Individu

Menentukan Arah Kebijakan Fed ke Depannya

6 Jun 2023 • Ditulis oleh: Tim Wealth Management OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Di dunia ekonomi dan pasar modal akhir-akhir ini, seringkali kita mendengar bahwa arah kebijakan bank sentral AS, Federal Reserve (Fed) ditentukan oleh laju inflasi.

Inflasi atau CPI (Consumer Price Index), atau Indeks Harga Konsumen mencerminkan perubahan harga barang dan jasa di semua sektor ekonomi melalui survei konsumen yang dilakukan oleh US Bureau of Labor Statistics.

Akan tetapi, sebenarnya yang menjadi barometer dari arah kebijakan Fed adalah indeks PCE (Personal Consumption Expenditure).

Indeks PCE dirilis oleh Bureau of Economic Analysis setiap bulan. Secara umum, indeks PCE mirip dengan CPI, namun PCE mengukur lebih detail tentang perubahan biaya hidup setiap rumah tangga, dengan memberikan bobot yang berbeda dari setiap pos pengeluaran rumah tangga.

Contohnya, harga BBM pada suatu bulan mengalami kenaikan, namun harga sayuran turun. Mengingat biaya transpor memiliki bobot yang lebih tinggi pada pengeluaran rumah tangga, maka hal ini dapat mengakibatkan kenaikan indeks PCE.

Pengukuran yang lebih detail ini menyebabkan adanya perbedaan pada nilai PCE dan CPI, walaupun tetap menunjukkan arah tren yang sama.

Indeks PCE bulan April dirilis pada 4.4%, sedikit mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya di 4.2%. Akan tetapi angka ini sudah mengalami penurunan yang cukup banyak dibandingkan tingkat tertingginya pada Juni 2022 yang mencapai 7%.

sumber: Bloomberg, 5 Juni 2023

Dengan laju PCE dan CPI pada saat ini, dengan tingkat suku bunga Fed saat ini, di 5.25% maka setidaknya tidak lagi terjadi negative interest rate seperti pada tahun lalu. Hal ini berpotensi mendorong Fed untuk mulai melunakkan kebijakannya mulai semester II nanti.

sumber: Bloomberg, 29 Mei 2023

Saat ini para pelaku pasar mengantisipasi adanya kenaikan suku bunga setidaknya satu kali lagi di bulan Juni – Juli mendatang, sebelum memutuskan menahan suku bunga hingga akhir tahun.

Melihat adanya potensi pelonggaran kebijakan bank sentral AS, maka investor dapat mulai mengakumulasi secara bertahap aset pendapatan tetap melalui reksa dana untuk memaksimalkan potensi imbal hasil portfolio investasi ke depannya.

Melalui ONe Mobile OCBC NISP, investor dapat memilih serangkaian produk reksa dana pendapatan tetap baik IDR maupun USD.

Tak hanya itu, Anda juga dapat membandingkan 3 reksa dana sekaligus untuk meneliti kinerja secara lebih cermat, setelah menentukan profil risiko dan tujuan investasi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk yang ditawarkan oleh Bank OCBC NISP, silahkan klik tautan berikut OCBC NISP | Wealth Management

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Wealth Management

Wealth Management

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Mudik Aman? Jangan Sampai Data Pribadi Anda Dicuri via Wi-Fi Publik!
  • Individu

Mudik Aman? Jangan Sampai Data Pribadi Anda Dicuri via Wi-Fi Publik!

11 Mar 2026
Mudik dan libur Lebaran memang penuh kegembiraan — tapi di balik senyum pulang kampung, ada ancaman tersembunyi yang tak terlihat.
Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan
  • Individu

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan

10 Mar 2026
Pendidikan dari sekolah dasar hingga menengah atas adalah hak setiap anak. Orang tua juga pastinya ingin memberikan yang terbaik untuk anak tercinta dengan memasukan anaknya ke sekolah yang paling bagus untuk memberikan pendidikan paling baik.
Transparansi Informasi: Kunci Bijak Mengelola Keuangan Sebagai Nasabah
  • Individu

Transparansi Informasi: Kunci Bijak Mengelola Keuangan Sebagai Nasabah

5 Mar 2026

Sebagai nasabah, Anda berhak atas informasi yang jelas, akurat, dan transparan terkait setiap produk atau layanan keuangan yang ingin Anda gunakan. Namun, sering kali, masalah muncul bukan karena produknya buruk, melainkan karena kurangnya pemahaman terhadap informasi yang tersedia sebelum penggunaan.

Perang US-Iran War: Risiko and Implikasi
  • Individu

Perang US-Iran War: Risiko and Implikasi

3 Mar 2026
Pada tanggal 28 Februari, setelah gagal mencapai kesepakatan diplomatik dengan rezim Iran, AS –berkoordinasi dengan Israel– memulai aksi militer terhadap Iran, dengan menyerang target-target militer, yang bertujuan untuk perubahan rezim dan memastikan bahwa Iran tidak memperoleh senjata nuklir.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!