Individu

Business Plan: Jenis, Manfaat, dan Cara Membuatnya

11 Agu 2023 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Sebelum memulai bisnis, business plan adalah salah satu hal penting untuk Anda pahami. Rancangan ini akan berisi penjelasan mengenai penjelasan mengenai jenis bisnis, strategi serta tujuan (goals) yang ingin dicapai.

Business plan juga menjadi salah satu faktor yang menjadi pertimbangan utama para investor. Jika ingin mendapat suntikan dana dari investor, maka Anda tidak boleh sembarangan dalam menyusunnya. Yuk pelajari pengertian, jenis-jenis dan cara membuatnya berikut ini.

Apa itu Business Plan

Rencana bisnis atau business plan adalah suatu dokumen tertulis, dibuat untuk memproyeksikan keseluruhan informasi mengenai bisnis yang dijalankan. Dalam sebuah business plan biasanya berisi strategi pemasaran dan penjualan bisnis secara detail, income dan outcome dari bisnis tersebut, kondisi keuangan, dan informasi lainnya.

Ketika seorang pebisnis membuat business plan, tentunya perlu pemikiran dan keputusan yang tepat. Fungsi dari dibuatnya business plan adalah menjadi acuan bagi pebisnis untuk dapat mencapai tujuan dalam jangka panjang. Selain itu, business plan dapat menggambarkan apakah bisnis tersebut layak dan mampu menghadapi segala tantangan di masa depan.

Jenis-jenis Business Plan

Setiap business plan tentunya memiliki objektif dan tujuan berbeda-beda. Maka dari itu, terdapat beberapa jenis business plan yang perlu Anda ketahui, diantaranya:

  1. Operations Business Plan
    Rencana bisnis operasi atau operations business plan adalah rencana bisnis yang dirancang khusus hanya untuk internal perusahaan. Pada rencana bisnis ini, mencakup rencana dan kebijakan tentang operasional perusahaan. Lalu, business plan ini juga meliputi uraian tanggung jawab setiap orang dalam perusahaan.

    Selain itu, rencana bisnis ini dapat menjadi acuan pelaksanaan dan tenggat waktu kegiatan operasional bisnis perusahaan di masa yang akan datang

  2. Growth Business Plan
    Growth business plan adalah rencana bisnis yang menjelaskan rencana pertumbuhan bisnis perusahaan kedepannya. Rencana bisnis ini dapat digunakan pada kepentingan internal maupun eksternal, misalnya untuk menerima modal lebih dari para investor.

    Apabila akan digunakan untuk kebutuhan eksternal, maka rencana bisnis ini harus dijelaskan lebih rinci lagi. Umumnya, meliputi deskripsi rinci mengenai perusahaan, struktur organisasi, serta kondisi keuangan perusahaan.

  3. Development Business Plan
    Rencana bisnis pengembangan atau development business plan adalah deskripsi secara rinci mengenai bisnis yang akan dibuat. Pada rencana bisnis operasi ini umumnya meliputi administrasi bisnis, organisasi perusahaan, dan tanggung jawab setiap karyawan.

    Maka dari itu, dokumen ini tidak hanya untuk pihak internal, namun pihak eksternal pun dapat menggunakannya.

  4. Startup Business Plan
    Startup business plan adalah penjelasan mengenai perusahaan khususnya startup yang akan didirikan. Rencana bisnis ini meliputi penawaran barang atau jasa kepada calon konsumen, evaluasi pasar, struktur marketing, manajemen risiko, serta struktur manajemen lainnya yang nantinya akan diimplementasikan.

  5. Strategic Business Plan
    Strategic business plan adalah jenis rencana bisnis yang paling rumit dibandingkan dengan rencana bisnis lainnya. Dalam business plan ini, menjelaskan berbagai strategi secara lebih rinci untuk mencapai tujuan perusahaan.

    Umumnya, beberapa komponen yang dianggap penting untuk dimasukkan pada rencana bisnis ini diantaranya; visi dan misi perusahaan, faktor kritis, strategi untuk mencapai tujuannya, dan jadwal pelaksanaan strategi tersebut.

Apa Saja yang Harus Ada di Dalamnya?

