Individu Nyala

Apa Itu KPR? Pengertian, Jenis, dan Cara Kerjanya

27 Feb 2026 • Write By: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Apa itu KPR? Simak pengertian, jenis-jenis KPR, dan cara kerjanya agar lebih paham sebelum mengajukan kredit pemilikan rumah.

Punya rumah sendiri menjadi salah satu tujuan finansial terbesar dalam hidup. Namun, harga properti yang terus meningkat membuat banyak orang membutuhkan solusi pembiayaan jangka panjang.

Di sinilah KPR berperan sebagai fasilitas kredit dari bank yang membantu masyarakat membeli rumah dengan sistem cicilan.

Sebelum mengajukan, penting untuk memahami apa itu KPR, jenis-jenisnya, serta bagaimana cara kerjanya agar keputusan yang diambil sesuai dengan kemampuan dan rencana keuangan jangka panjang.

Baca juga: Syarat KPR Rumah Beserta Langkah-langkah Pengajuannya

Pengertian KPR

Kredit Pemilikan Rumah atau KPR adalah fasilitas pembiayaan yang disediakan oleh bank atau lembaga keuangan untuk membantu seseorang membeli rumah tanpa harus membayar lunas di awal.

Melalui skema ini, bank menyediakan pembiayaansesuai plafon kredit dan ketentuan yagn berlaku, sementara nasabah menyiapkan dana pribadi seperti uang muka dan biaya lainnya

Sisa harga rumah kemudian dicicil setiap bulan dalam jangka waktu tertentu yang disebut tenor, yang bisa berlangsung hingga belasan atau bahkan puluhan tahun.

Secara sederhana, KPR bekerja dengan mekanisme pinjaman berbunga. Setelah pengajuan disetujui, bank akan membayarkan dana kepada penjual atau pengembang properti.

Selanjutnya, pembeli berkewajiban membayar cicilan bulanan yang terdiri dari pokok pinjaman dan bunga. Besaran cicilan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti jumlah pinjaman, suku bunga yang berlaku, serta lama tenor yang dipilih.

Pada produk tertentu, tenor lebih panjang dapat meringankan cicilan bulanan, Namun total biaya tergantung pada struktur bunga atau fitur yang digunakan

Dalam praktiknya, KPR tidak hanya terbatas untuk pembelian rumah baru. Fasilitas ini juga bisa digunakan untuk membeli rumah second, apartemen, ruko, hingga take over kredit dari bank lain.

Selain itu, terdapat beberapa jenis KPR, seperti KPR konvensional dengan bunga tetap atau mengambang, serta KPR syariah yang menggunakan prinsip akad sesuai hukum Islam tanpa sistem bunga.

Baca juga: Kenali 5 Perbedaan KPR Syariah dan Konvensional, Pilih Mana?

Jenis-jenis KPR

Berikut jenis-jenis KPR yang umum ditawarkan di Indonesia, masing-masing dengan karakteristik dan skema berbeda sesuai kebutuhan calon pembeli rumah.

1. KPR Konvensional

KPR konvensional adalah jenis yang paling umum digunakan. Skemanya menggunakan sistem bunga, baik bunga tetap (fixed), bunga mengambang (floating), maupun kombinasi keduanya.

Pada periode awal biasanya ditawarkan bunga fixed selama beberapa tahun, lalu berubah menjadi floating mengikuti kondisi pasar. Jenis ini cocok untuk yang ingin fleksibilitas pilihan tenor dan produk properti, baik rumah baru maupun second.

2. KPR Syariah

KPR syariah menggunakan prinsip akad sesuai hukum Islam dan tidak mengenal sistem bunga. Sebagai gantinya, pada KPR Syariah, skema pembiayaan menggunakan akad sesuai prinsip syariah, sesuai kebijakan bank.

Akad kredit KPR Syariah yang paling umum digunakan yaitu:

  1. Akad Murabahah (Konsep Jual beli)
  2. Akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ) konsep Kongsi Kepemilikan, Bank dan nasabah patungan beli rumah.
  3. Akad Istishna (konsep untuk Rumah Indent - Pesan Bangun ke Developer)
  4. Akad Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) Konsep sewa beli.

3. KPR Tanpa DP

KPR dengan pembiayaan 100% dari harga jual property khusus Primary merupakan Promo Pengembang terpilih dan disesuaikan dengan Ketentuan Bank

Meski terdengar menarik, skema ini memiliki syarat khusus, seperti profil kredit yang sangat baik atau program promosi tertentu dari bank dan pengembang. Risiko cicilan juga cenderung lebih tinggi karena nilai pinjaman lebih besar.

