Individu

Asuransi Adalah: Pengertian & Manfaat

10 Mar 2026 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Pernahkah kamu memikirkan bagaimana cara melindungi rencana masa depan dari berbagai risiko keuangan yang tidak terduga? Di tengah ketidakpastian, asuransi hadir sebagai instrumen perlindungan yang sangat penting.

Secara mendasar, asuransi adalah bentuk jaminan untuk mengalihkan risiko kerugian seperti gangguan kesehatan, kecelakaan, hingga kerusakan aset kepada pihak penyedia layanan dengan cara membayar premi secara berkala.

Saat ini, jenis asuransi sudah sangat beragam, mulai dari asuransi jiwa, kesehatan, hingga asuransi kendaraan. Kamu bisa memilihnya sesuai dengan prioritas kebutuhan proteksi saat ini.

Dengan memahami mekanisme pengalihan risiko ini, kamu dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang tanpa harus cemas menghadapi dampak kerugian materiil di masa depan.

Agar kamu bisa menentukan perlindungan yang paling tepat, OCBC akan membahas tuntas mengenai seluk-beluk asuransi, mulai dari ragam jenisnya hingga deretan manfaat jangka panjang bagi nasabah. Simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Baca Juga: Premi Asuransi: Fungsi, Jenis, dan Faktor yang Mempengaruhi

Apa Itu Asuransi?

Asuransi adalah sebuah bisnis yang mengambil alih risiko dari nasabah dan mengkonversinya menjadi perlindungan untuk masa mendatang. Perusahaan lah yang bergerak sebagai pelindung tersebut.

Nasabah yang tertarik untuk mengajukan pembukaan asuransi akan mendapatkan sebuah polis. Polis asuransi adalah sebuah perjanjian tertulis yang ditandatangani kedua belah pihak, yaitu perusahaan dan pemegang produk.

Apabila sudah menyetujui polis tersebut, maka nasabah diwajibkan untuk membayarkan premi sesuai yang tertera dalam persetujuan. Premi asuransi adalah setoran bulanan yang dibebankan kepada pemilik insurance. Jika tidak dibayarkan, maka polis yang telah dibuat bisa mati.

Misalkan, kamu telah memiliki asuransi kesehatan dan membayar secara rutin. Kemudian, saat bekerja, kamu mengalami kecelakaan kendaraan dan harus melakukan operasi.

Kamu dapat bisa mengajukan permohonan kepada perusahaan untuk mendapatkan pendanaan operasi. Itulah yang disebut sebagai klaim.

Lantas, apa saja jenis asuransi yang tersedia? Nah, mari simak pembahasan berikutnya.

Apa Saja Jenis Asuransi yang Tersedia?

Saat ini terdapat berbagai jenis asuransi yang berlaku di Indonesia. Namun, kamu tidak wajib melakukan semuanya. Cukup pilih beberapa yang sesuai dengan kebutuhan, kondisi keuangan dan pekerjaan kamu. Berikut daftar jenis-jenis asuransi.

  1. Asuransi Jiwa

    Jenis yang pertama adalah untuk jiwa Anda. Jenis tersebut memberikan perlindungan finansial kepada tertanggung untuk kematiannya. Jenis tersebut menawarkan klaim setelah kematian dan juga ada perusahaan yang menawarkan sebelum mendekati ajal. Produk ini dapat diberikan kepada diri sendiri ataupun orang lain.

  2. Asuransi Kesehatan

    Produk ini melindungi kamu dari biaya medis yang tinggi. Jika kamu sakit dan harus berobat atau rawat inap, perusahaan asuransi akan membiayai pengobatan tersebut sesuai plafon yang disepakati. Kamu bisa cek berbagai pilihan Asuransi Kesehatan OCBC yang menawarkan proteksi medis menyeluruh.

  3. Asuransi Kendaraan

    Jenis asuransi yang ketiga adalah perlindungan dikhususkan untuk kendaraan. Jadi jika terjadi pencurian atau kecelakaan terhadap kendaraan baik mobil atau motor Anda, klaim bisa dilakukan kepada perusahaan.

  4. Asuransi Kepemilikan Rumah dan Properti

    Rumah juga bisa mendapatkan proteksi dari hal-hal yang tidak diinginkan. Baik itu dari segi bangungannya maupun perabotan yang ada di dalam rumah. Proteksi yang diberikan juga beragam, yaitu mulai dari kebakaran, kebanjiran, pencurian, dan sebagainya.