Ketika perusahaan Anda hendak membuat business plan, Anda harus mengetahui komponen apa saja yang harus ada di dalamnya. Beberapa komponen business plan adalah diantaranya:

  1. Executive Summary Perusahaan (Menjelaskan secara singkat dan padat isi dari business plan yang dibuat)
  2. Deskripsi Perusahaan (Meliputi sejarah perusahaan, visi dan misi, tujuan perusahaan, dan mitra perusahaan)
  3. Produk atau Layanan (Menjelaskan produk atau layanan yang ditawarkan dan kelebihannya)
  4. Analisis Pasar (Meliputi identifikasi pesaing, analisis swot, dan analisis segmenting, targeting, positioning)
  5. Strategi Pemasaran (Meliputi pemasaran offline dan pemasaran digital)
  6. Budgeting (Meliputi rencana keuangan perusahaan keseluruhan)

Cara Membuat Business Plan

Setelah mengetahui apa itu business plan dan komponen apa saja yang harus ada di dalamnya. Hal selanjutnya yang perlu Anda ketahui yaitu cara membuatnya. Beberapa cara untuk membuat business plan adalah:

  1. Melakukan analisa pesaing dan riset pasar sebelum membuat business plan
  2. Tentukan tujuan dari bisnis Anda secara jelas
  3. Mengetahui target pembaca business plan yang akan dibuat
  4. Memiliki bukti dan referensi di setiap komponen dalam business plan
  5. Jelaskan isi business plan secara rinci, runtut, dan realistis

Manfaat Business Plan

Lalu, apa manfaat dari dibuatnya business plan ini? Ada sejumlah alasan yang menjadikan business plan sangat penting ketika kamu membangun suatu bisnis, diantaranya.

  1. Membantu dalam mengambil keputusan
    Saat Anda memulai suatu bisnis, tentunya banyak tantangan yang mungkin akan dihadapi. Misalnya, mengembangkan produk baru, merekrut tenaga kerja, masalah finansial, dan lainnya. Hal tersebut diperlukan pengambilan keputusan tepat, maka dari itu salah satu manfaat dari business plan adalah dapat membantu Anda dalam mengambil keputusan.

  2. Mengatur keseluruhan sistem keuangan perusahaan
    Selain itu, business plan juga dapat membantu Anda dalam merencanakan sistem keuangan perusahaan yang baik. Tujuannya, agar kedepannya Anda terhindar dari kesalahan dalam penyusunan keuangan dan kerugian.

  3. Membantu mendapatkan investor lebih banyak
    Terakhir, manfaat paling penting dari business plan adalah dapat membantu Anda untuk mendapatkan investor lebih banyak. Hal itu sangat penting bagi pertumbuhan bisnis Anda, apalagi bisnis yang baru dirintis memerlukan dukungan dari para investor agar bisnis yang Anda dirikan semakin sukses.

Nah, itulah penjelasan mengenai apa itu business plan dan pentingnya dalam membangun bisnis. Setelah mempelajarinya, apakah Sobat OCBC sudah paham bagaimana cara menyusunnya dan siap untuk memulai bisnis baru?

Baca Juga:

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Nyala Bisnis

Nyala Bisnis

Layanan saldo gabungan untuk mengatur keuangan pribadi dan bisnis secara terpadu

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan
  • Individu

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan

10 Mar 2026
Pendidikan dari sekolah dasar hingga menengah atas adalah hak setiap anak. Orang tua juga pastinya ingin memberikan yang terbaik untuk anak tercinta dengan memasukan anaknya ke sekolah yang paling bagus untuk memberikan pendidikan paling baik.
Transparansi Informasi: Kunci Bijak Mengelola Keuangan Sebagai Nasabah
  • Individu

Transparansi Informasi: Kunci Bijak Mengelola Keuangan Sebagai Nasabah

5 Mar 2026

Sebagai nasabah, Anda berhak atas informasi yang jelas, akurat, dan transparan terkait setiap produk atau layanan keuangan yang ingin Anda gunakan. Namun, sering kali, masalah muncul bukan karena produknya buruk, melainkan karena kurangnya pemahaman terhadap informasi yang tersedia sebelum penggunaan.

Perang US-Iran War: Risiko and Implikasi
  • Individu

Perang US-Iran War: Risiko and Implikasi

3 Mar 2026
Pada tanggal 28 Februari, setelah gagal mencapai kesepakatan diplomatik dengan rezim Iran, AS –berkoordinasi dengan Israel– memulai aksi militer terhadap Iran, dengan menyerang target-target militer, yang bertujuan untuk perubahan rezim dan memastikan bahwa Iran tidak memperoleh senjata nuklir.
Manfaatkan THR untuk Mencapai Tujuan Keuangan Jangka Panjang
  • Individu

Manfaatkan THR untuk Mencapai Tujuan Keuangan Jangka Panjang

3 Mar 2026
Di tengah persiapan mudik dan kebutuhan hari raya yang melonjak, dana THR sering kali digunakan sebagai "bonus" untuk bersenang - senang. Namun, jika tidak dikelola dengan bijak, THR hanya akan menjadi dana yang "numpang lewat" di rekening. Padahal, jika dialokasikan dengan tepat, THR dapat menjadi salah satu faktor untuk mempercepat tercapainya tujuan keuangan jangka panjang kamu.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!