Individu

Interest Rate: Pengertian, Tipe, dan Cara Menghitungnya

2 Okt 2023 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Transaksi keuangan konvensional tidak lepas dari interest rate, atau istilah lainnya suku bunga. Hal tersebut dikarenakan interest rate adalah salah satu perangkat lindung nilai dalam proses pinjam-meminjam, baik antar instansi atau perseorangan. Jadi, apa itu interest rate sebenarnya dan bagaimana cara menghitungnya? Simak bahasan berikut.

Apa itu Interest Rate?

Interest rate adalah salah satu unsur penting dalam perekonomian nasional. Jika didefinisikan, interest rate adalah tingkat suku bunga yang ditetapkan saat sebuah bank memberikan pinjaman kepada nasabah. Tingkat suku bunga ini juga berlaku saat nasabah menyimpan uang mereka di bank.

Alasan pengenaan interest rate dalam transaksi pinjam meminjam adalah adanya nilai sekarang (present value) dan nilai masa depan (future value) dalam uang. Umumnya, uang yang kita miliki di masa sekarang nilainya akan berkurang di masa depan.

Contoh singkatnya seperti ini, harga beras pada tahun 2010 adalah sebesar Rp6,702/kg. Akan tetapi pada tahun 2020, harganya menjadi Rp12,213/kg. Uang yang tadinya dapat digunakan membeli 2 kg beras di tahun 2010, hanya bisa untuk 1 kg saja 10 tahun kemudian.

Tingkatkan Interest Rate Indonesia

Setelah membahas apa itu interest rate, kali ini kita akan membahas sekilas tentang interest rate Indonesia. Di negara kita, satu-satunya lembaga yang berhak menentukan interest rate adalah Bank Indonesia.

Per 2021, interest rate Indonesia adalah sebesar 3,5% dan suku bunga deposit 2,75%. Ini merupakan angka maksimal yang diterapkan BI agar bank dan penyedia kredit tidak menetapkan bunga terlalu tinggi kepada nasabahnya.

Tipe-Tipe Interest Rate

Interest rate memiliki beberapa tipe berbeda tergantung yang dipilih bank tempat Anda meminjam dana. Adapun tipe-tipe interest rate adalah sebagai berikut,

  • Bunga Tetap (Fixed Rate)
    Tipe pertama interest rate adalah bunga tetap, atau istilah bahasa Inggrisnya disebut fixed rate. Jika Anda melakukan peminjaman dengan bunga fixed, maka Anda tidak perlu khawatir terjadi kenaikan suku bunga di masa depan.

    Misalnya, hari ini Anda mengambil pinjaman dengan interest rate 5% dengan skema bunga tetap. Keesokan hari, interest rate nasional naik menjadi 7%. Interest rate Anda akan tetap 5% meski secara nasional seluruh bunga pinjaman berubah.

    Kelemahan pinjaman dengan bunga tetap adalah biasanya jumlahnya lebih tinggi dari bunga umum yang ditentukan bank. Misalnya bank Anda umumnya menetapkan bunga 3%. Jika memilih skema fixed rate, Anda bisa mendapat bunga sebesar 3,2%

  • Bunga Mengambang (Floating Rate)
    Tipe selanjutnya interest rate adalah floating rate, bunga yang jumlahnya fleksibel mengikuti interest rate nasional. Jika Anda mengambil pinjaman dengan skema bunga mengambang, maka sewaktu-waktu bunga pinjaman dapat berubah mengikuti perkembangan pasar.

    Sekilas skema bunga mengambang tampak lebih menguntungkan dibanding bunga tetap. Akan tetapi, sewaktu-waktu bunga pasar akan meningkat di atas bunga tetap, sehingga pembayaran pinjaman Anda tiba-tiba akan bertambah banyak.

Macam-Macam Cara Menghitung Interest Rate

Ada beberapa cara menghitung interest rate, yaitu dengan menggunakan perhitungan flat dan efektif. Selengkapnya cara menghitung interest rate berikut simulasinya ada di bawah ini.

  • Perhitungan Flat
    Cara menghitung interest rate yang pertama adalah dengan menggunakan perhitungan flat. Perhitungan ini adalah perhitungan bunga paling sederhana, karena bunganya tidak berubah (fixed rate).

