Obligasi adalah instrumen surat hutang yang diterbitkan oleh suatu entitas baik perusahaan maupun korporasi dengan tujuan mengumpulkan modal. Obligasi pemerintah seringkali menjadi alternatif investasi pilihan di saat rendahnya suku bunga acuan. Suku bunga acuan 7-day reverse repo rate saat ini tercatat pada 3.5%. Salah satu komponen utama yang mempengaruhi naik turunnya suku bunga, adalah komponen inflasi.
Inflasi Indonesia, jika dibandingkan dengan inflasi negara maju, maka masih cukup terkendali, meskipun berpotensi untuk menembus level 4%. Oleh karena itu, dalam pertemuan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia di bulan Mei, Perry Warjiyo kembali mempertahankan suku bunga di level 3.5%. Tentunya, hal ini memberikan sentimen positif untuk pasar obligasi Indonesia.
Bagi Anda yang ingin mendapatkan imbal hasil lebih tinggi dibandingkan produk konvensional, namun dengan risiko yang lebih terkendali, maka Anda dapat berinvestasi pada reksa dana pendapatan tetap. Beberapa keunggulan pada investasi reksa dana pendapatan tetap:
- Memberikan akses berinvestasi pada pasar obligasi dengan modal yang lebih terjangkau
- Adanya diversifikasi pada jenis dan seri obligasi sebagai underlying asset
- Fleksibilitas untuk melakukan switching atau pengalihan unit pada reksa dana lain dalam pengelolaan Manajer Investasi dan mata uang yang sama
- Return atau hasil dari reksa dana bukan merupakan objek pajak
Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin berinvestasi pada reksa dana pendapatan tetap, berikut jenis reksa dana pendapatan tetap yang memberikan dividend setiap bulannya atas best effort:

Kunjungi website kami di https://www.ocbcnisp.com/id/individu/wealth-management/reksa-dana untuk informasi lebih lanjut, menghubungi Relationship Manager Anda, atau kunjungi cabang OCBC NISP terdekat.