Individu

Pengertian Pengangguran Friksional, Penyebab & Cara Mengatasi

3 Okt 2022 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Pengangguran sepertinya menjadi persoalan banyak orang di tengah era bonus demografi saat ini. Pengangguran friksional adalah salah satunya.

Ya, pernahkah Anda mendengar apa itu pengangguran friksional (frictional unemployment)? Pengangguran friksional adalah kondisi ketika Anda ingin pindah ke pekerjaan baru namun belum menemukan pengganti, sehingga Anda pun menganggur.

Untuk lebih jelasnya, yuk simak pengertian, ciri, penyebab, hingga cara mengatasi pengangguran friksional di bawah ini.

Pengertian Pengangguran Friksional

Pengangguran friksional adalah istilah untuk menggambarkan fase ketika Anda menganggur lantaran belum menemukan pekerjaan baru yang sesuai harapan.

Adapun contoh pengangguran friksional adalah saat Anda ingin beralih ke pekerjaan lain karena merasa bosan atau mengincar gaji lebih tinggi dari sebelumnya.

Contoh pengangguran friksional lainnya adalah ketika Anda merupakan fresh graduate, sedang dalam tahap seleksi pendaftaran, dan masih menunggu panggilan kerja.

Anda juga dapat disebut sebagai frictional unemployment bila sedang diberhentikan sementara oleh tempat Anda bekerja dan hanya memperoleh setengah gaji.

Secara jangka pendek, pengangguran friksional adalah hal biasa dan relatif tidak membahayakan perekonomian. Sebab, berpindah dari satu pekerjaan ke tempat lainnya tentu memerlukan waktu agar bisa mendapatkan pilihan yang tepat dan cocok.

Selain itu, terkadang peningkatan pengangguran friksional adalah tanda bahwa kualitas pekerja juga mengalami kemajuan.

Pasalnya, ketika Anda mencari ke pekerjaan baru dan menginginkan gaji lebih tinggi, tentu hal tersebut disertai dengan adanya peningkatan keahlian. Inilah alasan mengapa pengangguran friksional adalah indikasi tingginya kualitas sumber daya manusia.

Namun, apabila kondisi ini berlangsung dalam kurun waktu cukup lama (jangka panjang), maka tentu akan menjadi permasalahan tersendiri dan berisiko menyebabkan frustasi bagi pekerja serta dampak negatif lainnya.

Ciri-Ciri Pengangguran Friksional

Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa ciri-ciri pengangguran friksional adalah sebagai berikut.

  • bersifat sementara
  • dalam fase sedang mencari pekerjaan
  • ingin beralih ke pekerjaan baru
  • menunggu panggilan kerja
  • diberhentikan sementara oleh perusahaan

Penyebab Pengangguran Friksional

Lalu pertanyaannya, apa yang menjadi penyebab pengangguran friksional? Adapun faktor-faktor penyebab pengangguran friksional adalah sebagai berikut.

1. Kurangnya Urgensi untuk Mendapat Pekerjaan Baru

Saat Anda menginginkan pekerjaan baru dengan gaji lebih tinggi, mungkin Anda telah melakukan persiapan tabungan sebagai antisipasi selama fase pencairan tersebut.

Hal ini bisa menjadi salah satu faktor yang membuat kurangnya urgensi untuk segera mendapat pekerjaan.

Sehingga, saat terdapat sejumlah kesempatan namun tidak dengan tawaran gaji tinggi seperti yang diinginkan, Anda pun melewatkannya dan mencari lagi. Dampaknya, Anda menganggur untuk sementara waktu.

2. Kekurangan Informasi

Penyebab lainnya dari pengangguran friksional adalah kekurangan informasi. Anda mungkin tidak mendapat banyak informasi atau rincian lengkap mengenai lowongan pekerjaan.

Perusahaan juga terkadang tidak terlalu memperhatikan penyampaian informasi mengenai lowongan, sehingga kurang menjangkau masyarakat secara luas.