    Contoh kasus:
    Pak Surya melakukan pinjaman bank sebesar Rp50 juta dengan bunga 5% fixed rate selama 2 tahun. Dengan demikian, tagihan kredit bulanan Pak Surya yaitu:

    Tagihan kredit/bulan = Rp50,000,000 / 24 bulan = Rp2,083,400/bulan
    Bunga (fixed)/bulan = Rp2,083,400 X 5% = Rp104,167/bulan
    Total tagihan = Rp2,083,400 + Rp104,167 = Rp2,187,567/bulan

    Jadi, jumlah tagihan kredit bulanan yang harus Pak Surya bayar adalah sebesar Rp2,187,567 setiap bulan.

  • Perhitungan Efektif
    Alternatif berikutnya perhitungan interest rate adalah skema perhitungan efektif. Jika menggunakan skema efektif, jumlah bunga akan terus berkurang tiap bulannya. Umumnya skema ini digunakan dalam pembelian properti seperti rumah, tanah, dan bangunan.

    Contoh kasus:
    Stefani membeli rumah seharga Rp350 juta dengan bunga 5% fixed rate selama 35 bulan. Skema perhitungan bunga yang dipilih Stefani adalah perhitungan efektif. Dengan demikian, tagihan kredit bulanan Stefani adalah:

    Tagihan kredit/bulan = Rp350,000,000 / 35 bulan = Rp10,000,000

    Bunga bulan ke-1 = [Rp350,000,000 - (1-1) X Rp10,000,000] X 5% / 12 = Rp1,458,334
    Total tagihan ke-1 = Rp10,000,000 + Rp1,458,334 = Rp11,458,334

    Bunga bulan ke-2 = [Rp350,000,000 - (2-1) X Rp10,000,000] X 5% / 12 = Rp1,416,667
    Total tagihan ke-2 = Rp10,000,000 + Rp1,416,667 = Rp11,416,667

    Bunga bulan ke-3 = [Rp350,000,000 - (3-1) X Rp10,000,000] X 5% / 12 = Rp1,375,000
    Total tagihan ke-3 = Rp10,000,000 + Rp1,375,000 = Rp11,375,000

    Seterusnya sampai bulan ke-35, yaitu sebagai berikut.

    Bunga bulan ke-35 = [Rp350,000,000 - (35-1) X Rp10,000,000] X 5% / 12 = Rp41,667
    Total tagihan ke-35 = Rp10,000,000 + Rp41,667 = Rp10,041,667

Demikianlah bahasan tentang apa itu interest rate, tipe-tipe, dan cara menghitungnya. Meski tidak disukai sebagian orang, interest rate adalah komponen tak terpisahkan dari transaksi keuangan. Jika Anda masih aktif bertransaksi di lembaga keuangan di Indonesia, sebaiknya Anda memahami konsep interest rate agar dapat lebih bijak mengambil keputusan finansial.

Baca juga:

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Kredit Modal Kerja

Kredit Modal Kerja

Solusi pinjaman untuk memenuhi berbagai kebutuhan pribadi
Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC
Kartu Kredit OCBC

Kartu Kredit OCBC

Jadikan setiap tahapan kehidupan sebagai pengalaman baru yang penuh makna

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

5 Penyebab Utama Usaha Kopi Bangkrut di Tahun Pertama
  • Individu

5 Penyebab Utama Usaha Kopi Bangkrut di Tahun Pertama

7 Okt 2026
Bisnis kopi terlihat menjanjikan, tetapi menjalankan coffee shop tetap memiliki berbagai tantangan, terutama pada tahap awal usaha. Simak penyebab utamanya agar bisnis lebih siap berkembang.
Keuntungan OCBC Debit GPN untuk Transaksi Sehari-hari
  • Individu

Keuntungan OCBC Debit GPN untuk Transaksi Sehari-hari

6 Okt 2026
Transaksi harian makin simpel dengan OCBC Debit GPN. Diterima luas di Indonesia dan membantu kelola pengeluaran lebih praktis.
Suku Bunga Tinggi Berpotensi Bertahan Lebih Lama
  • Individu

Suku Bunga Tinggi Berpotensi Bertahan Lebih Lama

6 Okt 2026
Pergerakan pasar di sepanjang 2026 kembali menegaskan bahwa era suku bunga tinggi belum sepenuhnya berakhir.
Waspada Sebelum Bertindak, Segera Laporkan Jika Ada yang Mencurigakan
  • Individu

Waspada Sebelum Bertindak, Segera Laporkan Jika Ada yang Mencurigakan

29 Sep 2026
Di tengah kemudahan layanan digital, berbagai aktivitas perbankan kini dapat dilakukan dalam hitungan detik. Namun, kecepatan yang sama juga dimanfaatkan oleh pelaku penipuan untuk membuat kita bertindak sebelum sempat memastikan kebenarannya.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!