Individu

Apa itu AJB? Fungsi, Cara Buat dan Bedanya dengan SHM

17 Jan 2022 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Properti menjadi salah satu investasi dan kebutuhan yang kini semakin banyak diminati. Namun, seperti yang kita tahu properti tanah dan bangunan cukup riskan terjadi masalah dalam perihal hak milik, bahkan jika tidak tepat hal ini dapat menjadi sengketa antara dua pihak. AJB adalah salah satu bukti otentik kepemilikan tanah dan bangunan yang harus Anda.

Surat AJB adalah sertifikat yang dikeluarkan oleh PPAT secara resmi. Dalam surat ini tertulis mengenai data pemilik baru dan kesepakatan antar dua pihak mengenai pemindah hak milik. Meskipun terlihat sederhana, namun sertifikat ini penting untuk Anda urus.

Kali ini OCBC akan memberikan panduan bagaimana cara mengurus dan apa saja fungsi AJB bagi calon pemilik properti seperti Anda. Yuk simak artikel berikut!


Apa itu AJB

Akta jual beli atau AJB adalah dokumen otentik berupa bukti transaksi aktivitas jual beli serta peralihan hak atas tanah atau bangunan. Akta ini dibuat dan dikuasai oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) atau disebut sebagai notaris, sehingga tidak dapat Anda buat sendiri. Selain itu juga, penandatanganan AJB juga harus dilakukan dan didampingi oleh PPAT.

Dapat diartikan, AJB adalah salah satu syarat hukum ketika melakukan transaksi jual beli tanah atau bangunan. Pembuatan AJB oleh notaris PPAT ini menyatakan bahwa tanah adalah objek jual beli yang sudah bisa dialihkan atau alih nama dari penjual ke pembeli.


Perbedaan AJB, SHM dan PPJB

Setelah mengetahui definisinya, hal yang perlu Anda ketahui berikutnya dari AJB adalah perbedaannya dengan SHM dan PPJB. Jika AJB adalah akta atau bukti dari adanya proses jual beli tanah atau bangunan, maka berbeda dengan SHM. Sertifikat Hak Milik atau SHM adalah kepemilikan hak paling tinggi dan paling kuat atas tanah atau bangunan, sehingga dapat diartikan SHM merupakan bukti kepemilikan.

Nah, sebelum mengurus AJB dan mendapatkan SHM, dokumen awal yang mesti Anda urus adalah PPJB. Perjanjian Pengikatan Jual Beli atau PPJB adalah perjanjian awal antara pembeli dan penjual tanah atau bangunan bersifat tidak otentik. PPJB adalah akta yang dibuat oleh calon penjual atau pembeli maupun pihak lainnya tanpa melibatkan adanya notaris.

Pada intinya, AJB artinya dokumen penting yang digunakan untuk menyelesaikan proses transaksi ini di kantor PPAT setempat. Setelah pengurusan AJB usai, barulah Anda bisa mengurus pencatatan pengalihan nama sertifikat untuk menerima SHM dengan atas nama Anda sendiri.


Fungsi AJB

AJB adalah dokumen yang tentunya tidak bisa Anda lewati saat proses transaksi jual beli tanah dan bangunan. Sebab AJB memiliki beberapa fungsi berikut:

  1. Sebagai bukti sah atas transaksi jual beli rumah atau tanah yang disepakati dengan harga dan ketentuan yang telah disetujui oleh kedua belah pihak.
  2. Sebagai bukti perkara apabila salah satu pihak tidak bisa memenuhi kewajibannya.
  3. Sebagai bukti sah bagi kedua belah pihak karena masing-masing telah memenuhi hak dan kewajibannya.