4. KPR Take Over

KPR take over adalah pemindahan fasilitas kredit dari satu bank ke bank lain. Biasanya dilakukan untuk mendapatkan suku bunga yang lebih rendah, cicilan lebih ringan, atau layanan yang lebih sesuai kebutuhan.

Prosesnya tetap melalui analisis ulang dari bank baru, termasuk penilaian kemampuan bayar dan appraisal properti.

Baca juga: Asuransi Rumah Tinggal: Jenis, Biaya serta Manfaatnya

Itulah ulasan mengenai apa itu KPR, cara kerja, dan jenis-jenis yang umum ditawarkan di Indonesia. Sudah siap mengajukan KPR untuk rumah impian?

Pastikan kamu memilih produk KPR yang memberikan keleluasaan terkait tenor dan bunga seperti yang ditawarkan oleh KPR Kendali dari OCBC.

KPR Kendali memungkinkan kamu bisa mengendalikan besaran bunga dan tenor KPR lewat saldo tabungan. Selain itu, tenor cicilan yang ditawarkan juga panjang, yaitu mencapai 25 tahun.

Pengajuan KPR Kendali bisa dilakukan dengan mudah melalui OCBC mobile, dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  • Warga Negara Indonesia
  • Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Usia maksimal:
    • Karyawan: 55 tahun pada saat jangka waktu kredit berakhir
    • Pengusaha/Profesional: 70 tahun pada saat jangka waktu berakhir
  • Memiliki penghasilan tetap

Kamu bisa mengajukan KPR Kendali dengan isi data di link ini sekarang juga!

Baca juga: 7 Perbedaan KPR Subsidi dan Nonsubsidi sebelum beli rumah

Share this Article

Related Product

Individual

Individual

OCBC banking solutions are ready to help you fulfill all aspirations in life. #TAYTB
Nyala

Nyala

Push your ambition to achieve financial freedom, because Nothing Is Impossible with the Fire of OCBC.
OCBC mobile

OCBC mobile

Grow your money in 1 app with the new OCBC mobile.
KPR Easy Start

KPR Easy Start

Home loans for the younger generation to realize their dream home with low installments.

All the Convenience
in One Hand

Enjoy the benefits from OCBC based on your needs

Other Articles

Kelola Dana Keuanganmu Dengan 50/30/20 Budgeting Rule
  • Individu
  • Wealth Insight

Kelola Dana Keuanganmu Dengan 50/30/20 Budgeting Rule

30 Apr 2026
Memasuki pertengahan tahun 2026 ini, sangat identik dengan musim liburan anak sekolah yang tentunya pengeluaran akan membengkak dan bahkan saldo bisa minus kalau tidak dikelola dengan baik.
Pelindungan Data, Keamanan Dana:  4 Informasi Kartu Kredit yang Wajib Dijaga!
  • Individu

Pelindungan Data, Keamanan Dana: 4 Informasi Kartu Kredit yang Wajib Dijaga!

24 Apr 2026
Di tengah meningkatnya penggunaan kartu kredit untuk berbagai kebutuhan, keamanan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga bergantung pada kesadaran pemilik dalam menjaga data perbankannya. Penting untuk selalu diingat, data perbankan kamu bukan sekadar informasi, melainkan juga sebagai akses untuk melakukan transaksi.
Trump, Powell, dan Suku Bunga
  • Individu

Trump, Powell, dan Suku Bunga

24 Apr 2026

Presiden AS Trump masih dengan ancaman akan memecat Ketua Federal Reserve, Powell. Sementara, Powell akan tetap menjabat sebagai Ketua, mempertahankan suku bunga Federal di angka 3.50-3.75%, setidaknya hingga Senat mengkonfirmasi penggantinya.

Menjaga Keamanan Data: Tanggung Jawab Bersama antara Bank dan Nasabah
  • Individu

Menjaga Keamanan Data: Tanggung Jawab Bersama antara Bank dan Nasabah

21 Apr 2026
Dalam layanan perbankan, khususnya di era digital saat ini, data pribadi bukan hanya sekadar Informasi melainkan bagian penting dari keamanan finansial Anda. Oleh karena itu, pelindungan data tidak bisa hanya bergantung pada sistem perbankan, tetapi juga memerlukan kesadaran dan peran aktif dari setiap nasabah.

Banking at Your Fingertips

Download OCBC mobile now!