Individu Nyala

Cara Ternak Ayam Potong untuk Pemula, Segini Modalnya!

19 Okt 2021 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Meski sering dipandang sebelah mata, bisnis ternak ayam potong merupakan salah satu bisnis dengan prospek yang menjanjikan. Hal ini karena permintaan daging ayam per harinya cenderung tinggi dan stabil.

Namun sebanding dengan keuntungan yang diperoleh, modal awal untuk beternak juga cukup tinggi. Oleh karena itu, kali ini OCBC hadir dengan informasi mengenai modal dan tips agar usaha ternak Anda sukses. Yuk Simak!


Modal Awal Ternak Ayam Potong

Modal ternak ayam potong rumahan dibagi menjadi dua kategori, yakni modal tetap, modal tidak tetap, dan modal operasional. Berikut ini rinciannya.

  1. Modal Tetap
    Modal tetap terdiri atas harga kandang, pakan, dan tempat minum. Berikut ini total biaya yang harus Anda keluarkan.

    Biaya di atas adalah modal awal untuk pembelian kandang berukuran 5 x 5 m yang dihuni oleh 8 - 12 ekor ayam tiap meter persegi, atau sekitar 400 - 600 ekor ayam. Apabila Anda ingin memelihara lebih dari 600 ekor, biaya yang Anda keluarkan adalah kelipatan dari modal ini.

  2. Modal Tidak Tetap
    Modal tidak tetap adalah biaya yang dikeluarkan untuk membeli bahan untuk satu kali periode peternakan. Berikut ini rincian modal tidak tetap untuk usaha ini.

    Biaya tersebut adalah modal usaha tiap 100 ekor ayam. Pastikan Anda menyediakan cukup pakan karena ayam potong membutuhkan protein yang tinggi untuk perkembangannya.

  3. Modal Operasional
    Selain harus menyiapkan kandang, bibit, dan makanan, ada modal operasional yang harus Anda sediakan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

    • Listrik: Rp200 ribu

    • Penjaga kandang: Rp1juta per orang

    • Biaya penyusutan yang mungkin timbul: Rp500 ribu

    Dari penjelasan ketiga modal di atas, dapat ditarik contoh, bahwa untuk 600 ayam akan membutuhkan besaran modal sebagai berikut.

    Total modal ternak ayam potong rumahan
    = Modal tetap+modal tidak tetap+modal operasional
    = Rp4.1 juta+Rp7.5 juta+ modal operasional
    = Rp11.6 juta + modal operasional

    Modal operasional biasanya tergantung dengan besar kecilnya bisnis peternakan Anda. Oleh karena itu, Anda perlu menghitung biaya listrik, gaji karyawan, dan biaya penyusutan selama periode peternakan, yakni 35 hari.


Ternak Ayam Potong Kemitraan

Kemitraan merupakan cara ternak ayam potong dengan menjalin kerjasama melalui kontrak bersama perusahaan. Peternak sebagai penyedia tenaga kerja dan bibit akan menjalankan pengurusan ternak, sedangkan perusahaan akan menanggung semua modalnya.

Nantinya, hasil panen akan dinikmati setiap pihak dengan sistem bagi hasil sesuai proporsi yang telah ditetapkan dalam kontrak. Biasanya peternak mendapatkan bagian lebih kecil karena mereka tidak menanggung resiko.

Apabila terjadi gagal panen, resiko akan ditanggung oleh perusahaan mitra. Namun jika gagal panen itu diakibatkan oleh kesengajaan atau kelalaian peternak maka akan diselesaikan menurut kesepakatan dalam kontrak.


Estimasi Keuntungan Ternak Ayam Potong

Seperti yang telah disebutkan di atas, usaha ternak yang satu ini mendatangkan keuntungan yang cukup besar dan stabil. Sebelum menghitung keuntungannya perlu diketahui bahwa ayam potong hanya boleh dipanen setelah 35 hari dan bobotnya mencapai 1.5 kg.

Nah, berikut ini estimasi keuntungan ternak ayam potong tiap 600 ekornya apabila harga jual tiap 1 kg ayam adalah Rp25 ribu.

Pendapatan
= Jumlah ayam x bobot x harga jual satuan
= 600 x 1,5 x Rp25 ribu
= Rp22,5 juta

Total modal
= Modal tetap + modal tidak tetap + modal operasional
= Rp4,1 juta + Rp7,5 juta + Rp1,5 juta (tergantung kebutuhan Anda)
= Rp13,1 juta

Keuntungan sekali panen
= Pendapatan - Total modal
= Rp22,5 juta - Rp13,1 juta
= Rp9,4 juta

Dengan demikian, keuntungan yang dapat Anda dapatkan selama setahun mencapai Rp9,4 juta x 12 bulan = Rp112,8 juta. Jumlah ini bahkan bisa bertambah karena tiap hari raya keagamaan harga ayam potong per kilonya cenderung naik.


Cara Sukses Ternak Ayam Potong

Berbagai keuntungan ternak ayam potong yang kami jelaskan di atas cukup menggiurkan bukan? Khususnya bagi Anda yang berminat untuk merintisnya. Agar rencana usaha tersebut sukses, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.

  1. Mencari Supplier yang Berkualitas
    Kualitas DOC atau bibit ayam potong sangat menentukan keberhasilan suatu peternakan. Oleh karena itu, pilihlah supplier yang menyediakan DOC sehat dan terhindar dari indikasi penyakit ternak.

    Anda juga dapat memilih supplier terkenal dan memiliki banyak pelanggan karena reputasi yang baik menandakan produk yang baik pula.

