Individu

Non Performing Loan Adalah: Definisi, Rumus & Dampaknya

27 Sep 2022 • Ditulis oleh: Tim Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

NPL atau Non-Performing Loan adalah salah satu bentuk permasalahan pada proses pembayaran pinjaman. Umumnya hal ini disebabkan oleh adanya krisis ekonomi, yang mana mengakibatkan peningkatan pada persentase terjadinya kredit macet.

Secara sederhana, non-performing loan adalah salah satu bentuk indikator kesehatan aset dari suatu lembaga keuangan. Perhitungan disini berkaitan dengan banyaknya debitur yang gagal melakukan pelunasan pinjaman sesuai dengan kesepakatan.

Nah, bagi Anda yang ingin memahami lebih jauh mengenai apa itu non-performing loan, yuk simak selengkapnya pada artikel berikut ini.

Apa Itu Non-Performing Loan?

Bank Indonesia menyebutkan bahwa yang termasuk dalam kategori NPL atau Non-Performing Loan adalah pinjaman dengan kualitas diragukan, kurang lancar, dan macet.

Selain itu, masalah ini juga mengacu pada kondisi ketika debitur tidak dapat membayar angsuran sesuai kesepakatan sebelumnya.

Dari definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa non-performing loan adalah salah satu indeks kesehatan aset sebuah instansi keuangan.

Hal ini bisa diwujudkan dalam rasio keuangan pokok yang mampu memberikan penilaian atas suatu kondisi rentabilitas, permodalan, risiko pasar dan kredit, hingga likuiditas.

Dengan kata lain, non-performing loan adalah indikasi terkait adanya permasalahan dalam instansi keuangan yang bersangkutan.

NPL akan membuat modal dari sebuah bank berkurang, dan bila terus dibiarkan, dapat memberikan dampak buruk pada pemberian kredit periode berikutnya.

Rumus Non-Performing Loan Sesuai Aturan Bank Indonesia

Pada peraturan Bank Indonesia No.06/10/PBI/2004 12 April 2004 mengenai Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum mengungkapkan bahwa rasio dari non-performing loan adalah sebesar 5%.

Di mana, semakin tinggi nilai NPL suatu instansi keuangan, akan mengakibatkan menurunnya laba yang nanti diterimanya.

Maka dari itu, perlu dilakukan perhitungan dalam mendapatkan rasio dari NPL, tujuannya agar instansi tersebut dapat terhindar dari kerugian akibat masalah kredit ini. Penjelasan mengenai rumus non-performing loan adalah sebagai berikut.

Rasio NPL = (Total NPL / Total Kredit ) x 100%

Setelah berhasil melakukan perhitungan menggunakan rumus non-performing loan. Selanjutnya dapat Anda dapat menetapkan rasio profil NPL dengan beberapa indeks di bawah ini:

  • Sangat sehat: NPL < 2%
  • Sehat: 2% < NPL < 5%
  • Cukup sehat: 5% < NPL < 8%
  • Kurang sehat: 8% < NPL < 12%
  • Tidak sehat: NPL > 12%

Penyebab Terjadinya Non-Performing Loan

Ada berbagai kondisi yang dapat mengakibatkan terjadinya NPL. Apa saja diantaranya? Penjelasan mengenai penyebab terjadinya non-performing loan adalah sebagai berikut.

  • Terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan atau diprediksi pada awal penandatangan perjanjian kredit, contohnya bencana alam yang mengakibatkan hilangnya aset debitur.
  • Kurang tepatnya analisis yang dilakukan oleh bank.
  • Adanya kolusi antara petinggi bank dan debitur, sehingga instansi memberikan pinjaman atau kredit yang seharusnya tidak diberikan.
  • Karakter debitur yang kurang disiplin dalam mengelola keuangannya, sehingga menyebabkan ia kesulitan untuk melunasi pinjamannya.
  • Faktor-faktor lainnya, seperti perubahan kebijakan pemerintah, high leverage, proyek tidak selesai tepat waktu, dan turunnya demand dan sales dari usaha yang dijalankan oleh debitur.