  5. Asuransi Pendidikan

    Tertarik untuk menyekolahkan anak hingga ke tingkat tertinggi? Anda waswas melihat biaya pendidikan yang semakin melonjak dari tahun ke tahun? Jenis asuransi ini memberikan pertahanan bagi proses pembiayaan pendidikan individu. Sehingga, kamu dapat memberikannya kepada seluruh anak Anda.

  6. Asuransi Bisnis

    Jenis asuransi berikut merupakan layanan proteksi untuk kerusakan, kehilangan, serta kerugian dalam jumlah tidak kecil yang berpotensi terjadi pada bisnis individu. Misalkan, kantor Anda terkena gempa yang merusak bagian gedung, maka sobat kamu bisa mengajukan klaim kepada perusahaan untuk dana perbaikan.

  7. Asuransi Umum

    Proteksi yang diberikan pada jenis asuransi ini adalah kerugian serta kehilangan manfaat dan tanggung jawab hukum pada pihak ketiga. Terdapat dua jenis yang perlu kamu ketahui, antara lain:

    • Social insurance
      Jenis asuransi ini umumnya dipotong dari gaji secara otomatis demi melindungi hari tua seseorang. Sehingga, umumnya produk perlindungan berikut bersifat mandatory/wajib.
    • Voluntary insurance
      Sesuai dengan namanya, produk perlindungan tersebut dijalankan secara sukarela. Di samping itu, klasifikasinya terbagi 2, yaitu produk pemerintah serta produk komersial.
  8. Asuransi Kredit

    Manfaat yang diberikan pada jenis berikut adalah proteksi dari kegagalan debitur melunasi fasilitas kredit atau pinjaman secara tunai. Contohnya seperti modal kerja, kredit perdagangan, dan sebagainya.

  9. Asuransi Kelautan

    Manfaat produk ini khusus untuk bidang kelautan dan berfungsi memastikan pengangkut dan pengelola kargo. Contohnya seperti kerusakan kapal ataupun melukai awak kapal serta penumpang kapal.

  10. Asuransi Perjalanan

    Jenis asuransi ini memberikan perlindungan saat kamu bepergian ke tempat tertentu. Sifatnya jangka pendek dan umumnya berlaku mulai dari melakukan perjalanan hingga kembali ke tempat asal.

Selain 10 jenis asuransi di atas, terdapat satu tipe produk insurance yang disebut dengan asuransi syariah. Apa itu asuransi syariah? Adakah perbedaan asuransi umum dan asuransi syariah? Berikut penjelasannya.

Perbedaan asuransi umum dan asuransi syariah
Salah satu perbedaan umum antara asuransi umum dengan asuransi syariah adalah metode mendapat keuntungan yang digunakan. Asuransi syariah menggunakan sistem akad yang disetujui tertanggung dan penanggung dalam proses proteksi. Di samping itu, asuransi syariah tidak menggunakan sistem bunga, tapi nisbah/bagi hasil.

Sebaliknya, insurance jenis umum/konvensional akan menggunakan sistem bunga dan tidak mengikuti Syariat Islam. Jadi, dua jenis ini memiliki penggunanya masing-masing dan keduanya dapat dimanfaatkan untuk memberikan perlindungan.

Baca Juga: Pahami 8 Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

Bagaimana Cara Kerja Asuransi?

Nah, seperti yang dijelaskan sebelumnya, asuransi adalah produk yang mengambil alih risiko individu atau kelompok agar dapat ditanggung oleh perusahaan.

Contoh sederhananya, apabila terdapat serikat penjual sebanyak 100 orang yang termasuk dalam sebuah produk perlindungan dengan premi sebesar Rp5 juta. Jumlah keseluruhan premi yang terkumpul dari serikat tersebut adalah Rp 500 juta.

Apabila diprediksi dari 100 orang penjual, terdapat 10 orang yang mengalami musibah dengan kerugian masing-masing senilai Rp25 juta, maka jumlah kerugiannya mencapai Rp250 juta.

Perusahaan penyedia produk akan menggunakan akumulasi premi untuk menutup kerugian yang diderita oleh 10 orang tersebut. Sedangkan bagi para penjual yang tidak terkena musibah, maka tidak bisa melakukan klaim pada perusahaan.

Tadi adalah cara kerja asuransi secara umum, namun, bagaimana cara kerja asuransi pada individu?

