Individu

Bagaimana Hukum Membayar Zakat Fitrah Secara Online?

5 Mar 2024 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Perkembangan teknologi membuat banyak hal dalam kehidupan manusia mengalami digitalisasi. Salah satunya dalam hal transaksi pembayaran, ada banyak dompet digital yang memudahkan dalam membayar kebutuhan.

Digitalisasi ini juga sangat memudahkan dalam menunjang ibadah, seperti untuk bersedekah, berinfak, atau membayar zakat. Tapi apakah sah membayar zakat secara online?

Baca juga: 10 Fungsi Zakat dalam Islam, Salah Satunya Membersihkan Harta

Zakat Fitrah Online Apakah Sah?

Zakat fitrah adalah kewajiban yang harus ditunaikan umat Islam pada bulan Ramadan. Jika melihat perintah dari Nabi Muhammad saw. maka zakat fitrah dibayarkan dengan menggunakan gandum atau kurma.

Seperti yang diketahui, gandum atau kurma hanya tumbuh dan menjadi komoditas di negara-negara tertentu saja. Bahkan kurma tidak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik di Indonesia.

Apakah kita yang di Indonesia tetap harus membayar zakat fitrah menggunakan kurma? Jawabannya tentu tidak. Para ulama menyimpulkan bahwa zakat fitrah itu bisa dibayarkan menggunakan bahan makanan pokok di wilayah masing-masing.

Maka umat Islam di Indonesia pun boleh membayar zakat fitrah menggunakan beras, karena itulah makanan pokok di sini.

Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat mulai beralih membayar zakat dengan uang. Banyak ulama kontemporer bahkan mendorong penggunaan uang tunai, karena dianggap lebih bermanfaat sehingga para penerima zakat atau mustahik bisa membelanjakannya sesuai kebutuhan.

Setiap perubahan yang terjadi itu rupanya selalu ada ulama yang membolehkan. Hal ini lantaran mereka berpegang pada hakikat dari kewajiban zakat, yaitu mengentaskan kemiskinan.

Ya, tujuan utama zakat adalah membantu kaum fakir dan miskin yang membutuhkan uluran tangan. Zakat juga bertujuan mengurangi kesenjangan dan menciptakan solidaritas sosial.

Maka, selama semua syarat sahnya zakat terpenuhi, dalam bentuk apapun pembayarannya akan tetap sah. Begitu pula dengan membayar zakat fitrah secara online.

Hal ini juga sudah ditegaskan oleh Kementerian Agama yang menyebutkan bahwa membayar zakat secara online hukumnya boleh dan sah, selama pemberi zakat mengucapkan niat.

Bahkan Syekh Yusuf al-Qaradawi dalam bukunya Fiqhu az-Zakat, menjelaskan, seorang pemberi zakat tidak perlu secara tersirat menjelaskan kepada penerima bahwa yang diberikan itu adalah zakat.

Selain itu juga tidak ada syarat dalam zakat yang menyebut pemberi harus bertatap muka dan memberikan langsung dana zakatnya kepada pemberi.

Dari keterangan-keterangan tersebut, dapat disimpulkan bahwa membayar zakat secara online hukumnya boleh dan sah.

Baca juga: Begini Cara Menghitung Zakat Penghasilan dengan Tepat!

Berapa Jumlah Uang untuk Zakat Fitrah?

Jika menggunakan beras, maka kamu harus membayar zakat fitrah sebanyak 2,5 kilogram atau 3,5 liter. Maka jumlah itu harus dikonversikan ke dalam rupiah berdasarkan harganya jika ingin membayar dengan uang tunai atau uang digital.

Adapun beras yang digunakan untuk zakat fitrah hendaknya memiliki kualitas yang sama seperti beras yang dikonsumsi sehari-hari. Apabila ingin melebihkan, yaitu menggunakan beras yang lebih berkualitas, itu jauh lebih baik.

Misalnya beras yang konsumsi sehari-hari harganya Rp15.000 per kilogram. Maka zakat yang kamu keluarkan jika menggunakan uang adalah 15.000 x 2,5 = Rp37.500.

Jumlah tersebut untuk satu orang. Kamu tinggal menjumlahkan dengan total anggota keluarga yang kamu tanggung nafkahnya saja.

Nah, jika ingin membayar zakat secara online, kamu bisa langsung menggunakan OCBC mobile. Caranya mudah, kamu tinggal ikuti instruksi berikut:

  • Buka aplikasi OCBC mobile
  • Pilih menu 'Pembayaran & Pembelian'
  • Lalu pilih menu 'Pembayaran Tagihan Rumah Zakat'
  • Pilih Kategori 'Zakat Fitrah'
  • Masukan Jumlah Nominal Zakat
  • Pilih Rekening Sumber Dana
  • Masukkan PIN Transaksi

Download OCBC mobile sekarang juga untuk menikmati kemudahan transaksi sehari-hari lainnya!

Baca juga: Zakat Tabungan: Syarat, Jenis, dan Cara Menghitungnya

Tertarik dengan artikel kami?

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB
Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC
OCBC mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Deposito Adalah: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungan Menyimpan Dana di OCBC
  • Individu

Deposito Adalah: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungan Menyimpan Dana di OCBC

22 Jul 2026
Pelajari apa itu deposito, cara kerja, bunga, dan keuntungannya sebagai simpanan berjangka. Simak juga alasan memilih deposito OCBC untuk investasi aman.
Beyond Banking OCBC: Layanan Finansial Lebih dari Sekadar Bank
  • Individu

Beyond Banking OCBC: Layanan Finansial Lebih dari Sekadar Bank

22 Jul 2026

Premier Banking adalah layanan perbankan eksklusif yang dirancang khusus untuk nasabah dengan tingkat aset atau dana kelolaan tertentu, yang membutuhkan pengelolaan keuangan lebih strategis, personal, dan terintegrasi.

Apakah Reksa Dana Halal Menurut Islam? Ini Faktanya
  • Individu

Apakah Reksa Dana Halal Menurut Islam? Ini Faktanya

22 Jul 2026
Apakah reksa dana halal menurut Islam? Simak penjelasan tentang reksa dana syariah, prinsip halal, dan fakta yang perlu dipahami investor Muslim.
Berapa Bunga Obligasi? Ini Jenis dan Simulasi Perhitungannya
  • Individu

Berapa Bunga Obligasi? Ini Jenis dan Simulasi Perhitungannya

21 Jul 2026
Bunga obligasi menjadi salah satu faktor penting sebelum mulai investasi. Simak jenis bunga obligasi dan simulasi perhitungannya agar lebih mudah dipahami.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!