3. Lowongan Tidak Sesuai

Di sisi lain, mungkin Anda telah mencari banyak informasi melalui berbagai media dan menemukan lowongan.  Namun, sayangnya pekerjaan tersebut kurang sesuai dengan kualifikasi atau keterampilan diri Anda

4. Proses Rekrutmen dan Negosiasi

Seperti Anda ketahui, mencari pekerjaan baru membutuhkan waktu karena harus melalui sejumlah prosedur, mulai dari seleksi berkas, tes wawancara, tes medis, hingga akhirnya negosiasi kompensasi.

Selama proses tersebut, Anda tentu harus melewati fase menganggur dan menunggu hingga seluruh rangkaian proses tersebut selesai. Dan selama masa itu, hasilnya pun masih belum pasti.

5. Terjadinya Pemecatan

Salah satu penyebab penyebab pengangguran friksional adalah pemecatan atau PHK dari kantor tempat Anda bekerja, entah itu karena perusahaan tersebut tutup atau karena alasannya lainnya.

Cara Mengatasi Pengangguran Friksional

Apakah Anda salah satu orang yang sedang mengalami ciri-ciri pengangguran friksional di atas? Jika iya, mungkin Anda kini memikirkan bagaimana cara mengatasi kondisi tersebut.

Untuk itu, Anda bisa memanfaatkan internet dan berbagai media sosial agar dapat memperoleh banyak informasi. Selain itu, jangan lupa tingkatkan keterampilan diri sehingga Anda layak mendapat pekerjaan yang diincar.

Bagi perusahaan, cara mengatasi pengangguran friksional adalah dengan menyediakan informasi lowongan kerja yang efektif kepada para pekerja.

Sementara, pemerintah bisa membuat kebijakan untuk membantu meningkatkan mobilitas tenaga kerja. Misalkan, memberi insentif kepada perusahaan guna menyediakan diversifikasi pengetahuan maupun keahlian pekerja.

Sehingga, apabila suatu saat perusahaan tersebut tutup, pekerja mempunyai keterampilan lain yang sudah siap dan dapat diandalkan.

Demikian pembahasan mengenai apa itu pengangguran friksional, ciri, penyebab, hingga cara mengatasinya yang perlu Sobat OCBC ketahui.

Meskipun pengangguran friksional adalah fase yang bersifat sementara, akan tetapi kondisi tersebut bisa memberikan dampak negatif terhadap perekonomian bila terus dibiarkan dalam jangka panjang.

Yuk, kunjungi laman blog OCBC NISP untuk mendapat informasi lain seputar perekonomian.

Baca Juga:

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Asuransi

Asuransi

Perlindungan demi masa depan yang lebih aman
Syariah - Asuransi

Syariah - Asuransi

Kelola keuangan lebih nyaman dengan prinsip Syariah

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Gaji Besar Tapi Selalu Habis? Coba Cek Arus Kas Kamu
  • Individu
  • Nyala

Gaji Besar Tapi Selalu Habis? Coba Cek Arus Kas Kamu

30 Jan 2026

Arus kas lebih penting dari besar gaji. Pelajari cara membaca dan memperbaiki arus kas bulanan agar keuangan lebih stabil

Sudah Budgeting Tapi Tetap Bocor? Ini Cara Menyusun Anggaran Keluarga
  • Individu
  • Nyala

Sudah Budgeting Tapi Tetap Bocor? Ini Cara Menyusun Anggaran Keluarga

30 Jan 2026

Anggaran keluarga sering gagal karena terlalu kaku. Pelajari cara menyusun anggaran yang realistis dan fleksibel

Customer Protection Starts with Us
  • Individu

Customer Protection Starts with Us

30 Jan 2026
Komitmen Bank dalam Layanan yang Adil, Transparan, dan Bertanggung Jawab
Shio yang Diprediksi Paling Sukses di 2026: Peluang Keuangan & Karier
  • Individu

Shio yang Diprediksi Paling Sukses di 2026: Peluang Keuangan & Karier

29 Jan 2026
Cari tahu shio yang diprediksi meraih kesuksesan di tahun 2026, lengkap dengan peluang karier, keuangan, dan tips mengelola finansial ala OCBC agar lebih maksimal!

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!