Pertama-tama, nasabah akan melakukan pembayaran premi setiap bulannya. Apabila terjadi musibah terhadap pemegang insurance, maka individu tersebut dapat mengajukan klaim kepada perusahaan.

Kemudian, perusahaan akan mengecek kondisinya, apakah sesuai dengan ketentuan atau tidak, dan apakah pemegang insurance melakukan penipuan atau tidak.

Saat proses tersebut sudah selesai, dana akan dibayarkan kepada pemegang asuransi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Cukup simpel, bukan?

Apa Manfaat Asuransi?

Terdapat 3 manfaat asuransi bagi nasabah. Apa saja itu? Berikut penjelasan detailnya:

  1. Memberi Perlindungan dengan Mengalihkan Risiko

    Berikut salah satu manfaat asuransi bagi nasabah adalah memberikan perlindungan kepada pemilik polis dengan mengalihkan potensi risiko kepada perusahaan penyedia produk.

  2. Meminimalisir Potensi Kerugian

    Manfaat asuransi yang kedua adalah nasabah dapat meminimalisir potensi kerugian. Baik itu secara fisik maupun jiwa. Baik untuk diri sendiri maupun keluarga. Serta untuk harta benda yang dimiliki pemegang asuransi.

  3. Menciptakan Rasa Aman untuk Menghadapi Masa Depan

    Manfaat asuransi yang ketiga adalah menciptakan rasa aman. Dengan memiliki asuransi, kamu bisa memberikan perlindungan terhadap risiko kerugian atau musibah yang mungkin terjadi di masa mendatang.

Apakah Uang Asuransi Bisa Diambill?

Jawabannya adalah bisa. kamu bisa mengajukan klaim kapanpun selama musibah yang sedang terjadi ditanggung oleh penanggung. Apabila tidak ada klaim selama masa asuransi, kamu bisa mengambil dana yang disetorkan sebelumnya saat jatuh tempo.

Potensi Penipuan Asuransi

Uang asuransi sebenarnya bisa diambil kembali melalui klaim atau saat jatuh tempo jika polisnya memiliki unsur tabungan. Namun, kamu perlu berhati-hati terhadap perusahaan asuransi bodong atau perusahaan yang pailit. Pilihlah penyedia jasa yang terpercaya dan memiliki rekam jejak yang jelas.

Tertarik untuk mulai melindungi diri dan aset berharga kamu? Kamu bisa menjatuhkan pilihan pada berbagai produk Asuransi OCBC yang menawarkan pilihan lengkap seperti asuransi jiwa, kesehatan, hingga asuransi kebakaran dengan premi terjangkau mulai dari Rp100.000 saja.

Risiko memang tidak dapat dihindari, namun dampaknya bisa dikurangi. Yuk, siapkan perlindunganmu sekarang!

Baca Juga: Kenali Fungsi Asuransi Secara Primer, Sekunder, dan Khusus

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Asuransi

Asuransi

Perlindungan demi masa depan yang lebih aman

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Kehabisan kuota ORI030? Berikut Obligasi Sekunder dengan Imbal Hasil 7% di OCBC mobile
  • Individu

Kehabisan kuota ORI030? Berikut Obligasi Sekunder dengan Imbal Hasil 7% di OCBC mobile

4 Agu 2026
Apakah kamu melewatkan kesempatan untuk berinvestasi di bulan ini karena penawaran ORI30 sudah berakhir?
Prevent Fraud, Protect Customers Kenali Modus Penipuan, Lindungi Rekening dan Data Pribadi Anda
  • Individu

Prevent Fraud, Protect Customers Kenali Modus Penipuan, Lindungi Rekening dan Data Pribadi Anda

30 Jul 2026
Penipuan Digital Bisa Terjadi pada Siapa Saja!
5 Alasan Kenapa Jangan Cairkan Deposito Sebelum Jatuh Tempo
  • Individu

5 Alasan Kenapa Jangan Cairkan Deposito Sebelum Jatuh Tempo

29 Jul 2026
Jangan buru-buru cairkan deposito sebelum jatuh tempo. Simak alasan dan risikonya agar keuntungan investasi tetap maksimal.
5 Alasan Kenapa Deposito Valas Jadi Pilihan yang Pas
  • Individu

5 Alasan Kenapa Deposito Valas Jadi Pilihan yang Pas

29 Jul 2026
Deposito valas bisa jadi pilihan menarik untuk diversifikasi aset. Simak alasan kenapa instrumen ini cocok di tengah kondisi ekono

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!