Jangan buru-buru cairkan deposito sebelum jatuh tempo. Simak alasan dan risikonya agar keuntungan investasi tetap maksimal.
Deposito dipilih sebagai instrumen penyimpanan dana yang aman karena menawarkan bunga tetap dan risiko yang relatif rendah. Namun, berbeda dengan tabungan biasa, deposito memiliki jangka waktu tertentu yang perlu dipatuhi oleh nasabah.
Meski dana sebenarnya bisa dicairkan kapan saja, mencairkan deposito sebelum jatuh tempo harus dilakukan dengan pertimbangan yang matang, agar tidak menimbulkan berbagai konsekuensi yang merugikan.
Oleh karena itu, sebelum mencairkan deposito lebih cepat, penting untuk memahami risiko dan dampaknya terlebih dahulu. Dengan begitu, kamu bisa menjaga tujuan finansial tetap berjalan dan keuntungan dari deposito tetap optimal.
Baca juga: Apa Perbedaan Deposito Berjangka dan Sertifikat Deposito?
Alasan Jangan Mencairkan Deposito Sebelum Jatuh Tempo
Banyak orang tergoda mencairkan deposito lebih cepat karena kebutuhan mendadak atau ingin menggunakan dana untuk keperluan lain.
Padahal, keputusan ini bisa membuat keuntungan yang seharusnya didapat menjadi berkurang, bahkan terkena penalti dari pihak bank. Berikut beberapa risiko mencairkan deposito sebelum waktunya yang perlu kamu ketahui!
1. Risiko Kehilangan Bunga atau Imbal Hasil
Salah satu alasan deposito dipilih adalah karena menawarkan bunga yang lebih tinggi dibanding tabungan biasa. Namun, jika deposito dicairkan sebelum jatuh tempo, ada kemungkinan bunga yang seharusnya kamu terima menjadi berkurang.
Berkurangnya bunga yang seharusnya diterima ini akan mengurangi potensi keuntunganmu. Artinya, dana yang sudah disimpan dalam periode tertentu tidak memberikan hasil optimal seperti yang direncanakan sejak awal.
2. Bisa Terkena Penalti dari Bank
Banyak bank menerapkan biaya penalti untuk pencairan deposito sebelum jatuh tempo. Besarannya berbeda-beda, tetapi tetap akan mengurangi total dana yang kamu terima saat pencairan.
Dalam beberapa kasus, penalti ini bisa membuat keuntungan bunga menjadi tidak terasa, terutama jika deposito baru berjalan dalam waktu singkat.
3. Mengganggu Tujuan dan Perencanaan Keuangan
Deposito biasanya dibuat untuk tujuan tertentu, misalnya dana pendidikan, persiapan DP rumah, atau cadangan jangka menengah. Ketika dicairkan lebih awal, tujuan finansial bisa ikut terganggu.
Akibatnya, kamu mungkin harus memulai lagi dari awal untuk mengumpulkan dana tersebut. Oleh karena itu, pencairan deposito sebelum waktunya harus menjadi opsi paling akhir sebelum dilakukan.
4. Kehilangan Potensi Pertumbuhan Dana yang Stabil
Salah satu keunggulan deposito adalah memberikan pertumbuhan dana yang stabil tanpa terpengaruh fluktuasi pasar. Dengan membiarkan deposito berjalan sampai jatuh tempo, kamu bisa menikmati hasil sesuai perhitungan awal.
Sebaliknya, pencairan dini membuat proses pertumbuhan itu berhenti, sehingga potensi keuntungan yang seharusnya bisa diperoleh jadi tidak maksimal.
5. Menandakan Dana Darurat Belum Siap
Jika deposito dicairkan sebelum waktunya karena kebutuhan mendadak, itu bisa menjadi tanda bahwa dana darurat belum cukup kuat.
Idealnya, deposito digunakan untuk tujuan yang memang sudah direncanakan, sementara kebutuhan tak terduga ditangani menggunakan dana darurat yang likuid.
Dengan memiliki dana darurat yang memadai, kamu tidak perlu mengorbankan instrumen investasi atau simpanan jangka menengah hanya untuk menutup kebutuhan mendesak.
Itulah beberapa alasan kenapa jangan sampai mencairkan deposito sebelum jatuh tempo. Pertimbangkan dengan baik setiap keputusan finansial, termasuk mencairkan deposito sebelum waktunya.
Tertarik investasi deposito? Saat ini investasi pada deposito bisa dilakukan dengan mudah melalui perbankan, salah satunya OCBC. Menariknya, deposito di OCBC bisa kamu beli secara online!
Untuk membeli secara online, kamu perlu menggunakan aplikasi mobile banking OCBC yaitu OCBC mobile. Cara buka rekening deposito di OCBC mobile juga cukup mudah. Berikut langkah-langkahnya:
- Login aplikasi OCBC mobile
- Masuk ke menu “Ajukan”, pilih produk “Deposito IDR”
- Isi detail pembelian, yang mencakup nominal penempatan dana dan tenor
- Pilih rekening sumber dana yang digunakan untuk transaksi
- Periksa ringkasan transaksi, klik Lanjut
- Setujui Syarat & Ketentuan, klik Lanjut
- Masukkan PIN Transaksi
- Pembukaan deposito berhasil
Banyak keuntungan yang ditawarkan deposito OCBC, pertama dana penempatan ringan mulai dari Rp1 Juta untuk pembelian di OCBC mobile dan Rp8 Juta jika di cabang.
Keuntungan kedua, jangka waktunya fleksibel mulai dari 14 hari, 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan. Ketiga, suku bunga kompetitif, sehingga semakin banyak menabung semakin tinggi bunga yang didapat.
Selain itu, deposito IDR OCBC juga bisa disambungkan dengan Life Goals, yaitu fitur dari OCBC yang bisa membantu mewujudkan tujuan keuangan mulai dari pernikahan, pendidikan anak, wisata religi, hingga pensiun.
Selain pembukaan deposito, OCBC mobile juga bisa digunakan untuk investasi pada aset lain, seperti emas, reksa dana, obligasi, dan sebagainya. Yuk download OCBC mobile sekarang juga!
Baca juga: 7 Kesalahan Cara Berinvestasi yang Masih Dilakukan Pemula