Individu

Sistem Ekonomi Kapitalis: Pengertian, Ciri, dan Contohnya

14 Nov 2022 • Ditulis oleh: Redaksi OCBC

Bagikan Ke

Artikel Card Image
Promo Card Image

Jika membahas tentang sistem ekonomi, Sobat OCBC pasti sudah tidak asing dengan istilah kapitalis. Namun, apa itu kapitalis? Kapitalis sendiri sebenarnya berasal dari kata kapitalisme. Kapitalis adalah istilah yang digunakan untuk menyebut pemilik modal besar dalam perekonomian.

Perlu diketahui, pada praktiknya, setiap negara menyesuaikan sistem ekonomi dengan karakteristik dan kapasitas yang dimilikinya. Ada negara yang cocok dengan sistem kapitalis, sistem ekonomi kerakyatan, bahkan sistem ekonomi campuran.

Namun, pada pembahasan ini Sobat OCBC akan mengenal lebih jauh seputar pengertian, ciri, contoh, serta kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi kapitalis. Yuk, simak sampai habis!

Pengertian Sistem Ekonomi Kapitalis

Sistem ekonomi kapitalis adalah suatu sistem yang menyerahkan kebebasan kendali ekonominya pada pelaku atau pihak swasta untuk mengambil keuntungan. Pihak swasta yang dimaksud dalam hal ini adalah masyarakat, perusahaan ataupun perorangan.

Pengertian kapitalis adalah pihak swasta yang memiliki modal besar. Kapitalis adalah orang yang akan mengendalikan sektor industri, perdagangan, dan sektor ekonomi lainnya untuk memperoleh keuntungan semaksimal mungkin.

Kapitalis sendiri diambil dari kata kapitalisme yang memiliki banyak arti menurut beberapa ahli ekonomi dan tokoh penting negara.

Menurut Karl Marx, kapitalisme diartikan sebagai sistem dengan pemilik modal berperan dalam menentukan kebijakan pasar dan harga barang untuk mendapatkan keuntungan maksimal.

Max Weber berpendapat bahwa kapitalisme merupakan sistem ekonomi yang berlaku dalam suatu pasar dan kegiatan tukar menukarnya ditujukan untuk memperoleh keuntungan.

Adam Smith mengatakan bahwa kapitalisme adalah sistem yang dapat memberikan kesejahteraan masyarakat yang menganutnya apabila tidak ada intervensi pemerintah terhadap mekanisme dan kebijakan pasar.

Menurut pendapat Ir. Soekarno, kapitalisme adalah suatu sistem sosial yang muncul dalam masyarakat karena adanya pemisahan antara kaum buruh dengan alat-alat produksi.

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Kapitalis

Sistem ekonomi dalam suatu negara dapat dilihat ciri atau karakteristiknya tersendiri. Berikut ini adalah ciri-ciri sistem ekonomi kapitalis:

1. Minimnya Keterlibatan Negara dalam Sistem Perekonomian

Keterlibatan negara dalam sistem perekonomian di negara kapitalis sangatlah sedikit. Hal ini karena negara menyerahkan sistem tersebut pada pihak swasta.

2. Ekonomi Diatur Mekanisme Pasar

Pada sistem ini mekanisme pasarlah yang akan menentukan bagaimana keseimbangan antara permintaan dan penawaran. Pemerintah tidak bisa mengintervensi bagaimana mekanisme pasar.

3. Pengakuan Terhadap Hak Pribadi

Setiap orang yang berada di negara kapitalis akan dibebaskan untuk menimbun kekayaan. Tidak ada sikap peduli terhadap orang lain yang tidak memiliki kemampuan yang sama.

4. Kepemilikan Alat-alat Produksi oleh Perorangan

Sistem ekonomi ini memungkinkan adanya kepemilikan alat-alat produksi oleh perorangan. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya modal besar yang dimiliki oleh perorangan.

5. Adanya Kebebasan Penuh dalam Kegiatan Ekonomi

Pada sistem kapitalis, masyarakat dibebaskan untuk menjalankan kegiatan ekonomi sesuai dengan modal, ide, dan kemampuan yang dimilikinya.

Pemerintah hanya berperan dalam memfasilitasi, tapi masyarakatlah yang akan menentukan bagaimana kegiatan ekonominya dijalankan.

6. Pentingnya Peranan Modal

Modal memiliki peranan yang sangat penting dalam sistem kapitalis. Bila pihak swasta ingin mencari keuntungan sebesar-besarnya dengan bisnis yang diinginkan, maka penentunya adalah modal pribadi.

7. Seluruh Kegiatan Ekonomi Ditujukan untuk Memperoleh Keuntungan

Adanya kebebasan untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya menjadikan kegiatan ekonomi dalam sistem kapitalis berorientasi pada hal tersebut.