Ciri-Ciri AJB yang Legal

Ketika Anda sedang membeli tanah atau bangunan, hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu dari AJB adalah keasliannya. Agar Anda tidak tertipu, pastikan bahwa semua tahapan di dalam AJB telah diikuti dan dilewati oleh Anda dan penjual. Artinya, Anda harus memiliki kesepakatan dengan penjual sebelumnya, lalu pergi ke kantor PPAT sesuai kesepakatan tadi untuk menandatangani AJB.

Jikalau tahapan yang ada di AJB tidak dilalui sesuai prosedur, maka hal itu patut dicurigai. Kemudian hal penting lain dari membuat AJB adalah memilih PPAT terpercaya dan telah resmi terdaftar di Kementerian ATR/BPN. Untuk ini Anda dapat mengeceknya melalui situs resmi Kementerian ATR/BPN.

Jangan lupa juga, yang berhak mendampingi selain notaris saat menandatangani dokumen AJB adalah saksi berjumlah dua orang. Saksi tersebut bisa dari warga di lingkungan sekitar lokasi tanah atau bangunan, contohnya Ketua RW atau Ketua RT.


Contoh Surat AJB

Akta Jual Beli yang benar dan sesuai dengan aturan wajib mencantumkan beberapa data penting terkait transaksi jual beli pengalihan hak atas tanah atau bangunan tersebut. Beberapa hal yang wajib ada di dalam AJB adalah:

  • Tanggal waktu penyerahan.
  • Data diri pihak penjual.
  • Data diri pihak pembeli.
  • Data-data mengenai tanah atau rumah yang diperjualbelikan (mencakup harga, luas, dan lokasi).
  • Kop surat notaris atau PPAT.
  • Poin-poin kesepakatan yang telah disetujui bersama antara kedua belah pihak.
  • Tanda-tangan kedua belah pihak diatas materai.

Itulah penjelasan mengenai surat AJB yang perlu Anda kenali. Pastikan bahwa semua properti yang Anda miliki telah mengantongi surat izin kepemilikan satu ini sehingga tidak akan terjadi sengketa di kemudian hari.

Jika Anda tertarik melakukan investasi properti untuk jangka panjang, OCBC menawarkan KPR Easy start dengan dengan jangka waktu 25 tahun dan cicilan ringan mulai Rp 1 juta. Selamat mencoba!


Baca Juga:

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

KPR Easy Start

KPR Easy Start

KPR untuk generasi muda wujudkan rumah impian dengan angsuran rendah

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

The CHIP-EP framework for AI: Investing through the verses and choruses of the AI supertrack
  • Individu

The CHIP-EP framework for AI: Investing through the verses and choruses of the AI supertrack

14 Jul 2026
We believe the artificial intelligence (AI) supertrend unfolds in distinct phases and a structured framework could help investors identify the next wave of value creation while avoid overpaying for yesterday’s winners.
Di Balik Satu Prompt AI: Memahami Value Chain dan Peluang Investasinya
  • Individu

Di Balik Satu Prompt AI: Memahami Value Chain dan Peluang Investasinya

14 Jul 2026

Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangannya tidak hanya didorong oleh tren, tetapi juga oleh kebutuhan nyata, relevansi global, dan upaya berbagai negara untuk membangun masyarakat yang siap menggunakan AI secara produktif dan bertanggung jawab.

Investasi Optimal dengan ORI-030
  • Individu

Investasi Optimal dengan ORI-030

12 Jul 2026

ORI-030 (Obligasi Ritel Indonesia) hadir ditengah masyarakat Indonesia sebagai solusi investasi, sekaligus berkontribusi langsung dalam mendukung pembiayaan pembangunan Pemerintah Indonesia.

Aplikasi Bank untuk Investasi: Solusi Praktis Kelola Uang dan Cuan
  • Individu
  • Nyala

Aplikasi Bank untuk Investasi: Solusi Praktis Kelola Uang dan Cuan

9 Jul 2026
Aplikasi bank untuk investasi memudahkan kelola uang dan cuan dalam satu platform. Simak manfaat dan kemudahannya untuk finansial yang lebih praktis.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!