan arus kas, serta evaluasi efisiensi pengadaan. Dengan PO, keuangan bisnis bisa dikelola lebih tertib dan transparan.

Baca juga: Apa Itu Digital Marketing? Ini Kelebihan, Jenis, & Contohnya

Contoh PO dalam Bisnis

Dalam sebuah Purchase Order (PO), terdapat beberapa unsur utama yang wajib dicantumkan agar dokumen ini sah, jelas, dan bisa dijadikan acuan transaksi. Pertama adalah identitas dokumen, seperti judul Purchase Order, nomor PO, dan tanggal pembuatan.

Berikutnya adalah identitas para pihak, yaitu data pembeli dan penjual. Di bagian ini biasanya tercantum nama perusahaan, alamat lengkap, serta kontak yang bisa dihubungi.

Informasi ini penting untuk memastikan PO ditujukan kepada pihak yang benar dan memudahkan proses pengiriman barang, penagihan, maupun klarifikasi jika terjadi kendala.

Selain itu, PO harus memuat rincian pemesanan dan ketentuan transaksi. Rincian ini mencakup deskripsi barang atau jasa, jumlah, harga satuan, total nilai pesanan, serta jadwal pengiriman.

PO juga dilengkapi syarat pembayaran dan pihak yang menyetujui pesanan. Unsur-unsur ini memastikan bahwa seluruh kesepakatan tercatat secara tertulis dan bisa dipahami dengan sama oleh kedua belah pihak.

Berikut adalah contoh PO dalam bisnis sederhana:

purchase order

 

Sumber: Jurnal.id

Baca juga: Meredam Kekhawatiran Pertumbuhan Ekonomi

Kelola Uang Usaha dengan Mudah

PO membantu pengusaha untuk lebih terarah dari segi keuangan. Seperti diketahui, pengusaha harus memastikan keuangan usaha dikelola dengan baik.

Cara paling mendasar adalah memisahkan uang pribadi dan uang usaha, agar tidak tercampur dan memudahkan dalam pengajuan pinjaman modal ke bank.

Saat ini, memisahkan kedua keuangan tersebut bisa dilakukan dengan mudah melalui solusi dari OCBC, yaitu Nyala Bisnis. Dengan fitur ini, proses pengelolaan uang pribadi dan usaha jadi lebih mudah.

Nyala Bisnis adalah layanan saldo gabungan untuk mengatur keuangan pribadi dan bisnis secara terpadu, dengan tiga keunggulan, yaitu dua rekening terpisah dalam satu layanan, bebas biaya transaksi, dan solusi digital yang bisa dinikmati.

Dalam pengelolaan dana, Nyala Bisnis menawarkan rekening bisnis yaitu Giro Business Smart dan pribadi melalui Tanda 360. Selain itu, kamu bisa memanfaatkan transaksi valas mudah dengan kurs kompetitif via OCBC mobile.

Nyala Bisnis juga menawarkan bebas biaya transaksi, meliputi:

  • Bebas biaya transfer antar bank melalui ATM, OCBC Internet Banking, dan OCBC mobile dengan metode online dan SKN/LLG hingga 50x per bulan;
  • Bebas biaya administrasi rekening dan biaya untuk saldo di atas Rp1 Juta;
  • Bebas biaya tarik tunai di ATM Prima, Bersama, dan OCBC Singapore 50x per bulan.

Selain itu, Nyala Bisnis juga menawarkan reward untuk setiap dana masuk hingga Rp210 Ribu dari transaksi terima dana, valas, hingga bayar dan beli sesuai dengan level Nyala Bisnis masing-masing.

Buka Nyala Bisnis melalui OCBC mobile sekarang juga dan dapatkan reward hingga Rp600 Ribuan!

Baca juga: Tiket Pesawat Domestik Lebih Mahal dari Internasional, Kenapa?

Share this Article

Related Product

Import

Import

Financing solutions for business sustainability
Nyala

Nyala

Push your ambition to achieve financial freedom, because Nothing Is Impossible with the Fire of OCBC.
OCBC mobile

OCBC mobile

Grow your money in 1 app with the new OCBC mobile.

All the Convenience
in One Hand

Enjoy the benefits from OCBC based on your needs

Other Articles

Apa Itu Wajib Pajak (WP)? Berikut Penjelasan Lengkapnya!
  • Individu
  • Nyala

Apa Itu Wajib Pajak (WP)? Berikut Penjelasan Lengkapnya!

7 Jan 2026

Apa itu Wajib Pajak (WP)? Artikel ini membahas pengertian wajib pajak, jenis-jenisnya, serta kewajiban yang harus dipenuhi sesuai aturan.

Pajak Jual Beli Rumah: Jenis dan Gambaran Umumnya
  • Individu
  • Nyala

Pajak Jual Beli Rumah: Jenis dan Gambaran Umumnya

7 Jan 2026
Pajak jual beli rumah timbul dalam transaksi properti antara penjual dan pembeli. Artikel ini membahas jenis pajak yang terkait jual beli rumah dan peranannya dalam proses transaksi. 
Cara Lapor SPT Tahunan dengan Mudah untuk Wajib Pajak
  • Individu
  • Nyala

Cara Lapor SPT Tahunan dengan Mudah untuk Wajib Pajak

7 Jan 2026
Cara lapor SPT tahunan dapat dilakukan secara online melalui layanan resmi Direktorat Jenderal Pajak. Artikel ini menjelaskan langkah-langkah lapor SPT tahunan, serta hal penting yang perlu diperhatikan wajib pajak!
Penipuan Perbankan: Modus yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya
  • Individu

Penipuan Perbankan: Modus yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

6 Jan 2026
Saat ini penipuan perbankan semakin beragam. Kenali modus yang sering terjadi dan cara menghindarinya agar dana tetap aman!

Banking at Your Fingertips

Download OCBC mobile now!