Sistem seperti ini memungkinkan adanya eksploitasi besar-besaran terhadap sumber daya selama keuntungan yang diraup semakin besar.

Contoh Sistem Ekonomi Kapitalis

Contoh sistem kapitalis adalah PT Freeport di Papua. Selama bertahun-tahun sumber daya alam dan manusia dieksploitasi di sana. Namun, pemerintah Indonesia juga berupaya mengatasi masalah tersebut dan berhasil menguasai 51% sahamnya.

Sampai saat ini banyak negara barat yang menggunakan sistem kapitalis dalam perekonomiannya, meskipun tidak murni atau campuran. Beberapa negara seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Jerman termasuk di dalamnya.

Kelebihan dan Kekurangan Sistem Kapitalis

Setiap hal pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, begitu pun juga dengan sistem kapitalis. Beberapa kelebihan dan kekurangan sistem kapitalis adalah sebagai berikut:

Kelebihan Sistem Kapitalis

Kelebihan dari sistem ekonomi kapitalis adalah membuat orang memiliki kemandirian untuk berpikir dan mengembangkan ide kreatif dalam perekonomian.

Selain itu, kesempatan untuk memperoleh keuntungan yang besar juga membuat sistem ini unggul. Kelebihan dari sistem kapitalis adalah:

  • Masyarakat memiliki kebebasan untuk berinovasi dalam mengembangkan diri
  • Persaingan dagang semakin mudah diatasi
  • Pertumbuhan ekonomi semakin cepat
  • Distribusi barang lebih efisien
  • Individu yang bekerja keras lebih dihargai

Kekurangan Sistem Kapitalis

Fokus sistem kapitalis adalah untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya sehingga akan menimbulkan dampak negatif pada pemanfaatan sumber daya. Hal ini juga banyak berdampak pada hubungan sosio-ekonomi antar masyarakat.

Berikut ini adalah beberapa kekurangan yang dimiliki sistem kapitalis:

  • Menimbulkan kesenjangan ekonomi
  • Menimbulkan sikap materialistik karena cenderung ingin keuntungan sebesar-besarnya
  • Munculnya pasar persaingan monopoli dan pasar persaingan tidak sempurna
  • Adanya eksploitasi terhadap sumber daya alam
  • Kurangnya kerja sama antar masyarakat

Demikian pembahasan mengenai pengertian, ciri, contoh, serta kelebihan dan kekurangan sistem kapitalis. Ingin tahu lebih banyak pembahasan seputar bidang ekonomi? Sobat OCBC dapat membaca artikel lainnya di OCBC!

Baca juga:

Bagikan Artikel Ini?

Produk Terkait

Manajemen Kas

Manajemen Kas

Kelola bisnis jadi lebih mudah dan nyaman
Kartu Debit OCBC

Kartu Debit OCBC

Jadikan setiap tahapan kehidupan sebagai pengalaman baru yang penuh makna
Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC

Segala Kemudahan Ada
di Satu Genggaman

Nikmati berbagai layanan kartu OCBC sesuai kebutuhan Anda

Artikel Terbaru

Mengenal Wakaf sebagai solusi syariah OCBC
  • Individu

Mengenal Wakaf sebagai solusi syariah OCBC

12 Mei 2026
Pahami apa itu wakaf dan bagaimana solusi wakaf syariah OCBC membantu Anda berbagi manfaat jangka panjang secara aman dan sesuai syariah.
OCBC Premier Banking dengan Solusi Syariah:  Layanan Prioritas Berbasis Syariah
  • Individu

OCBC Premier Banking dengan Solusi Syariah: Layanan Prioritas Berbasis Syariah

12 Mei 2026
Nikmati layanan Premier Banking berbasis syariah dari OCBC dengan solusi finansial eksklusif, aman, dan sesuai prinsip syariah.
Sukuk Tabungan (ST016) Pilihan Berharga untuk Langkah Aman Hari Depan
  • Individu

Sukuk Tabungan (ST016) Pilihan Berharga untuk Langkah Aman Hari Depan

11 Mei 2026

Volatilitas pergerakan pasar obligasi global saat ini dipengaruhi oleh tensi geopolitik US-Iran, sebagai dampak dari penutupan Selat Hormuz yang merupakan jalur vital distrubusi minyak global, akibatnya terjadi lonjakan harga minyak dunia dan mendorong kenaikan inflasi

Bayar listrik praktis di OCBC Business
  • Individu

Bayar listrik praktis di OCBC Business

5 Mei 2026
Kelola pembayaran listrik untuk operasional bisnis menjadi lebih praktis melalui OCBC Business yang bisa diakses 24/7 kapan dan dimana pun.

Kemudahan Transaksi Perbankan di Ujung Jari

Download OCBC mobile sekarang!