  2. Menentukan Lokasi dan Membuat Kandang
    Sebelum mendirikan kandang ternak ayam potong, lakukan pemilihan lokasi yang tepat agar tidak menimbulkan masalah lingkungan di kemudian hari. Usahakan untuk memilih tempat yang jauh dari pemukiman warga dan fasilitas umum.

  3. Perhatikan Makanan dan Kesehatan
    Saat beternak ayam, Anda harus memastikan bahwa pakan ayam yang diberikan mengandung karbohidrat, lemak, protein, mineral, dan vitamin. Selain itu, berikan pakan dengan sistem ad libitum atau selalu tersedia tanpa dibatasi.

    Saat beternak ayam, Anda harus memastikan bahwa pakan ayam yang diberikan mengandung karbohidrat, lemak, protein, mineral, dan vitamin. Selain itu, berikan pakan dengan sistem ad libitum atau selalu tersedia tanpa dibatasi.

  4. Perhatikan Pemeliharaan Ayam Potong yang Tepat
    Cara ternak ayam potong rumahan terbilang mudah selama semua kebutuhan ayam termasuk obat dan vaksinnya terpenuhi. Namun, Anda juga perlu memantau pemeliharaan sehari-hari.

  5. Lakukan Sanitasi Secara Rutin
    Usaha ternak ayam potong tak hanya berkaitan dengan pemeliharaan dan pemanenan, namun juga meliputi sanitasi pasca panen. Adapun tujuan dari sanitasi adalah untuk menghilangkan hama dan bibit penyakit agar aman untuk siklus ternak berikutnya.

    Cara sanitasi adalah sebagai berikut.

    • Semprot kandang dengan air mengalir hingga bersih dari kotoran.

    • Lakukan pengapuran pada dinding dan lantai kandang.

    • Semprotkan formalin lalu biarkan minimal 10 hari sebelum pembudidayaan selanjutnya.

     


Itu dia penjelasan mengenai usaha ternak ayam potong. Meskipun terkesan sederhana, usaha ini membutuhkan strategi matang serta persiapan modal yang cukup. Bila Anda membutuhkan modal tambahan, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mengajukan pinjaman ke bank, seperti Kredit Modal Kerja dari bank OCBC NISP.. Selamat mencoba!


Baca Juga:

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC
OCBC mobile

OCBC mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama OCBC mobile yang baru.

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Tabungan Anak Terbaik OCBC Young Nyala Jadi Consumer Finance Product of the Year
  • Individu

Tabungan Anak Terbaik OCBC Young Nyala Jadi Consumer Finance Product of the Year

17 Jul 2026
  • OCBC dinobatkan sebagai Consumer Finance Product of the Year dalam ajang ABF Retail Banking of the Year 2026.
  • Young Nyala adalah solusi perbankan digital untuk anak di bawah 17 tahun yang memfasilitasi literasi keuangan anak yang terintegrasi dengan lifestyle dan dilengkapi parental control.
  • Bisnis Young Nyala mencatatkan pertumbuhan akuisisi sebesar 114% secara year-on-year pada Januari 2026.
OCBC: The Best Private Bank Indonesia 2026
  • Individu

OCBC: The Best Private Bank Indonesia 2026

17 Jul 2026
  • OCBC Indonesia dinobatkan sebagai Best Private Bank Indonesia 2026 oleh Global Banking & Finance Review Awards berkat layanan wealth management yang berhasil mencapai pertumbuhan AUM tangguh, client service excellence, serta inovasi high tech high touch.
  • OCBC menghadirkan layanan wealth management terpersonalisasi yang spesifik untuk nasabah Private Banking, didampingi oleh Dedicated Private Bankers guna membantu nasabah lebih percaya diri dalam mengambil keputusan finansial untuk mengembangkan, mengamankan, dan meneruskan kekayaannya.
  • Layanan wealth management OCBC tidak hanya berfokus pada pengembangan aset, tapi juga perlindungan (wealth protection) dan suksesi lintas generasi (legacy planning) yang didukung jaringan global OCBC Group.
Transformasi Tabungan Emas Digital, OCBC Sabet Titel Gold & Precious Metal Bank of the Year 2026
  • Individu

Transformasi Tabungan Emas Digital, OCBC Sabet Titel Gold & Precious Metal Bank of the Year 2026

17 Jul 2026
  • OCBC dinobatkan sebagai Gold & Precious Metal Bank of the Year 2026 oleh Asian Banking & Finance dalam ajang bergengsi Asian Banking & Finance Retail Banking Awards 2026.
  • OCBC melalui Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi pionir bank swasta Indonesia yang menawarkan tabungan emas digital pada 2023 dengan kolaborasi bersama Pegadaian, untuk meningkatkan aksesibilitas terhadap investasi emas.
  • Total emas yang dikelola OCBC meningkat 506% secara year-on-year hingga mencapai 771,2 kilogram pada 2025.
OCBC Raih Indonesia Best Succession Planning Euromoney 2026
  • Individu

OCBC Raih Indonesia Best Succession Planning Euromoney 2026

17 Jul 2026
  • OCBC berhasil meraih penghargaan Indonesia’s Best Succession Planning dari Euromoney Private Banking Awards 2026
  • Ini merupakan tahun kelima OCBC dinobatkan sebagai Indoneisa’s Best Succession Planning oleh Euromoney
  • Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan dan inovasi layanan wealth management OCBC Private Banking melalui penyediaan Wealth Planner dengan spesialisasi legacy planning, untuk membantu nasabah meneruskan kekayaan ke generasi selanjutnya.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!