Saving Bond Ritel (SBR) merupakan salah satu jenis Surat Utang Negara (SUN) yang diterbitkan pemerintah dan dapat menjadi pilihan investasi bagi Warga Negara Indonesia (WNI).
Instrumen ini memiliki karakteristik yang relatif mudah dipahami karena investor menempatkan dana pada surat utang yang pembayaran pokok dan bunganya dijamin oleh negara. Sebagai bagian dari perencanaan keuangan, kamu juga dapat mengenal berbagai pilihan investasi obligasi untuk memahami karakteristik instrumen investasi yang tersedia
Jaminan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara. Dalam aturan tersebut, SUN disebut sebagai surat pengakuan utang yang pembayaran bunga dan pokoknya dijamin oleh Negara sesuai dengan masa berlakunya.
SBR ditawarkan pemerintah secara berkala melalui beberapa seri. Salah satu seri yang perlu diperhatikan adalah SBR015, yang menjadi bagian dari instrumen investasi ritel pemerintah yang dapat dibeli oleh masyarakat sesuai dengan ketentuan dan periode penawaran yang ditetapkan.
Untuk mengetahui informasi resmi mengenai periode penawaran dan ketentuan produk, kunjungi halaman promo SBR015 OCBC.
Selain menawarkan karakteristik investasi yang berbeda dari produk pasar modal lainnya, SBR juga memiliki ketentuan mengenai kupon, tenor, minimum pembelian, serta mekanisme pencairannya.
Oleh karena itu, sebelum membeli SBR015, penting untuk memahami karakteristik dan ketentuan yang berlaku pada seri tersebut.
Baca juga: SR022: Ini Cara Beli Lewat OCBC Mobile & Jadwal Transaksinya
Mengenal SBR015
SBR015 adalah SBN ritel yang diterbitkan Pemerintah Republik Indonesia dan ditujukan bagi individu WNI. Pada seri ini, investor dapat memilih dua pilihan tenor, yaitu SBR015T2 dengan jangka waktu 2 tahun dan SBR015T4 dengan jangka waktu 4 tahun.
Kupon yang ditetapkan untuk SBR015 adalah kupon mengambang dengan batas minimal atau floating with floor.
Artinya, tingkat kupon dapat berubah mengikuti ketentuan yang ditetapkan, tetapi memiliki batas bawah tertentu. Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 10, sedangkan pembayaran pertama dijadwalkan pada 10 Desember 2026.
Masa penawaran SBR015 berlangsung mulai 28 September 2026 pukul 09.00 WIB hingga 22 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB. Setelah masa penawaran berakhir, penetapan penjualan dilakukan pada 26 Oktober 2026 dan setelmen pada 28 Oktober 2026.
1. SBR015T2
SBR015T2 memiliki tenor 2 tahun dengan tanggal jatuh tempo pada 10 Oktober 2028. Tingkat kupon yang ditawarkan adalah 6,75% per tahun sebelum memperhitungkan pajak dan biaya penyimpanan.
Pemesanan SBR015T2 dapat dilakukan mulai dari Rp1 juta, dengan nilai nominal setiap unit sebesar Rp1 juta. Sementara itu, batas maksimum pemesanan untuk seri ini adalah Rp5 miliar.
2. SBR015T4
SBR015T4 memiliki jangka waktu 4 tahun dan akan jatuh tempo pada 10 Oktober 2030. Seri ini menawarkan tingkat kupon sebesar 6,85% per tahun, sebelum pajak dan biaya penyimpanan.
Minimum pemesanan SBR015T4 juga sebesar Rp1 juta, dengan nilai nominal Rp1 juta per unit. Namun, batas maksimum pemesanannya lebih besar, yaitu mencapai Rp10 miliar.
3. Ketentuan SBR015
SBR015 berbentuk obligasi negara tanpa warkat dan pada dasarnya tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder.
Instrumen ini juga tidak dapat dicairkan sebelum jatuh tempo, kecuali melalui mekanisme Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption) sesuai ketentuan yang berlaku.
Pembayaran kupon dilakukan setiap tanggal 10. Jika tanggal tersebut jatuh pada hari yang bukan hari kerja, pembayaran dilakukan pada hari kerja berikutnya tanpa kompensasi bunga.
Dengan dua pilihan tenor dan tingkat kupon yang berbeda, SBR015 memberikan pilihan bagi investor untuk menyesuaikan jangka waktu investasi dengan kebutuhan dan tujuan keuangannya.
Namun, sebelum melakukan pemesanan, penting untuk memahami seluruh ketentuan, termasuk pajak, biaya penyimpanan, serta mekanisme pencairan sebelum jatuh tempo.