Melalui identifikasi penyebab non-performing loan yang tepat, sebuah instansi keuangan akan lebih siap dalam menyusun rencana restrukturisasi bila memang dibutuhkan.

Masalah yang Ditimbulkan Akibat Tingginya Non-Performing Loan

Meningkatnya nilai non-performing loan adalah sebuah kegagalan bagi instansi keuangan dalam mengelola sumber dayanya.

Sebab, selain berkurangnya modal dari lembaga bersangkutan, permasalahan lainnya yakni dana miliki bank yang telah diberikan pada nasabah juga tidak dapat kembali lagi.

Secara umum, peningkatan nilai dari non-performing loan adalah awal dari masalah-masalah seperti likuiditas, solvabilitas, dan juga rentabilitas. Berikut penjelasan lengkap dari 3 permasalahan tersebut.

1. Likuiditas

Masalah pertama dari meningkatnya komponen non-performing loan adalah likuiditas. Likuiditas sendiri merupakan keadaan di mana bank sudah tidak lagi mampu membayar pihak ketiga atau para pegawai pada lembaga tersebut.

Artinya, bank terancam kehilangan sumber daya manusianya, karena keterbatasan modal dalam melunasi kewajibannya terhadap mereka.

2. Rentabilitas

Berikutnya, rentabilitas atau kondisi di mana kredit yang telah diberikan pada nasabah tidak dapat diambil kembali atau bermasalah. Hal tersebut bisa terjadi karena debitur terus-menerus menghindar ketika jatuh tempo pembayaran atau pelunasan pinjaman.

3. Solvabilitas

Masalah terakhir yang bisa terjadi akibat tingginya komponen non-performing loan adalah solvabilitas atau kondisi berkurangnya modal, sehingga bank kesulitan dalam menjalankan fungsi dan kewajibannya.

Demikian penjelasan lengkap mengenai apa itu non-performing loan. Anda dapat meminimalisir peluang gagalnya pelunasan kredit melalui manajemen pengelolaan keuangan yang tepat.

Untuk itu, yuk ikuti terus insight menarik tentang finansial lainnya hanya di OCBC. Sampai jumpa!

Baca Juga:

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

KPM OCBC

KPM OCBC

Solusi memenuhi kebutuhan finansial
KPR Easy Start

KPR Easy Start

KPR untuk generasi muda wujudkan rumah impian dengan angsuran rendah
KTA

KTA

Solusi memenuhi kebutuhan finansial

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Cewek Green-Flag 2026:  Bukan Cuma Self Love Tapi Juga Self-Saving
  • Individu

Cewek Green-Flag 2026: Bukan Cuma Self Love Tapi Juga Self-Saving

13 Mar 2026
OCBC Fitness Index 2025 menunjukkan bahwa hanya 89% anak muda di Indonesia rutin menabung, turun 3% dari tahun sebelumnya di angka 92%
Mudik Aman? Jangan Sampai Data Pribadi Anda Dicuri via Wi-Fi Publik!
  • Individu

Mudik Aman? Jangan Sampai Data Pribadi Anda Dicuri via Wi-Fi Publik!

11 Mar 2026
Mudik dan libur Lebaran memang penuh kegembiraan — tapi di balik senyum pulang kampung, ada ancaman tersembunyi yang tak terlihat.
Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan
  • Individu

Gagal masuk sekolah impian, karena dana jadi halangan

10 Mar 2026
Pendidikan dari sekolah dasar hingga menengah atas adalah hak setiap anak. Orang tua juga pastinya ingin memberikan yang terbaik untuk anak tercinta dengan memasukan anaknya ke sekolah yang paling bagus untuk memberikan pendidikan paling baik.
Transparansi Informasi: Kunci Bijak Mengelola Keuangan Sebagai Nasabah
  • Individu

Transparansi Informasi: Kunci Bijak Mengelola Keuangan Sebagai Nasabah

5 Mar 2026

Sebagai nasabah, Anda berhak atas informasi yang jelas, akurat, dan transparan terkait setiap produk atau layanan keuangan yang ingin Anda gunakan. Namun, sering kali, masalah muncul bukan karena produknya buruk, melainkan karena kurangnya pemahaman terhadap informasi yang tersedia sebelum penggunaan.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!