Baca juga: Obligasi Pemerintah: Pengertian, Jenis, Risiko & Keuntungan
Keuntungan SBR015
SBR015 menawarkan sejumlah keuntungan bagi investor yang ingin mulai berinvestasi pada SBN ritel. Dengan minimum pembelian Rp1 juta, instrumen ini dapat dipertimbangkan untuk membangun portofolio investasi dengan pilihan tenor 2 tahun atau 4 tahun.
Berikut beberapa keuntungan SBR015 yang perlu kamu ketahui.
1. Dijamin oleh Negara
Pembayaran pokok dan kupon SBR015 dijamin oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.
Jaminan ini membuat SBR015 menjadi salah satu pilihan investasi bagi kamu yang mengutamakan keamanan dalam menempatkan dana. Meski demikian, tetap pahami karakteristik dan ketentuan instrumen sebelum berinvestasi.
2. Kupon Mengambang dengan Batas Minimal
SBR015 menggunakan skema kupon floating with floor, yaitu tingkat kupon dapat berubah mengikuti ketentuan suku bunga acuan, tetapi tidak turun di bawah batas minimal yang ditetapkan.
Dengan mekanisme ini, investor berpeluang memperoleh kupon lebih tinggi ketika suku bunga acuan naik, sementara kupon tetap memiliki batas bawah ketika suku bunga turun.
3. Memberikan Penghasilan Rutin
Kupon SBR015 dibayarkan setiap bulan, sehingga dapat menjadi sumber pemasukan berkala selama masa investasi. Dana yang diterima bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan atau diinvestasikan kembali sesuai tujuan keuanganmu.
4. Tersedia Fasilitas Early Redemption
SBR015 tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, sehingga investor tidak bisa menjualnya secara bebas sebelum jatuh tempo.
Meski begitu, tersedia fasilitas early redemption atau pelunasan sebelum jatuh tempo yang memungkinkan pencairan sebagian pokok investasi sesuai periode, batas nominal, dan persyaratan yang ditetapkan pemerintah.
Baca juga: Deposito Vs Sukuk Ritel (SR), Cuan Mana?
Cara Beli SBR015
SBR015 diperjualbelikan melalui mitra distribusi yang terdaftar dan ditunjuk oleh Kementerian Keuangan. Salah satu mitra distribusi itu adalah OCBC.
Pembelian SBR015 bisa dilakukan dengan mudah melalui OCBC mobile yang sudah terintegrasi dengan sistem Kemenkeu. Pemesanan bisa dilakukan dengan membuat Single Investor Identification (SID) terlebih dulu.
SID adalah nomor identitas tunggal yang diterbitkan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, yang wajib dimiliki calon investor sebelum berinvestasi, termasuk pada SBN Ritel.
Langkah pertama untuk beli SBN ritel seri SBR015 adalah dengan daftar membuat SID terlebih dulu. Berikut caranya:
- Buka dan login OCBC mobile
- Pilih menu Investasi, kemudian pilih SBN Ritel, pada bagian atas ada pilihan registrasi dan diarahkan ke menu pengisian risk profile.
- Isi data diri dan lengkapi dokumen yang diminta
- Lengkapi profil risiko dengan jawab pertanyaan
- Klik Lanjut, dan SID akan diproses dengan SLA 1 - 3 Hari Kerja.
Jika sudah memiliki SID, kamu sudah bisa memesan SBR015 melalui OCBC mobile dengan cara sebagai berikut:
- Buka dan login OCBC mobile
- Pilih menu Investasi, klik SBN Ritel
- Klik Pemesanan Obligasi, pilih SBR015
- Baca informasi produk, klik Pesan Sekarang
- Masukkan nominal pemesanan SBR015
- Periksa ringkasan, konfirmasi, dan setujui syarat dan ketentuan
- Pemesanan berhasil, tunggu notifikasi berikutnya.
Tertarik menjadikan SBR015 sebagai bagian dari rencana investasimu? Kenali lebih lanjut pilihan tenor, kupon, dan ketentuan pembeliannya sebelum berinvestasi.Cek informasi lengkap SBR015 di halaman resmi OCBC dan pastikan kamu memahami setiap ketentuannya sebelum melakukan pemesanan
| Artikel ini disusun semata-mata untuk tujuan informasi umum dan bukan merupakan rujukan resmi, nasihat investasi, maupun dasar pengambilan keputusan finansial. Segala keputusan yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. OCBC beserta seluruh karyawan tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan, kekeliruan, maupun kerugian finansial yang mungkin timbul akibat penggunaan informasi dalam artikel ini. |